AMALAN DOA PENDEK PENGUSIR JIN

Berdasarkan kisah di dalam Al-Quran, jin juga telah membuat Nabi Ayyub menjadi sangat menderita di masa lalu dan melalui pembacaaan doa-doa permohonan yang terus -menerus (yang akan kami jelaskan berikut). Nabi Ayyub berhasil menyelamatkan dirinya dari penindasan setan dari kalangan jin yang berlangsung terus-menerus ini.

Ayat Kursi (Al-Baqarah:255) dan Qul A’udzu (Katakan: Aku berlindung, [dalam surat al-Falaq dan an-Nas]) telah menyediakan sarana bagi umat Islam untuk mengangkat ruh mereka ke tingkat-tingkat kesadaran yang lebih tinggi sehingga mereka dapat dengan mudah melindungi diri mereka dari gangguan Jin.

DOA MOHON PERLINDUNGAN
رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ  | رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِوَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ | وَحِفْظاً مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ

Rabbi Annii Massaniya as-SYaithoonu binusybin Wa Adaba, Rabbi A’udzu bika min Hamazaati-s-Syayaathiini, Wa A’udzu bika Rabbi an Yakhdurun. Wa khifzhon min kulli Syaithoonin Maarid. (Q.S. Shaad:41; al-Mu’minuun:97-98; Shaffaat:7)

Artinya :
“Sesungguhnya, aku diganggu setan dengan penuh ketidaknyamanan dan penderitaan!(41). Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan-setan(97). Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku(98)…dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang paling durhaka.

Efek jika doa ini diarahkan pada orang-orang yang berada dalam pengaruh kuat jin

Jika Anda membaca doa permohonan ini pada orang-orang yang berada di bawah pengaruh setan , maka akan Anda lihat kemudian jin-jin yang mengontrol mereka tidak punya pilihan lain selain menghindar dan menjauh .

Jika tidak, orang yang terlibat (dikuasai jin) itu akan menjadi basah kuyup oleh derasnya keringat yang bercucuran, merasa tidak nyaman dan sangat menderita dan dia akan kehilangan kekuatan artikulasi (pengucapan). Pada saat dia hendak berbicara, dia malah akan berkomat-kamit menggumamkan kata-kata yang tidak jelas atau tidak ada maknanya sama sekali.

Cara menyembuhkan orang yang kerasukan jin

Jika niatnya adalah untuk memohon perlindungan bagi orang yang kerasukan jin itu dan yang berada di bawah pengaruh kuat jin, maka pembacaan doa permohonan ini yang telah disebutkan dalam al-Quran terhadap yang kerasukan itu dilakukan oleh beberapa  orang shaleh yang duduk melingkar di sekelilingnya dan membacanya secara simultan (serentak) sebanyak mungkin kali adalah sangat dianjurkan. Jika mungkin, dianjurkan juga melanjutkan pembacaan doa seperti ini 3 kali setiap hari.

Efek pembacaan doa ini jika diarahkan terhadap diri sendiri

Jika seseorang membaca doa ini untuk kepentingan melindungi diri sendiri, maka setelah mendzikirkannya/membacanya sebanyak puluhan kali bahkan lebih (sebanyak dan semampunya), dia kemudian akan menjadi sangat tegang dan merasakan suhu tubuhnya naik. Selanjutnya, dia merasa sangat mengantuk, dan sebagai akibatnya, dia menghentikan dzikirnya jika tidak kuat menahan godaan.

Atau ada kemungkinan lain, seperti dia akan menampilkan tindakan-tindakan liar dan kasar. Ini karena dia berada dalam pengaruh jin yang mengirim impuls-impuls (rangsangan untuk bertindak) ke otaknya dan menghendaki dia agar berhenti membaca doa sehingga dia akan menghentikan tindakan ini sepenuhnya.

Namun, jika orang ini tetap terus bisa menyadarkan dirinya dan meneruskan doanya, semua pengaruh (jin) ini akan berkurang dan orang itu akan merasa rileks, jadikan amalan rutin hingga gangguan jin itu hilang sama sekali.

ini sekadar salah satu metode ruqyah. Rekan-rekan bisa juga menggunakan teknik dan amalan lain yang juga dicontohkan Rasulullah :) pilihkan amalan walau sedikit yang penting membaca/mengamalkannya secara istiqamah………

…………. Segala yang terjadi adalah atas kehendak Allah Ta’ala…………….

40 Tanggapan

  1. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,
    (surat al-jin ayat 1)….

    Jelas dikatakan bahwa mereka takjub tentang alquran
    jadi tidak takut….

    Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
    (al maidah ayat 44)
    ……Jelas telah diterangkan fungsi al-quran bukan sebagai jampi…

    • menafsirkan Al-Qur’an seenak perutnya sendiri, juga merendahkan Al-Qur’an bukan sebagai sarana untuk berdoa pada Allah ini khas tulisan lawas para anak murid hikmatul iman , jika Al_Qur’an bukan menjadi ikhtiar sarana untuk perlindungan, pembentengan, penyembuh maka tolong jawab pertanyaan saya di http://metafisis.wordpress.com/2011/08/24/diskusi-dengan-abah-tea-murid-hikmatul-iman/
      Anda ingkar sunnah ruqyah maka jawab pertanyaan saya di http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/pertanyaan-kepada-para-ingkarus-sunnah-ruqyah/

      dalil Al-Qur’an sebagai jampi adalah :
      irman Allah (17:82):

      وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

      “Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

      Dan Firman Allah SWT (10:57):

      يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

      “Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

      Telah berkata Imam Ibn Qayyim: Al-Quran adalah penawar yang lengkap bagi semua jenis penyakit hati dan penyakit badan, penyakit dunia dan penyakit akhirat. Dan bukan semua orang layak dan berjaya untuk berubat dengan al-Quran. Jika orang mengubati itu menggunakan penawar ini dengan keyakinan dan keimanan, penerimaan yang penuh, iktikad yang kuat serta menepati semua syaratnya, maka tiada penyakit yang dapat mengatasinya.

      Bagaimana penyakit mampu untuk mengatasi Kalam Tuhan sekalian bumi dan langit yang jika diturunkan kepada gunung akan berkecai atau diturunkan ke atas bumi akan terbelah?! Tidak ada suatu penyakit hati dan badan melainkan terdapat di dalam Al-Quran dalil yang menunjukkan ubat dan sebabnya. (Zadul Ma3ad: 4/322-323)

      Imam Ibn Qayyim menyebut lagi (Zadul Ma3ad: 4/167-169): Ruqyah digunakan adalah untuk menjaga kesihatan dan mengubati penyakit.

      Pertama: Menjaga Kesihatan, contohnya ada disebut dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

      Diriwayatkan dari Aisyah: Setiap kali Rasulullah s.a.w hendak tidur (malam hari) Nabi s.a.w menangkupkan kedua tangannya dan meniupnya setelah membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan Al-Nas, lalu mengusapkannya ke seluruh bagian tubuhnya. Dimulai dari kepala, wajah, dan bahagian depan tubuhnya. nabi s.a.w melakukannya tiga kali.

      Contohnya lagi dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

      Dari Ibnu Mas’ud Al Anshari r.a., katanya Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membaca kedua ayat itu, yakni dari akhir surah Al Baqarah, nescaya keduanya akan memeliharanya dari bencana.”

      Kedua: Mengubati penyakit, contohnya ruqyah dengan surah al-Fatihah seperti apa yang disebut dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

      Diriwayatkan dari Abu Sa’id r.a.: Sebagian para sahabat Nabi s.a.w melakukan perjalanan hingga malam hari mereka tiba di suatu tempat yang menjadi daerah kekuasaan suatu suku Arab. Para sahabat Nabi s.a.w meminta para penduduk untuk memperlakukan mereka sebagai tamu, tetapi mereka menolak. Kepala suku Arab itu digigit seekor ular berbisa dan orang-orang dari suku itu berusaha mengubatinya tetapi sia-sia. Mereka berkata (satu sama lain), ‘Tidak ada yang dapat mengubatinya, pergilah kamu menemui orang-orang yang tinggal di daerah ini malam ini, mungkin mereka memiliki ubat penawar racun.” Beberapa orang menemui para sahabat nabi s.a.w dan berkata,”Wahai Kafilah pemimpin kami digigit ular berbisa. Kami telah berusaha mengubati semampu, tetapi sia-sia. Apakah kalian memiliki ubatnya?” Salah seorang dari sahabat nabi s.a.w berkata, “Ya, Demi Allah! Aku akan membaca ruqyah untuknya, tetapi kerana kami telah ditolak menjadi tamu kalian aku tidak dapat membacakan ruqyah kecuali apabila kalian memberikan kami upah untuk itu.” Mereka setuju membayar dengan sejumlah biri-biri. Kemudian salah seorang sahabat nabi s.a.w pergi (Ke tempat mereka) dan membaca (ayat dari surah AlFatihah): Alhamdulillah Rabbal-alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam), dan menipu tubuh si kepala suku yang seketika tampak sihat kembali, seakan-akan telah terbebas dari semacam ikatan, lalu bangun dan mulai berjalan, tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan, Mereka pun membayar dengan upah yang telah disepakati sebelumnya. Sebagian dari mereka (Para sahabat nabi s.a.w menyarankan agar mereka membagi rata upah itu, tetapi salah seorang dari mereka menolak dan berkata, “jangan dahulu dibagikan sebelum kita bertemu dengan Rasulullah s.a.w , untuk menceritakan apa yang telah kita alami, dan menunggu perintahnya.” Maka mereka pun pergi menemui Rasulullah s.a.w setelah mendengar seluruh cerita mereka, Rasulullah s.a.w bersabda, “bagaimana kamu tahu Surah Al-Fatihah dapat dibacakan sebagai ruqyah?” Kemudian nabi s.a.w menambahkan, “Apa yang telah kalian lakukan benar. bagi rata upah kalian, dan berilah aku bagian.” sambil mengatakan hal itu Rasulullah s.a.w tersenyum jenaka.

      dikutip dari http://abuumair1.wordpress.com/soal-jawab/al-quran-dan-hadis/02-004/ kecuali anda dan GU anda mengingkari hadits dan Al-Qur’an :) sudah terang-benderang Al-Qur’an bisa menjadi jampian

    • Tafsir Al-maidah 44 bukan dalil untuk menjatuhkan mu’jizat Al-Qur’an sebagai jampi melainkan :

      Kitab Taurat sebagai petunjuk oleh Nabi-nabi yang telah menyerahkan diri kepada Allah dengan penuh keikhlasan, yaitu Nabi Musa a.s. begitu juga nabi-nabi dari Bani Israel sesudahnya sampai kepada Nabi Isa a.s. telah digunakan untuk memutuskan perkara orang-orang Yahudi saja, karena memang kitab Taurat itu diturunkan untuk orang-orang Yahudi. Begitu juga tokoh tokoh dan pendeta-pendeta mereka telah menggunakan kitab Taurat itu sebagai undang-undang di kala tidak ada nabi bersama mereka, karena mereka itu semua telah diperintahkan Allah swt. supaya memelihara kitab Taurat dan menjadi saksi serta bertanggung jawab atas pelaksanaannya, jangan sampai mereka menyelewengkan hukum-hukum yang ada di dalamnya dan menyembunyikan karena bertentangan dengan keinginan hawa nafsu mereka atau karena takutnya kepada orang-orang besarnya sehingga tidak berani menegakkan hukum terhadap mereka. seakan-akan mereka itu lebih takut kepada sesama manusia dari pada kepada Allah swt. Lain halnya dengan Abdullah bin Salam. Dia seorang Yahudi yang benar-benar menegakkan hukum Allah, sehingga mengakibatkan orang lain benci dan tidak senang kepadanya. Dia menegakkan hukum rajam kepada siapa saja harus dihukum karena perbuatan zina sekalipun kepada pemimpin atau orang-orang besar.
      Jangan sampai mereka tidak menyebarkan dan menjelaskan hukum-hukum itu karena keuntungan dunia atau keuntungan yang diterimanya dari orang-orang yang berkepentingan, misalnya uang sogok atau pangkat yang dijanjikan kepadanya karena semuanya ini tidak ada arti dan nilainya jika dibandingkan dengan pahala yang akan mereka peroleh, apabila mereka taat kepada peraturan Allah swt. terutama kebahagiaan akhirat nanti.

  2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,(al-baqarah:2)

    Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita akan kembali ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan): “Marilah ikuti kami.” Katakanlah:”Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam, (6:71)

    apakah fungsi alquran sebagai penakut jin????????????????
    apakah kamu tidak berpikir???????????????????????????

    • menafsirkan Al-Qur’an seenak perutnya sendiri, juga merendahkan Al-Qur’an bukan sebagai sarana untuk berdoa pada Allah ini khas tulisan lawas para anak murid hikmatul iman , jika Al_Qur’an bukan menjadi ikhtiar sarana untuk perlindungan, pembentengan, penyembuh maka tolong jawab pertanyaan saya di http://metafisis.wordpress.com/2011/08/24/diskusi-dengan-abah-tea-murid-hikmatul-iman/
      Anda ingkar sunnah ruqyah maka jawab pertanyaan saya di http://metafisis.wordpress.com/2009/11/06/pertanyaan-kepada-para-ingkarus-sunnah-ruqyah/
      Justru Al-Qur’an bisa melindungi dari jin dan membuat takut jin, INGKARILAH HADITS DIBAWAH INI YANG MENGISAH KAN AYAT KURSI UNTUK MELINDUNGI DARI SETAN DAN MEMBUAT TAKUT SETAN WAHAI KALIAN GOLONGAN INGKARUS SUNNAH !
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewakilkan kepadaku (menugaskanku) untuk menjaga zakat Ramadhan (zakat Fithri), lalu ada yang mendatangiku (untuk mencuri). Kemudian mulailah ia mengambil makanan dengan kedua telapak tangannya, maka aku tangkap dia dan aku berkata:”Demi Allah, sungguh akan aku laporkan engkau kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” Ia berkata”Sesungguhnya aku memiliki kelurga yang harus dinafkahi dan aku juga memiliki hajat (kebutuhan) yang mendesak.” Abu Hurairah berkata:”Maka aku melepaskannya.” Ketika waktu pagi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku:”Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan tawananmu semalam?” Abu Hurairah berkata, aku menjawab:”Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia mengadukan tentang kebutuhannya yang mendesak, dan keluarganya yang harus dinafkahi, lalu aku kasihan kepadanya dan aku lepaskan dia.” Beliau berkata:i]”Sesungguhnya ia telah membohongimu dan ia akan kembali.” Maka akupun mengetahui kalau ia (pencuri itu) akan datang kembali berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa ia akan kembali. Maka aku mengawasinya (mengintainya). Lalu datanglah pencuri itu mengambil makanan. Lalu aku menangkapnya dan berkata kepadanya:”Sungguh aku akan melaporkanmu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” Ia berkata”Lepaskan aku, Sesungguhnya aku ini butuh (makanan), dan aku memiliki kelurga yang harus dinafkahi. Aku tidak akan kembali lagi.” Maka akupun kasihan kepadanya dan melepaskannya. Maka di waktu pagi hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku:”Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan tawananmu semalam?” Abu Hurairah berkata, aku menjawab:”Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia mengadukan tentang kebutuhannya yang mendesak, dan keluarganya yang harus dinafkahi, lalu aku kasihan kepadanya dan aku lepaskan dia.” Beliau berkata:”Sesungguhnya ia telah membohongimu dan ia akan kembali.” Maka akupun mengintainya untuk ketiga kalinya, lalu ia datang kembali mengambil makanan, lalu akupun menangkapnya dan aku berkata:”Sungguh aku akan melaporkanmu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan ini adalah yang ketiga kalinya engkau berkata untuk tidak akan kembali (mengulangi mencuri), namun engkaupun kembali.” Ia pun berkata:”Biarkanlah aku mengajarimu dengan suatu kalimat, yang dengannya Allah memberikan manfaat kepadamu?” Aku pun berkata:”Apa itu?” Ia berkata:”Jika engkau hendak tidur, bacalah ayat Kursi, (Allah, tiada Ilah selain Dia Yang Mahahidup dan Maha Berdiri sendiri) sampai akhir ayat, maka senantiasa engkau berada dalam lindungan Allah, setan tidak akan mendekatimu (untuk menganggu) sampai waktu pagi.” Maka aku pun melepaskan dia. Memasuki waktu pagi hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku:”Apa yang dilakukan tawananmu?” Aku menjawab:”Ia mengira bahwa ia telah mengajariku dengan suatu kalimat, yang dengannya Allah memberikan manfaat kepadaku maka aku pun melepaskannya.” –Dan mereka (para Shahabat) adalah orang yang paling antusias terhadap kebaikan dan aku sampaikan kisah itu kepadanya- Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Sesungguhnya ia telah jujur kepadamu, padahal dia adalah sangat pendusta, tahukah engkau, siapa yang sengkau ajak bicara semenjak tiga malam yang lalu wahai Abu Hurairah?” Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:”Tidak tahu.” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:”Itu adalah setan.”

      Hadits ini dirwayatkan oleh Imamal-Bukhari dalam Shahihnya, kitab al-Wakalah, bab 10 Idza Wakkala Rajulan Fataraka al-Wakiilu Syai’an fa Ajaazahu al-Muwakkil Fahuwa Ja’izun hadits no.2311, Fathul Bari 4/568 diriwayatkan pula dalam Shahihnya kitab Bad’il Khalqi, bab Shifatul Iblis wa Junudihi no. 3275 (6/386).

      INGKARILAH JUGA HADITS BAHWA TA’AWUDZ BISA MENGUSIR SETAN
      Dalam hadits yang lain disebutkan oleh Imam Muslim dari sahabat Utsman bin Abil ‘Ash ats-Tsaqafi rahimahullahu ta’ala, bahwa dia mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengadu, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah datang dan menggangguku dalam shalatku juga menggangguku dengan mengacaukan bacaanku.” Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya,

      ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْهُ وَاتْفُلْ عَنْ يَسَارِكَ ثَلاَثًا

      “Itu adalah seorang setan yang disebut Khanzab, maka apabila kamu merasakan kedatangannya berlindunglah kepada Allaoh (ber-ta’awwudz-lah) darinya dan meludahlah ke kiri tiga kali.”

      Utsman pun mengatakan, “Aku pun melakukannya, maka Allah pun mengusirnya dariku.” (HR. Muslim, 2203).

      INGKARILAH SUARAT AL-BAQARAH YANG BISA MEMBUAT LARI SETAN WAHAI KELOMPOK HIKMATUL IMAN YANG INGKARUSSUNNAH !
      Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
      لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
      “Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim no. 780)

    • Assalamualaikum wr.wb,
      sdr aya we yg dirahmati,
      sdr berkata: apakah fungsi alquran sebagai penakut jin?
      sebenarnya tidak.
      kaum jin tidak mempunyai rasul pada golongannya tetapi manusia ada yaitu nabi muhammad s.a.w.
      jadi kewajiban kitalah sebagai umat muhammad s.a.w mengajarkan mereka mengenai alquran.takutnya mereka bukan karena alquran tetapi firman Allah yg berada pada alquran sebagai peringatan untuk mereka.
      semoga bermanfaat.
      wassalamualaikum wr.wb,
      sayyid habib

  3. Alqur’an selain berisi petunjuk juga ada berisi doa maka sangat utama utk kita amalkan,kalaupun ada ayat ruqyah yg isinya bukan doa melainkan petunjuk tapi isi kalimatnya juga sangat bagus utk membentuk doa yg tersirat di hati,jadi sudah sepatutnya kita berdoa yg terucap maupun yg tersirat dgn kalimat Alqur’an :-)

  4. Saudaraku Aya We,

    Imam Syafi’i (sang pembela sunnah) yg memang mendedikasikan hidupnya mengkaji hadist pun melarang murid2nya mengamini ijtihad2nya jika tidak benar2 memahaminya. bahkan membebaskan murid2nya membuat ijtihad2 mereka sendiri berdasarkan ilmu yg sudah diajarkan beliau.

    Jadi tidaklah bijak jika hanya baru mendengar saja dari guru, ustadz atau siapapun kemudian langsung mengamini tanpa mengkajinya lebih dalam. Lebih tidak bijak lagi jika diteruskan dgn menyebarkannya ke publik dan terlibat perdebatan dgn orang tidak sepaham.

    Akhi Perdana,

    Menyebut suatu kelompok sebagai ingkarus sunnah, sesat, ahli bid’ah, dll. cuma akan menambah rasa permusuhan saja. Padahal tujuan dakwah bukan menambah musuh bukan?

  5. Mas perdana silahkan dikomentari komentar dari mas sayyid dan mas ikhwan…

  6. Apakah Ruqyah Bisa Menghilangkan Khodam Jin

    Bagaimana cara Menghilangkan dan menghancurkan Khodam jin

    • Assalamualaikum wr.wb,
      sdr woekwe,
      Iblis adalah golongan dari jin dan tidak setiap jin adalah iblis.
      syeitan bukanlah makhluk jenis jin melainkan karakter(sikap) pada setiap golongan jin atau manusia yaitu syeitan jin atau syeitan manusia yg berakhlak zholim.
      jin ada yg muslim dan juga ada yg kafir seperti manusia.
      biasanya, jin yg suka mengganggu manusia atau jenisnya sendiri (jin) adalah syeitan jin.
      Rugyah yg telah di ajarkan oleh rasulallah untuk mengatasi gangguan jin atau penyakit dengan menggunakan ayat-ayat pada kitab suci alquran adalah cara yg diperbolehkan asalkan jangan mengandung
      syirik, karena dapat menyesatkan patien dan juga menyesatkan sipengganggu apabila dia jin yg memerlukan bimbingan, lain halnya dengan syeitan jin.InsyaAllah atas hidayah Allah S.W.T dengan
      menggunakan ayat-ayat Alquran kita dapat membawa diri kita sendiri (sebagai manusia) yg beriman dan orang lain maupun jenis lawan ke arah yg lebih baik karena islam adalah rahmat untuk sekalian alam yaitu untuk manusia, jin dan segala yg hidup di langit dan dibumi.

      semoga bermanfaat, jika ada kekurangan sudi saya menjawabnya.
      wassalamualaikum wr.wb,
      sayyid habib.

  7. @Manikdepresi, komen saya tujuannya buat renungan saja, bukan untuk dikomentari lagi apa lagi didebat.

    Mari kita renungkan lagi, fahami lagi, bertanya lg dgn guru2 kita ayat Al Quran berikut ini:

    “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.” (QS Huud 118-119).

    Semoga kita termasuk orang-orang yg diberi rahmat oleh Tuhan kita.

  8. Malam hari. Ketika Masuk Gudang luas Yang Angker untuk mengambil barang di saat Membuka pintu dan masuk Kedalam nya di waktu itu ada suara yang sangat keras tidak tahu asal nya dari mana suara itu ketika melangkah 3 kali di saat itu kami mendapatkan serangan gaib pada saat itu kami merasakan takut yang sangat luar biasa ketika itu jin itu memegang tangan kami lalu tangan kami di bawa keluar gudang dan di saat itu kami ingin membalas tetapi jin itu tidak dapat di lihat oleh mata ketika membaca ayat kursi jin itu seperti nya tidak merasakan effek dari ayat kursi, dan ketika kami jatuh berguling guling menghadapi jin itu kami membacakan suart al ikhlas al falaq an nas lalu aku tiupkan ke tangan dan aku usapkan ke seluruh badan setelah itu jin nya tidak menggangu sekitar 20 menit setelah sekain lama tidak menyerang di waktu kami melangkah 2 kali nah di saat itu kami mendapatkan serangan lagi dari kiri tdan kanan terus kami waspada tangan kami seperti mau di patahin jin itu lalu kami tidak dapat mengerakan tangan kami. dan di saat itu ada suara besi jatuh tidak tahu dari mana.

    Bagaimana Ruqyah yang bisa mengalahkan jin ?
    Bagaimana Cara Membunuh jin penunggu ?
    Apa doa bekal untuk melawan Jin itu?
    ketika kami membaca ayat kursi kenapa jin itu masih menyerang dan Melawan ? yang saya tanyakan bagaimana kita membalas

    Apakah ustad pernah melawan jin?

    • ketika kami menanya penduduk setempat “bagaimana menggusir jin” lalu penduduk itu menjawab Ruqyah

      lalu aku cari tentang ruqyah di Internet nah ketemu di sinilah cara ruqyah terbaik

      apakah pak ustad bisa memberikan cara melawan jin?

    • Jangan pernah takut ketika menghadapi setan, ketika timbul ketakutan dalam hati maka akan hilang “keutamaan” doa-doa perlindungan yang kita baca lihat penjelasannya di http://metafisis.wordpress.com/2011/09/07/jangan-takut-setan-ini-logikanya/ , dalam perjalanan hidup saya menjadi peruqyah sudah puluhan kali saya “menyaksikan penampakan” jin bahkan beberapa kali bertarung melawan jin dan alhamdulillah saya masihd dlm perlindungan Allah, andaikan saya harus berada di kuburan paling angker sekalipun saya tidak akan merasa takut karena seringnya saya berhadapan dengan bangsa jin. yang harus anda lakukan jika ingin berperang dengan jin apalagi jinnya menampakkan dirinya di alam manusia adalah :
      1. Lakukan shalat sunnah 2 rakaat lalu berdoa meminta pertolongan Allah untuk mengusir jin yang berada di Gudang tersebut
      2. bentengi diri anda dengan membaca Ayat Kursi, yasin ayat 9 , al ikhlas, al falaq dan an-naas bisa 3/7 kali (bilangan ganjil) pada telapak tangan lalu usapkan ketubuh 3 atau 7 kali
      3. Ketika keluar rumah membaca :”"Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi”
      4. baca berulang-ulang Al-anfaal 9 sembari berharap mendapatkan pertolongan Allah
      5. ketika masuk gudang baca Al-mulk 14, Al Hasyr:22 berulang kali lalu mintalah kepada Allah agar diberi ketelitian dan kecakapan agar bisa melawan makhluk ghoib tersebut
      6. sesudah masuk kedalam gudang bacakan As-Syuaara: 130 dan Al-Anfal:12 lalu hembuskan pada tangan
      7. tunggulah dengan gagah berani hadapi jin itu dengan keyakinan tinggi Allah akan menolong kita!

      adapun untuk membakar bahkan membunuh jin dalam gudang lihat penjelasannya di http://metafisis.wordpress.com/2011/06/02/doa-mustajab-membakar-dan-mengusir-jin/

      • @admin,
        usul, teknik ini (penjelasan anda kpd bung abol) sebaiknya dibuatkan/dijadikan artikel saja! :)

        biar yg gugling mudah mencarinya! :)

  9. assalamualaikum.. wahai ustad saya telah lama menderita hingga sekarang karena di dalam tubuh saya ada banyak jinnya. sekitar 15 tahun yg lalu saya di suruh mengamalkan bacaan surah al-jin oleh guru ngaji saya. 1 tahun kemudian saya tinggal di suatu desa yang tidak tahunya adalah juga kampung bangsa jin. kata orang pintar amalan itulah yg membuat diri saya di tempati banyak jin, padahal waktu itu saya nggak tahu apa-apa cuma disuruh. apa yg sekarang harus saya lakukan ustad?

  10. Assalamualaikum wr.wb,
    sdr aan,
    jika boleh saya menjawab pertanyaan anda.
    orang yg ditubuhnya banyak jin biasanya sering kesurupan atau berkelakuan yg aneh dan sering menjauhkan diri dan juga malas beribadah.Sebenarnya menghafalkan atau membaca alquran adalah baik dan di anjurkan oleh rasulallah s.a.w, tetapi soal mengamalkan sesuat ayat untuk sesuatu tujuan yg tidak baik akan mengakibatkan efek yg tidak baik.soal orang pinter masih tanda tanya karena kebanyakan mereka syirik kepada Allah.
    nasihat saya begini saja, tidak usah amalkan ayat tersebut.
    Anda sholat niat 2 rakaat letakkan satu liter(botol tanpa tutupnya) air
    aqua di samping atas sebelah kanan sajadah anda.
    mohon dahulu niat anda kepada Allah lantas sholat.
    selesai sholat niat anda pegang botol tersebut., baca surah
    al-fatihah 1x
    surat al-israa ayat 81 dan 82
    surat saad ayat 41 dan 42
    surat al-muminuun ayat 114 dan 115
    surat yaasiin ayat 82
    selawat nabi 3x
    setiap membaca ayat tiupkan dalam botol tersebut.
    cara penggunaan,
    tuangkan air tersebut dlm gelas dan minumlah.
    tuangkan sedikit air pada telapak tangan anda dan sapukan dari kepala sampai kaki anda sebanyak 3 kali.
    sisa air dlm botol diminum 3 kali sehari segelas, jika air mau habis tambahkan lagi air aqua dan tuangkan dalam botol tersebut.
    lakukan hingga anda sembuh insyaAllah.

    semoga bermanfaat.
    wassalamualaikum wr.wb,
    sayyid habib.

  11. baca-baca aja JAMPE JAMPE HARUPAT GEURA GEDE GEURA LUMPAT ULAH JADI KYAK DUKUN PERDANA AKHMAD YANG SUKA AL-QURAN JADI JAMPI DAN JADI ORANG YANG SUKA FITNAH,DAN GA MIKIR,,,MENDING JADI KAYAK SAYA TUKANG DOMBA….DARI PADA TIKANG NGADU DOMBA(FITNAH)……….gtu aja jampinya….pasti manjur kayak tukang rukyah….SEMUANYA BEGO…!!!!!!!!!!!!!

    • berobat ke ahli jiwa dulu mas, gejala gonta ganti nickname anda udah parah! isin ah piraku urang sunda gede ambek kitu! :)

      malah di dinya nu engke disangka teu waras!

  12. BUNG TD :SAMA KAYAK YANG PUNYA BLOG INI SEBAIKNYA KE RUMAH SAKIT JIWA JUGA…YA KARENA JAWABAN NYA JUGA NGELANTUR DAH GITU FITNAH LAGI WKWKWKWKWKW :) ATAU BISA DI RUKYAH JUGA BARANGKALI BUNG PERDANANYA KEMASUKAN JIN IFRIT SAMPAI RIBUAN… :) :) :)

    • tuk Bung aya wae dan ade aja, bagian dari ayat manakah yang tidak anda pahami dari ayat berikut ?
      “Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS 10:57) ?

      Al Qur’an adalah wasiat Rosulullah yang dapt dijadikan sebagai pedoman semua aspek kehidupan, diantaranya:
      1. Hablum Minallah dan Hablum minannaas
      2. Ladang pahala bagi yang membaca
      3. Cahaya dalam hati dan di alam qubur bahkan di akhirat saat yaumul hisab
      4. IPTEK,
      5. IPOLEKSOSBUD HANKAM
      6. pendidikan
      7. Sejarah
      8. Alam Ghoib (berita ttg hari akhir, kematian dan tentang malaikat dan jin)
      9. Ruqyah/ Jampi

      Jadi bukan bapak perdana yg menjadikan Al Qur’an sebagai Jampi, TAPI NABI MUHAMMAD lah yg memberikan contoh bahwa Qur’an dapat dijadikan benteng perlindungan dari ganggunan syetan dan Jin kafir. Seperti Ayat Qursi, Akhir surat Al baqarah , surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas.

      Ingat, surat al jin ayat 1 menunjukkan adanya golongan Jin yg belum mengenal Islam dan akhirnya memeluk Islam setelah mendengar bacaan Al Quran. Tentu mereka tidak bisa dikatakan JIN KAFIR (kafir berarti kufur atau INGKAR) karena mereka setelah mendengar bacaan Al Qur’an mereka malah menjadi beriman, jadi tidak mungkin mereka menjadi tersakiti dan tersiksa oleh bacaan Al Qur’an, malah mereka menjadi tentram dan damai jiwanya.

      ini berbeda dengan jin yg saat ini yg telah mendengar adanya Islam, namun mereka tidak beriman (kafir), lalu mereka menganggu manusia atau bersekongkol dgn dukun untuk menyakiti manusia, maka mereka ketika dibacakan Al Qur’an oleh orang yang beriman dan sholih, akan merasa tersiksa dan kepanasan. Namun jika mereka kemudian bertaubat dan mengucapkan kalimat syhadat dgn ikhlas, maka bacaan Al Qur’an justru akan menambah keimanan jin tersebut karena turunnya rahmat Allah SWT

  13. alquran itu untuk diamalkan isinya bukan dijadikan jampi

    memang benar nabi muhammad pernah menjadikan ayat alquran sebagai jampi tpi ayat alquran yg dibacanya itu mempunyai arti yg sama dgn doa..jdi hukumnya itu adalah berdoa.

    sdangkan cara anda membaca alquran sama seperti tukang sihir membaca mantra…
    misal ada ayat alquran yg mengandung arti dinding.lalu anda gunakan ayat itu untuk benteng diri…

    janganlah anda menukar kitab allah dengan sihir..

    kitab allah itu untuk diamalkan isinya

  14. bukannya untuk dijadikan mantra..

    saya banyak membaca buku2 yg mmbahas tentang ilmu yg anda anggap sihir. tpi saya bukan pengamal sihir.
    saya juga banyak membaca buku tentang ruqyah.buku anda yg berjudul membongkar kesesatan reiki tenaga dalam pun saya punya.

    akhirnya saya menyadari antara ilmu yg anda anggap sihir dan ilmu ruqyah itu pada hakikatnya adalah sama..hanya jalannya yg berbeda.ibarat seperti ribuan cabang sungai mengalir kelautan.

    pada hakikatnya kekuatannya itu brasal dari yg satu..

  15. Bpk perdana yg terhormat, mdh2an bpk sabar menghadapi orang2 yg pintar tapi g ngerti,teruskanlah niat bpk membantu orang

  16. :)

  17. ^_^

  18. huh mbingungi

  19. doa diatas memang manjur? kan itu meminta perlindungan agar terhindar dari setan bukan jin.

    memang jin dan syetan sama ya?

  20. Saya minta tolong di tunjukkan alamat ruqiyah di daerah surabaya, karena saya ingin sekali ikut ruqiyah, trm ksh pak ustadz

  21. Alhamdulillah…mdh2an saya bs mengmlkan dan bs istiqomah,mhn do’anya ya,makasih u penulis artikel ini,mg dlm hdpnya selalu mendpt keberkahan dr Alloh SWT.Amiiin

  22. Assallammu alaikum,,
    Ustadz saya mau tanya ini ada teman ibu saya yang mnitipkan bungkusan ternyata isinya jimat katanya titip sebentar karena ingin mengadakan ritual untuk mmudahkan penjualan rumah,,saya jg kurang mengerti nmun sejak ada benda itu dirumah saya merasa tidak tenang,,menurut ustadz apa yg harus saya lakukan,,

  23. Assalamualaikum wbr…..
    Pak ustaz perdana,saya orang awam.tapi saya merasa niat anda sangat baik,jadi ngak usah di dengar komen mereka yang bukan2.kalau boleh saya bertanya mengenai diri saya yang sudah lebih dari 10th telinga saya yang sebelah kanan tidak dapat mendengar dikarenakan dulu selulus kuliah tiba2 saya pingsan dan tdk sadarkan diri 1hr 1mlm,dan baru sadar setelah diberi air oleh dukun yang dibawa ibu saya ke rs.dalam pingsan saya perasaan saya,saya dipanggil2 oleh ibu angkat saya yg telah meninggal diatas kuburnya.stlh 3hr saya di opname saya boleh pulang dengan hasil diaknosa kelelahan,padahal saya masih nganggur.setelah itu saya dibawa oleh ibu saya kedukun 3 kali seminggu pada hari2 tertentu selama hampi 3bln,telah banyak yg dikeluarkan dari kepala,sampai ujung kaki saya,seperti,potongan kayu nisan,kapas mayit,paku 2,5inc jarum,dan biji sahang dari telinga saya.tetapi telinga saya masih berdengung dan tdk dpat mendengar walau telah berobat pula ke dokter tht selama 2bln lebih.setelah saya bekerja dan pindah dari rumah ibu saya,saya telah banyak datang ke ustaz2,karna saya tau apa yang dilakukan ibu saya pergi ke dukun adalah perbuatan musyrik.semenjak saya datang ke ustaz2,saya telah banyak menjalankan amalan2 yang di beri.tp sampai sekarang belum membuahkan hasil,pak ustaz,apakah dalam diri saya terdapat jin yang dikirim dukun untuk menyembuhkan saya,atau bagaimana?mohon sarannya pak ustaz Perdana?,terimakasih sebelumnya pak ustaz

    • @amat utuh pinambal..

      coba mas kunjungi praktisi thibbun nabawi.. konsultasikan dahulu dengan mereka.. jika itu akibat perbuatan sihir insyaallah dapat diobati dengan ruqyah..
      anda bisa cari alamat peruqyah syar’i lewat google.

      oya mas.. thibbun nabawi juga sudah luas cakupannya dalam mendiagnosa penyakit.. dan tentu saja dengan tidak meninggalkan ilmu kedokteran modern :)

      semoga Allah memberikan kemudahan pada anda. amin.

  24. Assalamualaikum, saya pohon ijazazah nya pak, terimakasih

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.