Oleh : Ustadz Anwar
( disertai penyempurnaan tulisan dari admin)
Banyak kita jumpai orang yang sangat mengagung-agungkan “ibadah” bacaan manaqib bahkan melebihi ibadah sunnah. Mereka berkeyakinan agar “wasilahnya” cepat sampai dan terkabul. Misalnya, membuat ayam ungkep utuh (ingkung-Jawa), yang dimasak oleh wanita suci dari hadast, lalu yang boleh menyembelih harus orang sudah berijazah dari gurunya (telah mengkhatamkan bacaan manaqib sebanyak 40 kali). Di saat pembacaan manaqib, sudah menjadi keyakinan bagi para jamaahnya untuk membawa botol berisi air yang diletakkan di depan Imam atau gurunya, konon air tersebut dipercaya membawa berbagai macam berkah.
Khasiat lainnya yakni apabila seseorang mempunyai keinginan tertentu (usaha dan rejeki lancar, pandai, atau nadhar lainnya), mereka membaca bersama-sama pada hari yang ditentukan, misalnya tiap Rabu Kliwon, Pon, bahkan ada yang disertai dengan pembakaran kemenyan atau parfum wewangian agar ruh sang tokoh hadir ikut mendoakannya, karena “konon” ada pendapat bahwa Syaikh Abdul Qodir Jaelani pernah berkata, “Dimana saja dibacakan manaqib-ku aku hadir padanya”
Para pelaku manaqib tersebut berkeyakinan, bahwa bacaan itu adalah suatu amalan agung yang di ajakan guru-gurunya meskipun tidak jelas sumber asalnya. Namun jika kita kaji lebih dalam, kata manaqib berasal dari “manqobah” berarti kisah tentang kesolehan, dan amal seseorang. Jadi membaca manaqib, sama saja dengan membaca biografi atau cerita kebaikan seseorang Namun sayang, manaqib disini banyak mengisahkan cerita-cerita bohong, dan tidak masuk akal. Ironisnya lagi, dengan dalih sebagai bukti kecintaannya kepada waliyullah, mereka selalu membaca, mengingat, bahkan memanggil dan memohon roh wali yang sudah mati (Abdul Qodir Jailani-red) untuk perantara. Jika sudah seperti ini yang di dapat adalah…..kesyirikan. Karena menghadirkan roh orang yang sudah mati adalah mustahil, yang datang adalah jin yang berubah rupa atas bantuan tukang sihir bangsa jin.
Sedangkan berbagai cara dan persyaratan ritual manaqib sangat mirip sekali dengan cara-cara zaman jahiliyah dan budaya orang-orang musyrik dalam berinteraksi dengan para dewanya (bangsa jin). Bedanya sekarang mereka beralasan tidak menyembah roh tapi sebagai bentuk taqarruban (mendekatkan diri) dan wasilah (perantara) kepada Allah. Padahal Allah sendiri telah memperingatkan dengan keras dan tegas dalam firman-Nya:
“Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalaupun mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” (QS. Faathir: 14)
Cerita-cerita bohong dan sesat didalam bacaan manaqib antara lain :
- Syaikh Abdul Qadir Jailani pernah duduk selama 30 tahun dengan tidak bergeser dari tempatnya karena ketaatannya kepada nabi Khidir.Pada waktu pertama kali masuk Irak, Syaikh Abdul Qadir Jailani ditemani Khidir, dan Syaikh belum pernah mengenalnya sebelum itu. Kemudian Khidir memberikan isyarat kepadanya agar ia tidak disalahi dan kalau sampai hal itu terjadi maka akan menjadi sebab perpisahan antara keduanya. Maka berkatalah Khidir kepadanya : Duduklah di sini ! Maka beliaupun duduk ditempat yang ditunjuk oleh Khidir itu selama tiga tahun, yang selalu dikunjunginya setiap setahun sekali dan katanya lagi: Janganlah engkau bergeser dari tempat itu sampai aku datang [Lubabul Ma'ani hal. 20]
Bantahan :
Cerita ini terlalu mengada-ada. Duduk selama 3 tahun tanpa beranjak/bergeser dari tempat duduknya adalah mustahil. Bagaimana Syaikh Abdul Qadir Jailani mengambil air wudhu, Shalat Jum’at dan Shalat ‘Id ?
- Diceritakan juga bahwa Syaikh Abdul Qadir Jailani pernah bermimpi junub sebanyak 40 kali dalam waktu semalam.[Lubabul ma'ani, hal. 20-21]
Bantahan :
Kebohongan yang luar biasa, cukupkah waktu untuk 40 kali tidur, 40 kali bermimpi bersetubuh dan 40 kali mandi janabat ?
- 100 ulama merobek-robek baju sendiri [Lubabul Ma'ani, hal. 23-24]
Bantahan :
Sungguh tidak masuk akal dan tidak pernah terbayang dalam angan-angan orang yang normal akalnya bahwa seorang yang saleh dan ulama yang ikhlas seperti Syaikh Abdul Qadir Jailani sampai hati melihat para ‘aimmah merobek-robek pakainnya dan bertingkah polah seperti orang yang tidak waras.
- Di antara kekeramatan Syaikh Abdul Qadir Jailani, bahwa seekor burung Elang yang terbang di atas majlis syaikh, dimohon kepada angin agar dipenggal leher burung tersebut, maka putuslah leher burung Elang tersebut.[Lubabul Ma'ani, hal. 59]
Bantahan :
Burung adalah binatang yang tidak dibekali akal seperti manusia dan tidak dibebani tata tertib hidup serta tidak terikat dengan berbagai aturan sesamanya. Ia terbang mengikuti naluri hayawani tanpa memperdulikan apakah ada makhluk lain yang terganggu olehnya. Maka alangkah teganya hati Syaikh Abdul Qadir Jailani untuk membunuh burung Elang tersebut.
Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu. (QS. Al Mulk : 19)
Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
(QS. An Nur : 41)
- Diantara kekeramatan lainnya. Matinya seorang pelayan karena sorotan mata Syaikh Abdul Qadir Jailani karena kesalahannya tidak sudi meletakkan kendi kearah kiblat.[Lubabul ma'ani, hal. 58-59]
Bantahan :
Peristiwa kesalahan yang tidak patal sehingga membuat Syaikh Abdul Qadir Jailani untuk membunuh, apakah mungkin dilakukan bagi seorang syaikh yang berakhlaq mulia ?
- Syaikh Abdul Qadir Jailani menjamin para muridnya masuk surga [Lubabul Ma'ani, hal. 80-81]
Bantahan :
Tak mungkin lebih hebat daripada Rasulullah yang sama sekali tidak bisa menjamin umatnya masuk surga
- Syaikh Abdul Qadir Jailani mengejar Malaikat Maut untuk membatalkan kematian salah seorang muridnya, sehingga Malaikat Maut mengembalikan lagi ruh yang sudah dicabut tadi. [Dikutip dari Tafsir al manar, Rasyid Juz XI hal. 423, oleh HAS. Al Hamdani dalam bukunya Sorotan terhadap Manaqib Syaikh Abdul Qadir Jailani]
Bantahan :
Ajal seseorang Allah yang menentukan dan tidak bisa dimajukan atau dimundurkan, bagaiman mungkin syaikh dapat menunda ketentuan yang sudah Allah tetapkan, Sedang Allah Ta’ala berfirman:
“Tiap-tiap umat itu mempunyai batas (timing ) ajal; maka jika telah datang ajalnya mereka tidak dapat mengundurkan barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya.” (QS. Al A’raf:34).
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu ajalnya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Munafiqun:11).
Beberapa nasehat Beliau;
“Janganlah berbuat bid’ah dan sesuatu yang baru dalam agama Allah. Ikutilah para saksi yang adil berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah karena keduanya akan mengantarkanmu kepada Tuhanmu ‘Azza wa Jalla. Jika kamu berbuat bid’ah, saksimu adalah akal dan hawa nafsumu sendiri. Keduanya akan mengantarkanmu kepada neraka dan mempertautkanmu dengan Fir’aun, Haman, beserta bala tentaranya. Jangan engkau berhujah dengan qadr, karena itu tidak akan diterima darimu. Engkau harus masuk Darul Ilmi dan belajar, beramal, lalu ikhlas”. (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm Al Fath Ar Rabbani, al Majlis 47)
“Ber-ittiba’lah dan jangan berbuat bid’ah. Patuhilah dan janganlah membangkang. Bersabarlah dan jangan khawatir. Tunggulah dan jangan berputus asa”. (Al Sya’rani, al Thabaqat al Kubra hal. 129)
“Hendaklah kalian ber-ittiba’ dan tidak berbuat bid’ah. Hendaklah kalian bermazhab kepada Salafus Shalih. Berjalanlah pada jalan yang lurus”. (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm Al Fath Ar Rabbani, al Majlis 4)
“Ikutilah sunnah Rasul dengan penuh keimanan, jangan membuat bid’ah, patuhlah selalu kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan melanggar, junjung tinggi tauhid dan jangan menyekutukan Dia”. (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm FUTUH GHAIB risalah 2).
Syaikh Abdul Qadir Jailani berkata; Nabi bersabda : “Barangsiapa berbuat sesutu yang tidak kami perintahkan, maka perbuatnnya tertolak. Hal ini meliputi kehidupan, kata dan perilaku. Hanya Nabilah yang dapat kita ikuti, dan hanya berdasarkan al Qur’anlah kita berbuat. Maka jangan menyimpang dari keduanya ini, agar engkau tidak binasa, dan agar hawa nafsu serta setan tidak menyesatkanmu”. (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm FUTUH GHAIB risalah 36).
Filed under: ARTIKEL CAMPURAN, MA'RIFAT WALI ALLAH, MACAM PRILAKU SYIRIK, SYEKH ABDUL QADIR JAILANI, syirik Ditandai: | manaqib, syekh abdul qadir jailani













ass. pak ustadz. izinkan saya mengomentari pernyaan pak ustadz. saya hanya orang bodoh yg tidak tahu tentang agama.
mengenai dalil yg pak ustadz pakai Qs.al-faathir 14 , itukan tentang penyembahan berhala ( patung ). manaqib tidak ada hubungannya dengan penyembahan syeikh abdul qodir.
mengenai syeikh Abdul qodir duduk selama 30Thn . itu hanya kiasan , artinya beliau ibadah selama 30 tahun sambil dzikir ( duduk ) dan shalat. ketika waktu shalat beliau juga shalat, lalu melanjutkan dzikir lagi. untuk lebih jelasnya anda tanya aja sama KH. Muzaki jember. di daerah jawa sudah tahu pada beliau.
mengenai 40 kali junub
waktu itu usia beliau masih muda , secara logika nafsu birahinya pasti masih gede. seperti halnya para remaja yg sering mimpi basah. ustadz juga pasti pernah mimpi basah.beliau juga manusia.
sama seperti kita dan kejadian tersebut merupakan kehendak allah.
mengenai 100 ulama yg merobek2 bajunya.
suatu ketika ada 100 ulama yg datang ke majlis syeikh Abdul qodir, ulama tersebut sama seperti anda suka menghujat dan melecehkan kewalian beliau . sebelum sampai kehadapan beliau ke 100 ulama tersebut jadi gila.
mengenai air ,
setiap selesai manaqiban biasanya berdoa, yg di pimpin oleh guru tarekat. doanya ; ya allah hamba mohon kesempurnaan iman , kesempurnaan mahabbah, kesempurnaan ma’rifat. dst.
nah, ketika berdoa para jama’ah meletakkan air dalam botol atau gelas , agar dapat barokahnya.
tidak mungkin harus mendoakan satu2.
karomah syeikh abdul qodir memang tidak masuk akal, karena akal kita belum sampai kesitu. kalau di ibaratkan akal anda tidak akan sama dengan akal para ilmuwan, apakah akal anda sama dengan akal para wali atau para ulama jumhur seperti al-habib munzir al-musawwa. pengetahuan kita saja hanya sebatas pengetahuan lewat membaca kitab atau buku.bukan lewat ke imanan , kasyaf atau ma’rifat.
untuk lebih jelasnya mengenai manaqib anda tanyakan saja pada KH. muzaki di jember. atau abah anom di suryalaya. tanyakan mengapa beliau melakukan hal itu. jangan hanya menghartikan managiban lewat kitab atau buku.
menghartikan kitab harus punya guru yang tahu benar tentang kitab tersebut, bukan menghartikan sendiri, nanti setan gurunya.
untuk m.sanusi yg mengaku orang bodoh dan tidak tahu tentang agama.berpikirlah secara logika.sudah jelas duduk selama sekian tahun ko’ msh dibilang kiasan.wah klo sampai 40x junub.Mustahil.berapa lama mimpinya,berapa waktunya?tanya deh ama org sejagat.ada ngga yang mimpi basah sampai 7x dalam semalam.wah mumet klo diterusin.belajar agama deh biar pinter and tahu tentang agama.
Ngotot aja Mbah. Ntar kalo mulut lo udah di sumpal ama tanah di ruangan ukuran 1×2 m, baru nyahok. Baru tahu satu hal udah tau banyak. Hati yang buta mana tau hal yang sebenarnya hanya faham, ngerti dan ngotot dari “Kan yang udah jelas-jelas ada dan terlihat.” Teruskanlah… Teruskanlah… akan kepintaranmu itu. MMmmuaahhh..
bangsa kita dulunya banyak penganut hindu . jadi suka cerita yang aneh aneh biarpun menyesatkan. jadi gunanya buat kita apa ????? kan dah ada conto pigur yang sempurna ROSULULLOH SAW tak ada yang lain…
Ustad sy yakin anda sangat luas pemhamannya…dan sy yakin anda orang haus pujian, dan sy yakin anda pengikut setan…dan sy yakin anda adalah dajjal..dan sy yakin anda masuk neraka…..dan sy yakin anda adalh teman iblis…..klu anda benar tlpon sy 085271158*** (Sensor Admin) Ade…bertaubatlah ustad….anda tidak perlu melecehkan orang lain….coba anda pikir..Nabi isa bisa menghidupkan orang mati masukkah dalam logika, nabi muhammad bisa naik ke langint ketujuh bisakah logika anda mencerna…taubatlah ustad…..
ternyata om lbih bdo dri ayam.ngaji ny jgn pke bku om.huu……
hahahahahha, emang ga tau bahasa kiasan taunya marah2 hahahahaha
Om sastro….subhannallah…sampean qo’ ngomong gtu sih ? saya setuju bgt sama bpak Sanusi ! bener kalo mau nyari ilmu itu HARUS ada gurunya ! trus masalah MUKJIZAT, KAROMAH itu jangan di ukur pake otak tapi..pake ke IMANAN ! wallahu alam bisoaf’
jangan kau batasi kekuasaan Allah dengan akalmu. akal diciptakan untuk mengolah apa yang ada di dunia, bukan untuk memahami ilmu ruhaniah. jangan kalian semua melihat apa yang telah dilakukan oleh Syaikh Abdul Qodiir Al Jilaani, tetapi lihatlah siapa sesungguhnya yang telah menjalankan beliau sampai seperti itu, Dia-lah ALLAH. Bukankah tiada yang tidak mungkin bagi Allah untuk mengerjakan semua itu…??? atau apakah anda semua mulai tidak yakin dengan kekuasaan Allah…??? Jangan jadikan akal dan pikiran anda menjadi tuhan bagi anda. tuhankanlah Sang pembuat akal dan pikiran, yaitu ALLAH AZZA WA JALLA.
q ingin tahu, pernahkah saudara duduk menghadap kiblat dengan membaca Dzikir selama semalam suntuk tanpa tidak ngantuk?
tahu artinya waliyullah gak?
wonk semua juga gag ada pada zaman syaikh abdul qodir al jailani,….. g2 kkok sok tahu semua…………
wonk masih cerita cerita cerita doank….. wonk manusia ja law ngomong ada yang manis ada yang asin……….. bisa saja di kacih’in gula biar manis..,….. ada juga yang di kasihin asam…..
kalau gag tahu gag usah debat buat apa debat….. lebih baik belajar aja…….. pean pean semua kayak orang pinter aja cuma bisa menyalahkan orang – orang lain padahal cuma masih katanya -katanya N katanya ……….
jgn pake logika makanya…
Ini ciri khas tulisan seorang salafy wahabi tulen. Sudahlah pak ustadz tidak usah mengkoreksi amalan seorang waliyullah besar, apalagi seorang wali qutub seperti Tuan Syech Abdul Qodir Jaelani. Apalagi sampai membid’ahkan amalan2 yang sudah dilakukan para wali Allah seperti manaqiban. Bahkan anda sendiri pun masih salah mengutip Qur’an, sudah jelas2 Allah tegaskan dalam Qur’an bahwa para wali Allah itu tidak pernah mati, eh malah anda kutip ayat-ayat yang bukan peruntukannya. Lebih baik anda mengoreksi amalan yang sudah anda lakukan selama ini dan sudahkah anda mempersiapkan kavling anda di akhirat. Karena saya ragu orang seperti anda ini yang tidak punya wilayatul ula, nantinya akan menyesal dan bingung di alam sana walaupun anda merasa sudah beribadah semaksimal mungkin bahkan mungkin naik haji sampai 10x. Ingat, kunci ibadah anda diterima itu adalah pada Rasulullah, bukan pada jidat yang hitam, sorban atau jenggot yang laksana kambing. Jangan mimpi anda kenal dengan Allah kalau tidak lewat Rasul dan jangan mimpi kenal Rasul kalau anda tidak mengenal ulama pewarisnya dan ahli silsilah. Jika anda selalu menjelek-jelekkan amalan seperti ini bahwa anda sok tahu dengan mengatakan amalan ini bid’ah amalah itu kurafat dan anda sendiri yang benar, tunggulah penyesalan selalu datang terlambat. Saran saya, carilah guru yang benar, carilah seorang mursyid yang paripurna, seorang ahli silsilah yang bisa menyampaikan anda kepada keridoan Allah dan Rasulullah.
menghargai perbedaan adalah salah satu ajaran rosull,tapi kita sudah di tinggal rosull harapan kta hanyalah ulama’ sebagai warisan nabi muhammad S.A.W janganlah sok pinter tanpa mempelajari sejarah yang benar belum tentu ajaran yang kalian tekuni adalah paling benar dan termasuk yang saya jalani atapi q yakin kita semua punya alasan ter sendiri utk lebih yakin dengan yang kita amalkan .
klo ALLOH S.W.T menghendaki pas tilah kita dikasi petunjuk asal kita mau menerima kebenaran bukan merasa benerr.
jika sok bener dah gak mau bener karena dah merasa bener,tapi klo mencari kebenaran tentu akan menerima kebenaran itu Belum apa apa dah debat lo dasar islam masih cetek (maaf agak kasar) q hanya membangkitkan rasa ukuwah islamiya ,klo kita blum apa-apa dah cekcok ditertawain lawan kita (yahudi ,nasrani dll) inggat israill duluny di umat yang di sayang oleh ALLOH tp karena bujukan setan ( yng aq tau si Samiri ,bermata satu ,adajuga yang menganggap bahwa itu djajal ) mau Sobat q semua kita sama seperti mereka karena dalam al-quran orang yang benar benar beriman itu sedikit bisa di artian yang masuk surga pun sedikit karena itu orang orang pilihan yang sungguh sungguh dalam menjalankan agamanya ,makanya ayo berlomba-lomba bukan banyakin debat…@alimuslih611.yahoo.com wassalam semoga kalian selamat dunia akhirat….
islam itu luas kang . . . nek manut logika tok angel . . golek.o crito” sing mustahil !!!
ayow sholawatan bareng- bareng bersama habib syech bin abdul qodir assegaf
ajibbbbbbb
ya habibana ya habibana abdurrahman segaf
makanya blajar dulu kitab” dari para imam” besar ..
blajar dulu jangan asal bicara klo blm taw.. ngapunten klo masalah syekh abdul qodir di dalam hadits nabi ada mohon belajar dulu baru membuat suatu ARTIKEL
thx
@ sanusi,
Gimana ceritanya manaqib jadi kiasan?? Manaqib cuma bacaan biografi doang, Gak ada yg lebih penting dari Kitab Allah. Tinggal ngikutin contoh yg udah Rosul ajarkan.
ngaji sing bneeer sanusi.dasar hubbu dunia
bener ,manqib adh biografi kt yg di ucapkn abah.
jd ga da pentng,ygpnting itu kitab allah…
saya mw ngsihtw lebih,v saat ni blum sempt.sbb saya lgy kerjaaaaa.wassalam.
Sepaham bang…mending contoh rasul Allah aja trus qur’an+sunnah jadi patokan idup,Insya Allah selamat dan mulia dunia akhirat….mirisss saya baca koment2 ini. Yaa Allah ampuni aku.ampuni ibu bapakku.ampuni semua orang muslim mukmin baik laki2 maupun perempuan.
klo ente pingin tau daleman manakib isi manakib sisilah ya,, mending ente pakesarung terus cari pesantren
ane jamin ente pasti paham
kiasan dari mana? emang cerita bohong itu syair apa? @m sanusi mending belajar lagi ama gurunya, jgn ngantuk!
Kasian ya si Ustad…..main di area logika saja dalam beragama……padahal ada hal yang tidak terjangkau sama logika dalam kita menjalankan agama……
klian ga baklan bisa memahami para wali allah,,
dari pada brisik ya mendingan ngopi sama ngudud mantep,,
disaung sambil liat ikan emas,,,hehehe
@M. sanusi
Demi Allah, Bung sanusi Anda telah berbicara dusta! KAmi Wahabi 100% tidak pernah mnghujat dan mencela syekh abdul qadir jailani yang kami lakukan justru membersihkan nama beliau dari campur tangan tarekat sufiyah yang terlalu ghuluw terhadap beliau dan kami berusaha membersihkan nama beliau dari segala macam syiri, bid’ah dan khurafat yang selama ini dinisbatkan kepada syaikh abdul qadir jailani yang sesungguhnya adalah ulama salafiyyin! wahabi sudah menulis 2 buku yang membersihkan dan meluruskan ajaran beliau yang telah diselewengkan para penista agama, lihat buktinya di http://metafisis.wordpress.com/2011/01/12/ringkasan-%e2%80%9cbuku-putih-syaikh-abdul-qadir-al-jailani-dan-wasiat-emas-akidah-syaikh-abdul-qadir-al-jailani/
ente sarua wahabi.gk iktan nyaci.mlh nuduh ulama salafi
sudahlah PA anda klau blum ngaji & hanya mlht dan mmbaca dr buku saja gak usah komentar
utk Ustadz Anwar.
semangat membela Islam memang bagus, tetapi ketika mengkritisi manaqib seorang Ulama yang maqomnya jauh lebih tinggi dari kita, alangkah baiknya jika kita husnudhon saja, sebab jika tidak,kita akan jatuh kepada posisi yang salah faham. Masalah karomah tidak bisa diukur dengan sekedar nalar. barangkali apa yang disarankan Saudara Sanusi benar,tanyalah orang yang lebih ahli.ustadz Anwar akan lebih heran jika menemukan seseorang yang menikah dengan Jin dan mereka beranak cucu.
sbnrnya kriteria orng bsa di namajn it spt ap?….. orng yg sdh mennggl kn sudah putus amalnya berati kn tdk bisa melakukn ap2 trmsk syeh abdl qdr dia kn jg manusia, bagaimana orng bs mengtakn bhwa si A seorng wali pdhl drjt wli kn mengethui allah maap sya bkn whabi,tp sya ykn sya islam ,,,,,,,,,,,,,ahlussnh
Mas, jangan terlalu direken omongan Mbah Anwar. Org pintar urusan dunia susah di ajak membahas akan orang yang goblok akan dunia kayak kita. So…
Ikhwanku M.Sanusi…
Disini komentarnya semua berdasarkan logika, jd panjenengan akan sia-sia kalo membuat statment yg jauh dari logis/masuk akal, walaupun semuanya ada yg benar dan juga ada yang salah,
Biarlah keyakinan anda, saya dan mereka menjadi keyakinan masing-masing.
tinggal baca aja artikelnya. Kebenaran hanya milik Allah.. biar Allah yg menilai. Sorga dan neraka bukan urusan kita. Untukmu agamamu dan untukku agamaku..
Inilah… ujung dari ilmu adalah kebijaksanaan….
Salut buat ‘aoem79′
sumuhun ust anu hendep aqal
betul tu saudaraku, disini pake logika, makanya perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah pada keblinger karena pake logika……hehehehe
pernyataan:
makanya perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah pada keblinger karena pake logika…
logikanya mudah:
Rosulullah di isro’ kan oleh Allah, dan segala sesuatu mungkin bagi Allah..
buat apa sibuk sibuk baca manaqib dan isinya cuma sejarah, saya sarankan baca Al-Quran dan pahami isinya.
banyak oarang yang sering baca manaqib seminggu satu kali tapi pengajian baca Qur’an jarang dan cuma di baca tok.
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
@loet
cofy faste 3 !!!!
sarua oblo na ente.
jika anda membaca manaqib maka anda telah membaca 100x alqur’an
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
cofy faste 1 !!!!
ga usah ribut kita sama” muslim maludong diliat sama orang kristen yahudi nsoro,, inget allah
betul mas sanusi, kalo cuma otak tapi tidak ber akal ya gitu deh.. emangnya udah begitu mulia kah diri kita sehingga amalan orang lain termasuk amalan para wali Allah di anggap bid’ah. ya Allah lindungilah kami dari kesombongan atas dangkalnya ilmu kami.
kita berpegang pada al qur’an dan sunah, anda hanya orang yang ikut2an dengan cara begitu, apakah anda tidak mendengar bahwa nek tidak punya ilmu tentangnya maka jangan mengikuti, jangan2 anda sendiri tidak pernah membaca dan menyimak al qur’an setiap hari sehingga hany mengagung2kan seseorang tanpa mengikuti tingkah laku sehari2.
Assalamu’alaikum wrwb. Tanggapan saya singkat, sudahlah sebaiknya yakini dan imani dua kalimah syahadah, tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah. Yakini, bahwa Rasulullah SAW khaira khalkih yang pasati ma’shum dalam setiap detik langkahnya. Adapun para waliyullah berada pada tingkatan mahfudz artinya terpelihara, dan kemungkinan pernah berdosa sangat jelas, karena kalau kita yakin pada hadits Nabi setiap bani Adam pernah bersalah bahkan sering bersalah, dan sebaik- baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat. Kalau ada cerita tentang seseorang yang punya kehebatan luar biasa, misalnya seorang wali bisa terbang, maaf burung lebih hebat; kalau ada wali bisa hidup di air, maaf ikan jauh lebih hebat, kalau ada wali bertapa atau beribadah selama 30 tahun, maaf syetan 60 ribu tahun beribadah kepada Allah. Jadi sudahlah jangan silau dan terlena dengan sebuah keajaiban siapapun kecuali Rasulullah yang menjadi komitmen keimanan kita sebagai Rasul dan nabi Allah yang terakhir. Bahkan keajaiban dari Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW adalah hal yang sangat rasional, yaitu Al Quran. Apakah cerita- cerita seputar karamah Abdul Qadir Jaelani sejalan dengan Al Quran dan Al Hadits?. Saudaraku, bila kita mentauladani Rasulullah SAW, cukuplah berpegang pada dua hal, yaitu Al Quran dan Al Hadits, insya Allah tidak akan sesat. Bila kita mengagumi ulama atau ‘wali’, cukuplah dengan upaya mengikuti yang sesuai dan diajarkan oleh ALLAH DAN RASULNYA. Idzan jangan kultuskan seseorang atau ulama sekalipun melebihi Rasulullah SAW. Ingatlah, “Tidak akan merasakan manisnya iman, bila tidak menempatkan Allah dan RasuNya diatas yang lainnya. Berdzikirlah sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW yang tidak israf atau berlebih- lebihan, baik waktu maupun bacaan. lanjutan tanggapan saya insya Allah menyusul… WSWRWB.
setuju, Mas Sumirat Saptahadi…….Sudah dan gamblang apa yang dipaparkan Mas Sumirat kalau kita menyadari diri sebagai Umat Nabi Muhammad SAW….Pedoman kita Al Qur-an dan Hadist dan kita janganlah saling menghujat sesama Umat Islam…dan direnungkan tadi apa yang sudah disampaikan Mas Sumirat di atas….
TINGGALKAN YANG TIDAK ADA DALILNYA,HANYA ORANG BODOH YANG MENGIKUTI
Lihatlah alam luas sebagai keagungan tuhan dan tidak ada yang tidak mungkin di sini, hanyalah kebodohan seorang umat saja yang fanatik terhadap ilmu yang di batasi oleh teori-teori yg mungkin bisa d patahkan dan nilai-nilai tanpa mengetahui siapa yang membuat dan mengadakan nilai-nilai itu,
Allah adalah tuhan yang menguasai langit, bumi dan seluruh isinya,,,
siapa saja yang memusuhi wali-wali Allah, adalah musuh Allah,
Meskipun terlihat hidup tetapi mati, karena Allah akan mengunci mati hatinya karena kejahilannya,
Akan mengeras hatinya seperti batu dan jasadnya laksana kayu sebagai penyalah api neraka, karena kesombongannya,
(AS-SIDIQ)
ak se7.dunia kewalian memang gabisa diukur dg akal saja.tapi kesimpulannya.lihat al quran.srh.al.khafi.yg mana disitu ada kisah nabi musa n nabi khidir.silahkn cari?anda akn mendptkn kesimpulan yg jelas.
PENDAPAT YG BAGUS. ORG SPT Ustadz Anwar GAK ADA APA2NYA DI BANDING SYEH ABD.QODIR AL-JAELANI RA.
betul kang sanusi saya dukunglah sampe manapun karena anda berati seorang pecinta penghulunya waliyullah..
sohih kang m.sanusi..
biarlah orang lain brkta bgitu mrk belum mngerti arti kata akal(pikir), hati, dan rasa. aplagi ttg syariat,hakikat,toriqot, MA’RIFAT.
mereka hy mngndalkan akal yg bnyak kterbtasannya.
mrk jgo hadits, jgo Qur’an..
tapi dalam adab2an dan ttg hal yg ghoib mrk msh blum faham betul.
dan apakah rasulullah pernah mengajakan hal tersebut kpd umatnya..???
@ yang mengkoreksi manaqib : kalo anda tidak tahu ilmunya maka tanya dulu ke ahlinya … mungkin anda membaca manakib secara langsung sehinga anda tidak paham apa yang anda baca, kaya istilah” monyet makan manggis ( kata monyet manggis itu pahit padahal ngak tau dalamnya manis ) ”
yang ada di manaqib itu SULUK harus di kupas sama ahlinya… Hatur nuhun.
Kalo sekedar dibaca sebagai sejarah sih ga masalah, asal isinya bukan berita bohong. Abdul Qodir memang ulama besar, tapi rosul gak ga nyuruh baca manaqib buat ibadah langsung kepada Allah. Apalagi pake ijazah yg aneh2.
Ingat tema Pidato bung karno ketika didemo oleh Masyarakat : JASMERAH ” JANGAN SEKALI-KALI LUPAKAN SEJARAH”
setuju dengan bung kumahawe membaca sejarah para ulama itu sangat baik tapi jangan tambah acara yang aneh-aneh seperti potong ayam, atau yakin bahwa membaca sejarah ulama dapat kesaktian/ilmu ghoib tertentu, dikabulkan jahadnya, apalagi dipercaya roh sang ulama hadir dipembacaan sejarah rahimahullah.
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullahu meriwayatkan dengan sanadnya sampai Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu: “Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu.”
Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu juga mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seorang shufi yang berakal. Seorang yang telah bersama kaum shufiyah selama 40 hari, tidak mungkin kembali akalnya (tolol) .”
Beliau juga berkata, “Azas (dasar shufiyah) adalah malas.” (Lihat Mukhalafatush Shufiyah lil Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu hal. 13-15)
mba eva, jangan mau akal anda dikalahkan oleh kedunguan sufi yang ga mau pake logika ! pake nalar mba, banyak cerita ga masuk akal dari menaqib tsb yang biasa dibaca tarekat sufi yang kata imam syafi’i tidak berakal, dungu dan malas!
PERDANA BERKATA: mba eva, jangan mau akal anda dikalahkan oleh kedunguan sufi yang ga mau pake logika ! pake nalar mba, banyak cerita ga masuk akal dari menaqib tsb yang biasa dibaca tarekat sufi yang kata imam syafi’i tidak berakal, dungu dan malas!
COBA SODORKAN DATANYA
Bahwa kaum sufi itu tak bernalar, dungu, pemalas…
YANG BIKIN RIBET ARTIKEL ANDA
Karena anda sendiri tdk tau apa itu sufi/tasawuf..
ini yg bikin parah dan menyesatkan…
TAMPAKNYA, PERDANA SEDANG BERKAMPANYE
Kalo Islam disebarkan ke Nusantara pake cara Perdana, dan bukan cara para wali???
BARANGKALI PERANG TERUS?
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
@loet
cofy faste 1 !!!!
pernyataan:
COBA SODORKAN DATANYA
Bahwa kaum sufi itu tak bernalar, dungu, pemalas…
jawab: datanya ada di kitab2 gundul yang mencakup perkataan2 ulama besar seperti imam syafi’i dan imam baihaqi. cara mencarinya mudah kok mas jika anda bisa bahasa arab dan baca kitab gundul, coba mas cari sendiri, klo mas memang punya ilmu. tapi klo gak punya ilmu lebih baik tanya baik2 atau diam.
dengan menyebut nama ALLOH yang maha pengasih dan maha penyayang. Ya ALLOH limpahkan rahmatmu kepada nabi MUHAMMAD SAW . Dan keluarganya . hanya dengan rahmatmu yang dapat menyelamtkan kami dari semua marabahaya, mengabulkan semuakeperluan kami, membersihkan kami dari segala keslahan, mengangkat kami ke tempat derajat yang tinggi serta menyampaikan kami ke puncak kebaikan, sejak kami hidup sampai meninggal dunia.
sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kpd mu, itu sebenarnya berjnanji setia kpd ALLOH, Tangan ALLOH diatas tangan janjinya/niscaya akibat melanggar jnjinya itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa yang menepati janjinya kpd ALLOH maka Akan memberi pahala yg besar.
.. tuan sayyidy syaikh prn ahmad yg mulia mohn mf sblumnya bila hmba lncang.
.. trmimakasih atas pmbuatn artikelnya yg bermanfaat ini sy bersukur tuan sayyid prana ahmad yg mulia sudi brbagi dan membenarkan apa yg tuan sayyid prana ahmad anggap salah
.. tp saya mhon dgn sangat untuk mncegah perpecahan tuan sayyidisy sulthoonil auliyaa ghoutsil a’zhomi qutubil ‘aalimiinas sayyidisy syaikh prna ahmad untk dpt mnjga kharmonisan antar umat tuan sayyid ahmad yg mulia sy hrap supaya dpt lebih bijak dlm menulis sbuah artikel
.. trim’s atsa prhatianny
Woi,, kau yg tak berakal kau yg dungu kau yg pemalas, jangan kau tuduh orang pulak, karena kata2 kau itu cermin diri kau sendiri, cepat lha kau sadar,, kalau tak sadar jugak emank dah tertutup lha pintu hati kau tuk menerima kebenaran, kalau dungu tu sadar jadi cepat belajar,, paok kau,,
Umar bin Khathab ra, berkata :
Hati-hatilah kalian dari Ashhabir ra’yi (kaum yang menilai kebenaran dengan akalnya) karena sesungguhnya mereka itu adalah musuh-musuh sunnah. Mereka berkata dengan akalnya dan akhirnya mereka sesat dan menyesatkan” (sunan Ad Daruquthni)
SEPERTI MENGARTIKAN PUISI
Itulah dunia para sufi…
DUNIA BATIN
Bukan semata dunia logika,….
SUSAH BILA MENCERNANYA KACAMATA KUDA BEGINI.. :/
stju kang.emang kdu q2.najina tina bku cie kang cie ust mh
@eva.lebih baik ikut petunjuk qur‘an dan hadist aja deh,karena perintah rasul jauh lebih utama drpd cuma ajaran seorang guru.
udah
‘
nt nt smuanye,,,,yang sok tahu soal manaqib,,,padal ga tahu ap2,,,,makanya lo ngaji jangan pake logika,,ngaji di buku,,di logika sendiri lagi,,,ngaji tuh di kyai,,,pake kitab,,,lo ga tahu bisa tanya,,,jangan mikir sendirii,,,,ujung2 nya menghujat kan?bodohnya anda,,,
Manaqib kan bukan kitab suci, Ga masalah kalau pake logika, Apalagi setelah kita teliti kebenarannya, Manaqib/biografi bacaan biasa aja. Yg Istimewa Syaikh Abdul Qodirnya. Karena ga bodoh kita periksa, masa yg bertentangan dengan akidah kita ikuti. Apa kata dunia??
Kalau Al Qur’an kita otak atik sembarangan, baru itu bodoh. Kita juga butuh kyai buat belajar agama mas, ga belajar sendiri. Kitab itu = buku, sama aja isinya.
bacanya kosongan sih, klo baca disucikan dulu hatinya, biar lebih deket sama kanjeng syeikh…. baru deh memahami….
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
@loet
cofy paste !!!
setuju mas kumahawe…..!!hanya orang goblok yg mau mengerjakan perintah sebuah buku,sementara buku tsb tdk jelas parawi dan kesahihan nya.
i like it.truskn kang
Ya betul mas roni, ngajinya peke buku sih jadi pada kebelinger coba ngajinya pake kitab kuning warisan ulama INSAALLAH pada bener
mereka adalah bodoh..mereka itu adalah tiga serangkai..tahu untuk mengorek..belajar tdk..
mengorek itu meneliti, kita tuh belajar dan mempelajari, bukan asal jeplak. Kita juga sadar/tahu bahwa nanti akan dipertanggung jawabkan di akhirat., Allah Yg Maha Tahu maksud seseorang dalam belajar. Cukuplah Al Qur’an dan Sunnah Rosul sebagai Pedoman Kami.
btul
ya benar tu..berpegang kepada kitab dan sunnah rasul..gue setuju bener berbanding tiga serangkai…
klo sy cm bgini ja tolong kalimat toyyibah di amalkan dan di kaji lebih dalam, berbeda pendapat syah2 saja hanya karena akal manusia terbatas dan kadang pula kotor maka sedalam apapun ilmu manusia LA ILA HA ILLALLOH MUHAMMADURROSULULLOH adalh kunci.
Diamalkan dan dikaji dengan tidak meninggalkan Sunnah Rosul, bukan dengan cara membuat syariat baru.
Laaaa…illaa ……haa…..illah…demikianlah seyogyanya kalo kita cinta kepada ALLAH .Kita selalu berzikir kepadanya .Karena kita berasal dari ALLAH…dan kita pasti akan kembali kepada ALLAH dan ALLAH tidak akan tinggal diam atas prilakumu di dunia begitu anda mati. Dan barang siapa yg matinya tidak mengucapkan kalimat LAA ILLA HA ILLAH…maka dijamin..pasti masuk NERAKA yg bahan bakarnya dari tulang manusia dan batu. Tolong ingat kata-kata saya ini sampai keliang kubur.Kecuali atas ijinnya saja anda bisa masuk sorga, Dan ALLLAH .SWT tidak semudah itu memberikan rahmat kepada hambanya untuk masuk sorga yang terang – terangan menghina,mencaci,mengupat kepada hamba ALLAH yang di cintainya. Dan anda akan merasakannya nanti ketika anda sudah masuk pintu utama liang kubur.Terserah anda mau komentar apa tetang cuplikan saya .ini. Sampai jumpa lagi di padang ma”sar. Yg jelas anda akan menyesal selama – lamanya.
Yang merasa dicintai Allah harap acungkan tangan!
saya…
Assalaamualaikum ..
Dari awal sy tdk melihat bahwa ustadz menghina,mencaci,mengupat kepada tuan Syech Abdul Qadir Jailani. Apapun koreksinya harap difahami sebagai pengingat bukan sebagai penghujat. Pengingat, benarkah apa2 yang dipaparkannya ataukah hanya omong kosong saja. Sebagai org muda mari dikroscek dan buktikan bila semua itu keliru. Dan tak perlu dg kata2 kasar karena bukankah kita ini umat Muhammad Rasulullah SAW yang senantiasa lembut tutur katanya dan santun budi bahasanya?
Wassalamualaikum.
setuju saudaraku, katanya muslim itu bersaudara tapi nyatanya…baru perbedaan pendapat aja da ngajak berantem wkwkwkwkwkwk saudare dari mane?
mas pembela, pendapat anda kurang tepat.
tapi ana setuju pernyataan anda:
Dan tak perlu dg kata2 kasar karena bukankah kita ini umat Muhammad Rasulullah SAW yang senantiasa lembut tutur katanya dan santun budi bahasanya?
Kalo ada yang beda pendapat jangan anggap menghina, mencaci atau mengumpat. Yang dikritisi adalah manaqib yang oleh sebagian orang dijadikan syari’at baru. Menurutku cukuplah syariat yang diberikan Allah dan Rosulnya. Tidakkah mungkin risalah yang diajarkan Syeh AQJ pada jaman Beliau berbeda dg ajaran manaqib saat ini??? Emang mungkin benar SAQJ memiliki begitu banyak karomah. Namun apa mungkin Beliau juga mampu memberikan karomahnya kepada kita yang ikut manaqiban??? Sungguh diluar akal dan syari’at islam!!!
Betul sekali pak , kita bakal mati dan kita tidak hidup lagi kecuali di bangkitkan di padang masar.
Tidak salah… benar… dan
betul betul betul!!!
aku wong awam ya kur nonton bae…
aku maca kawit nduwur….
hem jan wong ta pada pinter ning aja go pintere dewek, jare islam tp ra pada rukun kapan majune kaya kiye,
negarane wis koyo ngene,…
piye lah carane ben islam bersatu ra na perselisihan….pada rukun ya .suwun kepareng
nyong cocok karo mpean gong…
setuju kang…… kita buktikan aja di akherat siapa bnr siap salah…..!!!!!!!!
Bener kue duweke pengeran, dadi wong aja sok ngelokna wong liya , urusan keyakinan mbok jorna bae.. ndadak di gawe repot. pada Amar ma’ruf nahi mungkar tapi ora pas karo pakeme..
Mbok kaya kue kang Bawor..?
BEGINILAH CARA SETAN BEKERJA……SANGAT HALUS……
Hehehehe…Bagus yakiin…lanjuuutt bro
LUWIH APIK DADI WONG NETRAL ORA MUMET MUMET
Hayyakumullah …
Sahabat-Q Semua marilah mencari kebenaran dengan jalan Musyawarah Yang baik,jangan bawa-bawa emosi dan otot,Insya Allah akan banyak kebaikan di sana yang akan di dapat,karena kebenaran buat saya belum tentu kebenaran buat sahabat-Q semua disini
Yang penting,masih ,SATU VISI-SATU MISI DAN TENTUNTA MASIH PUNYA HATI NURANI…
dan carilah ilmu dengan jalan yang bisa di terima akal,sehat bukan dengan debat serta caci,maki…dan buat Saudara-Q Perdana Akhmad,,teruskan perjuanganmu ,dan dengan yang anda punya serta mengadakan yang ada ,bukan malah meniadakan yang ada..
semoga Allah Merahmati Kita semua,semoga semua di beri jalan yang lurus dan di beri kesabaran serta kelapangan dalam menyikapi dunia ini dan bagi yang ngak mau tunduk dengan ketentuan Allah Dan menjalankan Sunnah Nabi MUhammad Saw,Maka Segeralah
“”"”"SADAR DIRI”"”"”"”
“”"”"INTROPEKSI”"”"”"
DUNIA INI SUDAH MAU HANCUR SADARLAH….
SEMUA KARENA MANUSIA
Karena Ulah Serakah Manusia Dunia Ini Hancur Tiada Artinya
Yang Tak Berdosa Ikut Kena Imbasnya
Yang Jadi Insiprasi Ketawa Dengan Sejuta Kesombongan-Nya
Serakah Manusia Salah Siapa
Manusia Serakah Apa Itu Yang Ada Di Diri Kita
Sadar Manusia Intropeksi Sadar Diri
A-3 FACTOR KERUSAKAN MANUSIA SEGI MORAL DAN AQIDAH
banyak menghambakan ke dunia dari pada menjaga keseimbangan dengan
1. Allah Swt
2. Sesama manusia
3. Dengan Alama/Bumi Ini
1-Allah Swt
Umumnya umat islam terbesar sedunia namun sudah umum perpecahan ada pada tubuh Umat islam itu sendiri.banyak di antara mereka mengaku mengetahui dan mengesakan tuhan-Nya namun semua itu hanya di bibir saja tanpa mentaati aturan agamanya masing masing
2-Manusia
Serakah adalah sifat manusia di alam jagad raya ini.inilah yang membuat ala mini murka dan berakhir menjadi sebuah bencana tanpa ada kata sudah dan akhir manusia akan hancur dengan angkara murkanya
3-Alam
Wahai kawan alam ini punya rasa dan ingin di hargai layaknya manusia kaya kita janganlah kalian semua semau sendiri dalam mengolah alam INi.Kwan
Manusia di jaman sekarang sudah lebih hina dari binatang manapun ,mereka seolah tidak takut dengan azab dan balasan dari Allah Swt dan alam,bagaiman mungkin ,dunia ini akan tentram kalo mereka sebagai manusia tidak mau
1. Sadar diri
2. Intro peksi
3. Mawas diri
4. Saling asah dan asuh serta asih
Semua Ulah Manusia Banyak Maunya Banyak Akalnya
Tolong mereka yang disana kita sama manusia dengan jalan apa kita bisa menolong mereka sesame manusia
1. Intropeksi
2. Sadar diri
3. Jalani
4. Hadapi hayati
Bila bumi ini terkendali maka dunia/bumi ini akan terkendali,harta benda mereka hilang entah kemana,saudara mereka hilang entah kemana
INI AKIBAT ULAH MANUSIA
CAH ANGON IKUT DUKUNG KANG ARDIANTO,,,MBOK YO ATI IKI DINGON TIDAK SEKEDAR TEORI ,KALO MAH TEORI MUDAH…TINGGAL DIHAFAL …CAH ANGON BUTUH CONTOH USTAD,KYAI,ULAMA YANG BISO ANGON AWAKKE…BUKAN SUGUHAN TEORI,CACI MAKI,PERMUSUHAN,,,UMAT WIS BOSEN
Nyong melu rika bae Cah angon..he.. he…
stuju sekali, kalo sesuatu berdasarkan logika kacau…….temen misal kita kentut padahal dah wundhu nah kita kan wundhu lagi tapi kenapa yang dibersikan mulai dari tangan sampe kaki kenapa gak dubur nya yang dibersihkan padal disitu yang menyebab batal, nah kalog ini berdasar logika tidak masuk logikan
Tuhan Maha Menghendaki,berkehendak sesuka hatiNya,apa yang tidak mungkin bagimu semua sangat mungkin bagi Allah,kenapa dengan kedunguan akal kita semua membatasi keajaiban-keajaiban yang ditunjukkan melalui orang-orang yang dikasihi macam syaih abdul qadir,hem????
@mas muhammad ghofur,
Artikel di atas bukanlah mengkritisi sosok guru kita Syaikh Abdul Qodir, Di atas telah dijelaskan bantahan atas cerita2 yg berlebihan tentang Syaikh Abdul Qodir. Jika kita dapat meluruskan sejarah, Insya Allah kedunguan tidak akan kita dapati.
MAS MUHAMMAD GOFUR HE HE HE.maklum namanya cinta tidak usah heran,lha wong kita cinta ama pacar wajahnya cantik dianggab sebagai rembulan,yang matanya meleng dianggap sayu,yang bibirnya jontor dianggap manis senyumnya,,,apakah ini salah juga?dan sesat juga ya?
Ngeriii… jika Subjek yg dimaksud …… sedang “berproses” terhadap yg meremehkan “subjek” ……….. (Barangsiapa Menyakiti (“mengganggu”) Wali-KU…maka AKU nyatakan PERANG terhadapnya……) nah..loo…….. siapa berani …??? Silahkan ……………..
ibadah yang dilakukan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani itu sudah sampai tingkat hakikat,, bukan lagi tingkat syariat seperti kita
‘-
(Al Maa-idah 48.
….”Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan Jalan yang terang”….)
‘—
syariat telah jelas dan dijelaskan, tidak ada yang kurang nabi mengajarkan, Jika kita tegakkan sunnah, Insya Allah Hakikat syariat itu kita dapati, yaitu Ibadah murni dan ketaatan murni kepada Allah.
gak usah ribut-ribut cek kebenaran dengan qur-an dan sunah shohihah, cukuplah dengan 2 itu kita jadikan pegangan, kalo ternyata gak cocok dengan yang 2 itu, ya buang saja,kalo sejalan ya pakailah. setuju?
Ente sama Ustadz ente sama2 kebangetan
yang satu pake akal satunya lagi benerin pake akal juga, kalo mau “MENGOREKSI…” apalagi yang ente koreksi bukan orang sembarangan yah ati2 dikit jangan hasil ketololan ente b2 maen publik aja.
kenapa gak mengkoreksi dengan kyai atau ulama diluar kalangan ente? gak berani ente? kalo dah ada hasilnya baru ente publik disinih jadi pembaca bisa sama2 liat mana bicara yang hak mana bicara yang pake napsu, mendingan ente ati2 deh kalo mau buat tulisan aplagi yang berhubungan dengan umat, kalo buat kalangan ente sendiri gak masalah.
niat ente sih udah bagus mau lurusin tapi apanya yang mau ente lurusin nah yang koreksi cuma dari gologan ente sendiri? dibenerin gak tuh? pake akal jangan pake ego.
@wahabi eh combro yang mau ente benerin apan? yang mau ente bersiin apan? nah imam ente aja bilang bumi itu bulet? semua orang udah tahu bumi itu elips mendingan belajar geografi dulu buat cek bumi jangan pake bahas2 agama bikin sesat aja lo!!!
@Mas Ade,
Yg dikoreksi itu manaqibnya yg disusun oleh BUKAN syaikh abdul Qodir alias orang lain.
Kalau mas ade mau baca kitab2 yg katanya wahabi, mas ade akan temui beberapa yg saling meluruskan/koreksi.
sy juga baca manaqibnya syaikh Abdul Qodir, sekedar bacaan sejarah saja, gak ada beda ama manaqib/biografi yg lainnya.
Mengoreksi manaqibnya Syaikh abdul Qodir, tidak akan menurunkan/mengurangi martabat kehormatan beliau.
ane paham maksud ente tapi apanya yang mau diluruskan kalo cara ente aja udah salah meluruskan dan mengkoreksi hanya dengan gologan ente saja tidak ada gologan lain. dan ente bermaksud yang membuat managib sebelumnya orang2 tolol yang gak ngerti agama? buta agama? itu mangib udah dibaca oleh banyak ulama bahkan ulama yang tiap harinya dapat berjumpa dengan Rasulullah Saw mereka tidak pernah katakan ini mangib gak bener. ente mau bilang kalo ente jauuaah lebih pinter dari mereka? ckckckc
Mungkin kalo hasilnya disodorkan ke gologan ente betul jadinya meluruskan dan membenarkan “menurut gologan ente” tapi tidak bagi yang sepaham dengan ente buka mata dan lihat comment diatas kalo tujuan ente udah bener2 murni mencari kelurusan dan kejelasan gada comment yang menetang kaya gini.
sebab apa? caranya UDAH SALAH!! udah cuma dari gologan ente sendiri yg koreksi+ dipublik pula + Ulama tuh bukan Ulama sembarangan mau mangibnya doang atau apa pun yang ente mau bahas tapi berhubungan degan ulama besar anda harus bisa hati2.
maaf semua kitab yang berbau wahabi ane udah blacklist kalo sumber mungkin bener dari hadits dan Al-Quran tapi cara mereka salah maen potong ayat dan hadits gak tau dari mana perawian sama sanadnya lalu digunakan untuk dalil dan hukum apa aja dikata bid’ah dasar sampah bikin umat sesat aja!
sabar @mas ade,
Kita tidak asal jeplak ato asal koreksi, silakan klik ini :
http://metafisis.wordpress.com/2011/01/12/ringkasan-“buku-putih-syaikh-abdul-qadir-al-jailani-dan-wasiat-emas-akidah-syaikh-abdul-qadir-al-jailani/
Monggo saja jika mas ade mau membaca dan ”mengamalkan” manaqib. Itu sudah jadi pilihan mas ade.
Kami lebih suka membacanya sebagai sejarah saja, hanya nabi yg maksum.
Semoga mas ade selalu dlm lindungan Allah, amin.
Assalamuaikum mas ade.
@ ade
Terkait informasi/fakta yg ini
“Ironisnya lagi, dengan dalih sebagai bukti kecintaannya kepada waliyullah, mereka selalu membaca, mengingat, bahkan memanggil dan memohon roh wali yang sudah mati (Abdul Qodir Jailani-red) untuk perantara. Jika sudah seperti ini yang di dapat adalah…..kesyirikan. Karena menghadirkan roh orang yang sudah mati adalah mustahil, yang datang adalah jin yang berubah rupa atas bantuan tukang sihir bangsa jin.”
Mohon tanggapannya mas.
Kalau dibaca HANYA untuk menambah wawasan sejarah hidup seseorang bahkan untuk mencontoh perbuatannya yg benar tentu tiada banyak yg dipermasalahkan.
Ente mendingan ngaji dulu sama guru yang bener syarat guru itu memilik sanad yang jelas lurus sampe sanadnya dari Tabiin, Tabiin Tabiin, sahabat Rasulullah Saw Sampai ke Rasul Sawa sendiri, bukanya dari buku yang ente potong, dan ente memikirkan sendiri inti sari pake otak ente sendiri, ilmu ente gak bakal sampe buat memahaminya sendiri, ikutilah ulama.
“…kesyirikan. Karena menghadirkan roh orang yang sudah mati adalah mustahil, yang datang adalah jin yang berubah rupa atas bantuan tukang sihir bangsa jin” ini dari otak ente yang udah kebanyakan mikir atau dari guru ente yang sama2 dangkal akan agama? itu namanya tawasul masih belum paham? kita ini harus sadar diri dan janga munafik kalo tangan, mata, bantin dan seluruh badan kita ini penuh dosa tidak pantas bagi kita mengahadap dan meminta kepada ALLAH SWT dengan lumuran dosa seperti ini.
Maka sebagian dari umat ini mengunakan perantara dalam memohon istigfar dan kemulian melalui kekasih atau wali ALLAH, agar ALLAH tidak hanya memandang dirinya tapi juga sebab dari kecintaannya kepada waliNya,ALLAH mau memandagannya, kalo menurut ente tangan dan tubuh ente lebih mulia silakan saja andalakan diri ente untuk meminta kepada ALLAH.
Saat anda berkata saudara anda kafir/musyrik tanpa anda tahu ilmunya maka diri anda sendiri yang akan jadi musyrik “Cari Aja Haditsnya initinya sama, bukan aye yang ngomong” jadi ati2 orang itu kalo punya ilmu makin berilmu makin merunduk bukanya makin songong, ente tau gak kalo kata2 ente kafir itu bukan hanya tertuju kepada “.. Mereka yang selalu membaca…” tapi juga ke Rasulullah Saw karena apa? gurunya adalah Rasul, Rasul yang kasih contoh tuh, tuh ilmu bukan dari lobang batu asalanye, coba ente baca doa setelah Adzan, ngapain Rasullullah mengharap kemulian dan derajat melalui “perantara” hamba2 ALLAH yang soleh? buat apa? ah jangan2 ente lebih pinter dari Rasullullah Saw? ckckckc
dan buat apa para sahabat berbebut air wudu, bekas Rasulullah? bukanya memohon apa2 hanya langsung kepada ALLAH tidak melalui perantara air atau mahluk (ini kan yang ada diotak ente) tapi itu dilakukan dan dibolehkan oleh Rasulullah Saw.
Ente baca Quran gak? bukan baca doang tapi pahamin isinye, ente tahu kan kalo kekasih ALLAH itu tidak mati mereka tetap hidup walapun mereka sudah didalam kubur mereka tetep dapat rezeki “caranya aye juga gak tau itu urusan ghaib”
yang namanya hidup itu dapat bernafas, berjalan dan bergerak sesukan hatinya, gak mustahill ALLAH memunculkan Roh kekasih itu gampang bagi ALLAH, masih gak percaya? du2h susah bener sih otak ente cernanya, ente percaya kan kalo Rasulullah Saw Isra wal Mi’raj? itu gimana ceritanya Rasulullah bisa ketemu para Nabi ditingkat-tingkat langit? jgn2 tuh jin kale (ngutip kata2 ente hahahaha) kata ente tadi mustahil Roh yang sudah wafat tidak dapat kemana2? terkekang didalam kubur, kalo cerita isra wal miraj tidak ente percaya maka secara tidak langsung ente sama kaya oran2 badui yang mengatakan Rasulullah “gila” ckckckkc.
@ ade
Untuk Tawassul yg saya fahami dan imani sama seperti yg ada di sini http://muslimah.or.id/aqidah/memahami-tawassul.html
“gak mustahill, ALLAH memunculkan Roh kekasih itu gampang bagi ALLAH”.
Jika Allah berkehendak maka apapun dapat terjadi.
Dengan kekuasaan-Nya yg demikian maka tidak ada yg mustahil bagi Allah, namun kita jangan salah dalam memahami kekuasaannya tersebut bahkan mengikuti nafsu/pemikiran tanpa ada penjelasan/dalil yg shahih.
“ente percaya kan kalo Rasulullah Saw Isra wal Mi’raj? itu gimana ceritanya Rasulullah bisa ketemu para Nabi ditingkat-tingkat langit? jgn2 tuh jin kale (ngutip kata2 ente hahahaha) kata ente tadi mustahil Roh yang sudah wafat tidak dapat kemana2? terkekang didalam kubur”.
Singkat saja, untuk keterangan yg ini saya tidak menemukan korelasi antara Isra wal Mi’raj Rasulullah Saw dengan “aktivitas Roh yang sudah wafat, seperti yg termaksud dengan penjelasan artikel.
Apakah Isra wal Mi’raj Rasulullah Saw anda maksudkan SEBAGAI DALIL dari aktivitas Roh Wali Allah yang sudah wafat?
@kumahawe
Terimakasih atas doanya kebaikan yang lebih untuk anda Pak Amin allahuma Amin…
@nyimak
Refensi yang ente berikan itu adalah dari gologan “wahabi” kalo mau belajar ilmu agama semua sumber ente serep jangan dari satu gologan aja itu otak ente udah ditujukan ke satu opini aja. nantinya otak ente sulit memahimi kebenaran dan kejujuran, itu sih admin dari refrensi ente mengagungkan Syaikh Albani mungkin ke agungannya lebih dari imam syafi’i dan Mahzab lainnya agak aneh memang gunakan hadits Imam Buhkori dan Imam Muslim tapi mengikari mahzab besar. yang mana Imam Buhkori dan Imam Muslim bermahzabkan Syafi’i. bisa ente tanya sama imam ente atau guru ente kenapa begini? percaya hadits yang dibuat tapi gak percaya sama mahzab yang dianut?
“namun kita jangan salah dalam memahami kekuasaannya tersebut bahkan mengikuti nafsu/pemikiran tanpa ada penjelasan/dalil yg shahih.” kan tadi ane udah bilang ente bisa nyerep gak maksud ane? ternyata kagak juga aduh2 jadi ente kira yang Rasulullah Saw bilang ditiap langit bertemu dengan para Nabi itu mengikuti nafsu?
Kalo ente tanya pribadi ane yang bodoh ini bisa ane jadin DALIL! dan ini hanya contoh bung, ilmu ane gak seberapa dibanding ulama2 yang telah mengkaji ratusan ribu hadits, yang dapat menyebut ini dalilnya ini musyrik ini kafir, banyak contoh yang lain tapi ane ambil contoh yang gampang yang bisa ente imanin yaitu “PERJUMPAN RASUL DENGAN PARA NABI SAAT ISRA WAL MIRAJ” ALLAH bisa kirim dan letakan para Nabinya ditiap langit itu mudah bagi ALLAH, dan kemulian ini juga berlaku bagi Para orang2 shaleh apa lagi wali ALLAH, jadi tidak ada kata mustahill Roh wali ALLAH dapat datang dari mana saja, mereka tidak dapat berbicara tapi mereka dapat melihat dan mendengar apa yang manusia bicarakan.
Kalo ente merasa ente sama imam ente lebih bener silakan dilanjutkan saja tapi saran saya jangan ente pake buat ke orang lain nantinya orang awam yang gak ngerti apa2 maen caplok aja hasilnya apa? SEMUA DIKATA MUSYRIK SEMUA DIKATA BIDAH EMANG ENTE2 SIAPA??? 4 MAHZAB BESAR DAN ITU DIANUT OLEH IMAM BUHKORI DAN IMAM MUSLIM MEREKA TIDAK ADA YANG MENGATAKAN INI ITU MUSYRIK CUMA DIZAMAN INI DOANG BARU PADA KOAR2 ENTE MIKIR DOANG MASA IYA IMAM DAHULU TUTUP MATA SOAL BEGINIAN? ENTE PIKIR ENTE LEBIH PINTER SAMA IMAM ENTE YANG CUMA GUNAIN AKAL DOANG??? Kalo iya jgn ente pake tuh hadits Imam Buhkori dan Imam Muslim karena mereka bermazab imam syafi’i mereka tidak membuat fatwa baru tuh dan mereka ikut dengan imam syafi’i, nah ini baru ambil <> baru ambil bukan bikin hadits setingkat imam Buhkori dan Imam Muslim udah bisa bikin FATWA?? gara2 kelakukan gologan ente nih susah jadinya deket sama Rasulullah kaya sahabat2 Rasul dulu yang gak mau jauh2 ANE RINDU SAMA RASULULLAH SAW TAPI GAK BISA DEKET KE MAKAM RASUL CUMA GARA2 GOLOGAN ENTE BIKIN FATWA SEENAKNYA GADA YANG BERANI DEKET MAKAM DIKATA MUSYRIK TEGA BENER GOLOGGAN ENTE BATASIN KERINDUAN ANE. DASAR GOLOGAN SAMPAH TOLOL!!!!
saya sangat tidak tertarik menanggapi tulisan Bung Ade sebab hanya mencari pembenaran dan bukan kebenaran yang disertai makian (DASAR GOLOGAN SAMPAH TOLOL!!!!) percuma diskusi dengan anda sebab hasilnya sia-sia belaka
namun saya aprasiasi tanggapan anda, saya selalu open minded dengan sanggahan yang bahkan tidak ilmiah sekalipun saya approve sebab tulisan anda itu berasal dari akal dan budi anda (saya menghargainya) hehehe. Bung Nyimak, Kumahawe saya rasa kita tidak perlu menanggapi tulisan ade ini, cukup kita jadikan prasasti saja
@ Perdana Akhmad S.Psi
Insya Allah, saya masih lihat progresnya mas
@Perdana Akhmad S.Psi
Bung ente kan udah sarjan mikirnya jgn simpel kaya gt dong jgn karena ente liat ane caci maki terus ente tutup mata sama penyebab kenapa aye bisa caci maki? ente sakit hati ane caci maki? caci maki ane tuh gak seberapa gak sebusuk dibanding cacian maki sesama muslim yang mengatakan kamu MUSYRIK gada ada apa2nya bung.
“prasasti” heheh semudah itu kah? DEMI ALLAH kelak dihari kiamat ane yang akan cari ente sama semua yang sepaham dengan ente meskipun ane ada dineraka ane akan cari ente semua untuk ketemu Rasulullah Saw jika memang dalil yang ane katakan sebelumnya salah dan Rasul gak rido ane yang jamin semua dosa2 orang yang gunakan dalil itu ane gak peduli mau berapa lama dineraka, bukanya ane sombong tapi ini tanggung jawab ane sama umat jika memang umat sesat akibat mulut ane jaminannya diri ane!
DELETE ADMIN, TERBUKTI SPAMMER!
@loet
cofy paste 4 !!!
ya alloh bukakanlah hati mereka2 supaya selalu bersikap lemah lembut dalam bertutur kata dan dalam segala hal
Subahanalloh berdebat pd emosi bukan pada mengkaji lagi
Ya alloh ya robb knapa nafsu selalu di utamakan bukan di dinginkan
Wahai hamba alloh semua,,,,
Jadilah ahlisunah waljama’ah dan jadilah selalu andap ashor dalam berkata berbuat dan pemberi nasehat,,,semoga kalian selalu dalam lindungan alloh amin,,,,
Ampe cape baca pendapat sdra2 semua, wlpun masih ada yg blum dibaca….
Pendapat ane bgni,
Klo kita merasa pling benar itu salah, apalagi menganggap orang lain salah……!!!!!
sebelum bahas yang lbih jauh ane mau tanya.! SAMPEAN PERNAH IKUT DZIKIR MANAQIB BELUM?
Menurut saya yg salah itu ketika dzikir manaqib minta kpeda selain Alloh (itu baru SYIRIK)
selama manaqib mengagungkan nama ALLOH dengan ASMAUL HUSNA, bersholawat kpada NABI membaca AYAT-AYAT AL-QUR’AN, mengajak umat cinta sma Alloh dan Rosulnya, beribdah kepada-Nya untuk mendapat Ridho Alloh, apanya yg salah…????
dan itu yg dilakukan di Dzikir Manaqib di Cibitung (sekarang pindah di Karawang) tiap malem senin Pimpinan Abah KH. Junaedi Al-Baghdaadi, puluhan ribu orang hadir…..(klo mau datang aja) ga usah komentar dlu sblum merasakan betapa NIKMATNYA BERDZIKIR, nikmat itu kita hrus merasakan jgan cuma KATANYA&CERITA ORANG….!!!!
Contoh Ajaran KH. Junaedi Al-Baghdadi :
1. kita harus slalu Husnudzon kpd siapapun jgn melhat lahiriyahnya hatta ia PELACUR, BAJINGAN, BAHKAN GERMO SEKALIPUN bsa jadi ia lebih baik dari pada KITA. (lebih baik mantan bajingan jadi ustadz dari pada mantan ustadz jadi bajingan)
2. JIKA KITA DILEMPAR BATU, MAKA BALASLAH DENGAN MELEMPAR ROTI
Mudah2han2 contoh itu bisa membuat kita INTROSPEKSI DIRI jgn saling menyalahkan apalgi mencaci…..!!! smga kita dalam lindungan dan Ridho Alloh SWT AMIEN……
@ ade
Saya jadi sangat faham, jadi benar apa pun informasi yg menolak/bertentangan dengan akan selalu diklaim sebagai wahabi/info wahabi/pemikiran wahabi/antek wahabi/dsb. Yg pasti klaim seperti ini tidak akan pernah menuntaskan masalah. Bukan kah ada alat/cara untuk uji validitas?
Pembahasan ini memang akan jadi panjang jika diurai secara detil, tapi dengan penguraian itu Insya Allah akan lebih dimengerti akar masalah yg sepintas menurut saya adalah berpangkal dari penafsiran/pemahaman yg berbeda. Insya Allah akan saya lanjut pada posting berikut. Sedang istirahat kantor nih
“..Yg pasti klaim seperti ini tidak akan pernah menuntaskan masalah. Bukan kah ada alat/cara untuk uji validitas?” Bung apa ente kira 4 Mahzab besar yang dianut oleh Imam Buhkori dan Imam muslim pada bego? ente pikir mereka sebegitu dungunya sampe2 masalah akidah umat ini saja mereka tutup mata? alat/cara untuk uji validitas? alat apa yang ente maksud? ente jgn turutin napsu sama otak ente bung!
bung PK, susah mmg kadang2 meluruskan hal hal yg sdh mendarah daging, sgl cara pasti akan ada sanggahannya. sy hanya kasih info buat anda, pengalaman mmg menjadi pakta bhwa kita kadang memdapatkan pelajaran yang salah kaprah, sy pernah mengikuti acara manaqiban, setelah sya pelajari dan sy perhatikan diantara para pengikut jamaah mmg hampir 99% menganggap dan meyakini manakiban itu suatu sarana penyampaian doa dgn perantara syeh, dan dongeng2 yang anda sampaikan tadi mmg semuanya itu diyakininya dgn sungguh2 tanpa ada koreksi apa masuk akal atau tidak. itulah susahnya dakwah anda bisa diterima, karena yang sy tahu para jamaah itu kebanyakan mmg orang2 awam ( maaf sy bkn mengecilkan jamaah yang mmg sdh tinggi ilmunya) mksh
ini comment buat siapa yah? yang jelas doang kalo comment ditunjukan buat siapa jgn2 hidup ente gak jelas? atau ente pengecut?
“y pernah mengikuti acara manaqiban, setelah sya pelajari dan sy perhatikan diantara para pengikut jamaah mmg hampir 99% menganggap dan meyakini manakiban itu suatu sarana penyampaian doa dgn perantara syeh, dan dongeng2 yang anda sampaikan tadi mmg semuanya itu diyakininya dgn sungguh2 tanpa ada koreksi apa masuk akal atau tidak”
ente mikir nanya guru gak? atau saat ente mikir ente nanya jaamh yang ada disitu gak? ente mikir sendiri lantas berbicara seolah perkatan ente adalah kebenaran? hebat bener ilmu ente salut ane tapi sayang gak pada tempatnya bung.
makanya perlunya mahzab yah kaya gini semua sudah diatur dan dibuat oleh 4 Mahzab mana yang sunnah, mana haram mana halal mana bid’ah
Imam Buhkori dan Imam Muslim aja gak berani keluarain fatwa yang bertetangan dengan 4 Mahzab nah ini? ampun dah balu baca sampul kitab aja udah songong
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
@ustd ade salam kenal subhanalloh………. mudah2an anda diberikan hidayahNYA !!!
Maaf sy baru membaca lagi coment ini, ternyata ada tanggapan buat statment saya.
sungguh terhenyak hati saya, ……… tak biasa sy dgn kata2 kasar, …..sikapilah segala sesuatu dgn bijak dan belajar menerima pendapat orang lain untuk selanjutnya dijadikan tolok ukur keilmuan kita !!
Sy telah membaca semua coment dari atas, hasilnya anda x Perdana Ahmad cs.
Anda mempertanyakan
*** ini comment buat siapa yah? yang jelas doang kalo comment ditunjukan buat siapa jgn2 hidup ente gak jelas? atau ente pengecut? ***
Alhamdulillah, andai saja coment sy dibaca tidak dgn NAPSU, niscaya orang bijak akan tahu dimana posisi sy berdiri, dan kepada siapa sy komentar ? terimakasih mungkin sy orang yang hidup TIDAK JELAS dan ridlo2 saja mungkin sy seorang PENGECUT ! mudah2an saja dgn hujah anda sy diberikan hidayah oleh yang Maha Kuasa !
*** ente mikir nanya guru gak? atau saat ente mikir ente nanya jaamh yang ada disitu gak? ente mikir sendiri lantas berbicara seolah perkatan ente adalah kebenaran? hebat bener ilmu ente salut ane tapi sayang gak pada tempatnya bung.***
Ustd Ade !…. usia sy sdh setengah abad lebih, tidak sembarang sy bicara, sy menggaris bawahi pada –PARA JAMAAH ITU KEBANYAKAN MMG ORANG2 AWAM–, sy bergaul dgn mereka, dan mereka satu guru dengan saya, sy tahu tingkat pemahaman mereka.
Ustd Ade !…. pernyataan saya adalah kebenaran, dlm arti sy berbicara dgn fakta yang sy alami, sy tidak sembarang bicara ! cobalah anda jajaki/ tanya2 pada orang2 yang anda anggap keilmuanya dibawah anda, jika kata modernnya cobalah belajar MERAKYAT !, jika anda seorang guru, janganlah melulu anda mengajar, tapi coba anda Tanya apakah yang anda ajarkan itu dpt dipahami oleh si murid atau tidak ? karena yang namanya murid itu masih cetek !.
Dlm hal ini sikapilah dgn bijak, ibarat olah raga dgn FAIR PLAY, ….sdr PA hanya mengajak, membenahi halhal yang menurut pemahamannya tdk sesuai dgn syariat yang seharusnya, dan memang begitulah sebaiknya sikap seorang muslim, adapun terdapat perbedaan pemahaman itu adalah hal yang biasa, toch jaman salafussalih pun telah terjadi 4 pemahaman yang berbeda dengan menghasilkan 4 madzab.
Terimalah kebenaran walau itu terasa pait, jangan malu mengalah jika seandainya ternyata pemahaman kita salah, mari kita sama sama saling koreksi diri diantara umat, karena tidak semua syiar yang disampaikan leluhur kita itu BENAR !
Andai coment sy menusuk anda, ma’afkanlah mari kita amalkan surat al asr, nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran !!!.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Barang siapa meragukan kewalian seorang wali,di khawatirkan dia jd kafir
gak penting ngakuin wali! takut pengultusan ah.!
bung ade, mereka berdua si songong biar cari bahan referensi dulu untuk nambah bahan sanggahan disini. saya juga punya saudara ipar seperti mereka berdua ini, yang ngakunya cinta mertua eee lihat/merawat kuburnya saja gak mau katanya musyrik. Katanya cinta rasulullah ziarah ke makamnya saja gak mau. ha ha ha ha cinta apaan. makan tu musyrik lu berdua.
@ macgyver
Entah siapa yg anda maksud saya kurang faham. Kalau terkait dengan coment saya akan saya jelaskan salah satu esensi pembicaraan adalah mengenai tawassul, dan itu sudah saya berikan link yg mewakili pemahaman saya mengenai tawasul. Kalau tidak terkait dengan coment saya, anggap saja coment saya yg ini tidak ada
Wahai OTAK-OTAK WAHABI YANG BUSUK NAN TENGIK,, JANGANLAH KAU MERASA SUCI,,,,,JANGANLAH KAU MERASA BENAR,, KALAU SEMUANYA MASIH DIFIKIR DENGAN LOGIKA, MU’JIZAT NABI MEMBELAH BULAN PUN APA KALIAN TIDAK PERCAYA???????????????HAH????APA TONGKAT MEMBELAH LAUTAN PUN KALIAN TIDAK PERCAYA????TIDAK ADA YANG MUSTAHIL JIKA ALLAH BERKEHENDAK!!!!SAYA JUGA YANG BUKAN WALI 1HARI MANDI JUNUB 5 KALI… DAN ITU BUAT SAYA GAK ANEH…..
@away,
Kalau mujizat nabi, pasti kita percaya, asal dalilnya betul.
Kalau anda bisa mandi junub sampai 5 kali, saran saya sih anda jangan dirumah mulu, jgn malas cari nafkah. Kalau tiap hari mandi junubnya 5 kali, lebih baik berobat ke psikiater.. kasian si dia, harus masak, ngurus anak, ngurus rumah, dll.
mas Away, blog ANTA BAHLUL punya situ bukan? ngarang tuh punya ilmu ngidupin orang mati. Betulin battery hp ngedrop bisa ga?
Jangan2 bukan manaqib yg dilihatnya tiap hari hingga mesti junub 5x. Kalau masih bujangan bahaya tuh!
@way…. pengeen dnger crita ‘ulama wahabi gagal mencuci otak seorang TKW’……..???!
diceritain aja mas, ga apa2 kok. tapi betul yah itu ulama, bukan ”ulama” (tanda kutip).
critanya gni… mbk ninuk istri mz tono (spupu) dulu seorang mualaf, (sblum msk islam sering baca2 buku lintas agama) krna dsakan ekonomi dia brgkt jd TKW disaudi, majikanya baik skali (hingga 2x kontrak),maklum aja….dr golongan terhormat tahu agama (ustadz/kyai/ulama),, wlau awalnya ga paham bahasanya tpi krna disuruh ikut nemenin mjikan prempuan ke pengajian…ya hrus mau,,, (sbntar ada tamu)
stlh faham bhsa arab, ‘witing tresno jalaran soko kulino’ sbgai seorang mualaf tntu saja haus akan ilmu agama, wlau sbgai pmbntu rmh tgga ada sdikit ‘kebebasan’ dlm hal mengaji… wlau dlm kbebasan itu dia mrasakan ada ssuatu ‘paksaan’ utk mnjdi smacam ‘juru dakwah’ utk kluarga msyrakatnya nnti stlah pulang… tpi dlm pikirannya saat itu yg pntig udh dpt uang dpt ilmu.. tpi ada satu hal yg ga’ pas mnurut dia dlm mslh tauhid, yaitu ttg ‘alloh bersemayan diatas arsy’.. krna dlm pandangan dia,agama hindu,budha, kristen mnyembah apa yg ada dihadapannya (patung2).. jdi utk apa hrus shlt menghadap ka’bah klo udah tau tuhan ‘diatas’…. krna slalu menggangu pikirannya dia tnya sma ibu majikan tpi mnemui jln buntu,, krna pertnyaan itu jg menarik utk dicermati mka ditanyakan jg oleh si ibu majikan ke suaminya.. tpi jg mnemui jln buntu..!! hnya dpt jwban… jgn tnya yg engga’2…!! stlah 2x kontrak dia ga brgkt lgi krn udh ada modal utk dagang,, alhamdulilah stlah diindonesia dia sdh dpt jwban dr slah seorang kyai dikampungnya… apa yg baik dia pakai… apa yg ga pas dia tinggal..!!!
@adi,
Sudah menjadi pilihan mba ninuk, untuk memilih jalan, karena tidak ada paksaan dalam Islam,
untuk definisi ulama klik ini :
http://arsiparmansyah.wordpress.com/2008/02/13/pengertian-ulama/
untuk kata wahabi, coba anda klik ini :
http://metafisis.wordpress.com/category/wahabi-2/
untuk Allah bersemayam di arsy, karena dalilnya yang bilang begitu, klik ini :
http://abunamira.wordpress.com/2011/01/05/tahukah-anda-di-mana-allah/
Jika majikannya saja tidak bisa menjelaskan dalil keberadaan Allah, maka menurut sy dia sang majikan laki2 tidak patut dikatakan syaikh/kyai apalagi ulama bermanhaj salaf/wahabi. Allahualam.
Semoga Allah memberi kebaikan dunia akhirat kepada Mas Adi, Mba Ninuk dan kita semua, amin.
dan smoga alloh memberikan kebaikan, hidayah, jiwa raga & otak yg sehat utk tmn kang darno & kita semua pengunjung blog ini.. dan jauhkanlah kmi semua dr benci membenci, hujat menghujat dlm menyikapi khilafiyah ini… amin…
Alhamdulillah… saya jadi sangat faham dan saya sangat yakin untuk mengatakan bahwa ulasan Mas Temannya Darno sungguh keluar dari otak yg sangat sehat. Saya katakan itu karena ulasannya yg sangat jelas dan logis.
Kalau berdoa, tangannya ibu ninuk menghadap kemana yah?!!
ntar om.. klo ktmu tak tanyain ya…
hehe.. mas Adi bisa aja. Sy suka tuh ama doanya mas Adi. Di sini kita hanya lempar argumen, tidak untuk menang atau kalah, apalagi musuhan. Masih sama2 beragama Islam dan umatnya Rosul. Salam hangat mas Adi.
hehe.. mas Adi bisa aja. Sy suka tuh ama doanya mas Adi. Di sini kita hanya saling lempar argumen, tidak untuk menang atau kalah, apalagi musuhan. Masih sama2 beragama Islam dan umatnya Rosul. Salam hangat mas Adi.
Assalamualaikum…
mohon maaf ikut memberikan pendapat,
Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah orang yang sholeh dan kita patut menghormatinya, masalah karomah itu memang ada walau terkadang melebihi batas kemampuan akal kita, namun alangkah lebih baiknya kita cermati secara positif dan apapapun itu kita kembalikan pada Allah SWT dan RosulNya, memang banyak bantahan-bantahan mengenai kejadian yang di nukil dari Syeikh Abdul Qodir Al-jailani, namun tetap bahwa kebenarannya itu hanya Allah dan para org-org sholeh yang hidup dimasa beliau yang tahu, karena sekarang banyak yang menambahkan hal-hal yang bukan dari beliau, memang beliau adalah wali Allah, dan yang tentunya Wali memiliki keistemewaan dari Allah yang dikarenakan tingkat kesolehannya.masalah manaqib ( cerita kesolehan dan amal beliau) selama itu sesuai dengan Sunnah dari Rosulullah alaihi wasalam maka kita boleh mengikuti, dan jika tidak maka kita tdk boleh mengikuti (apapun itu), yang terpenting kita sebagai umat muslim janganlah meninggikan seseorang melebihi Rosulullah SAW, karena beliau adalah manusia termulia di Sisi Allah SWT.yang menjadi pemikiran kita adalah banyak yang melakukan hal-hal yang diluar syari’ mengatasnamakan Syeikh Abdul Qodir A-Jailani, bertawasul kepada Syeikh menggunakan kemenyan sesajen dll, mungkin kalau beliau masih hidup pasti akan menentang perbuatan tersebut, karena beliau sendiri berpesan agar tdk melakukan bidah dan syirik namun ikutilah sunnah Rosulullah SAW.yang jadi permasalhannya apakah org-org saat ini mengerti asbabnya, mengapa begini, utuk apa begitu, bolehkan ini dilakukan atau sesuaikah menurut Al Quran dan Hadits. dll, ya mungkin kalau guru-guru mereka tahu, tapi klau org-org yang belum memahami total dalam arti ikut-ikutan.
mengenai wasilah (perantara), klo menurut saya cukup melalui sholawat saja, sebab klo tdk sholawat dalam berdoa maka doa kita tdk akan sampai (AL-hadits).
kesimpulan saya : Syeikh Abdul Qodir Al Jailani adalah seorang yang sholeh penganut mahzab Imam Hambal yang menurut org-org sholeh beliau adalah wali Agung, dan kita semua tetap harus menghormati beliau, dan untuk penghormatan tertinggi kita cukup untuk Rosulullah SAW,sebagai Kekasih Allah.jadi intinya apapun ajaran-ajaran dari siapapun asalkan sesuai sunnah Rosul itu harus diikuti dan yang tidak sesuai wajib kita tinggalkan, akan lebih baik kita saling menghormati sesama dengan saling mendoakan agar kita semua diberikan petunjuk kebenaran demi kebahagian dunia akhirat serta dekat dengan rosulullah di akhirat nanti dan mendapatkan syafaatnya kelak, Alohumma sholi ala Muhammad wa ala ali Muhammad…..”wassalam.
Alhamdulillah, Hatur Nuhun/Terima kasih pencerahannya Pak.
salam hangat juga tuk kang kumahawe….. ngomong2 KWA ga prnah nongol nie?! kmna aja ki??
mohon maaf ikutn komentr….
sayang bangetz kalo kita hanya disuruh memahami segala sesuatu berdasarkan logika. tulisan ini seakan-akan menolak pemikirn diluar logika…. sebuah tulisan yang munafik dan t konsisten karena pada halaman lain anda menuliskan artikel yang tidk bs djwb secara logika:
http://metafisis.wordpress.com/2011/02/13/karomah-jasad-yang-tak-hancur-dimakan-tanah-hingga-hari-kiamat/
sudah terbalikkah lidah anda????
manaqib memang bukan satu-satunya jalan mencintai kekasih Allah dan juga bukan harus yang pertama. anda bukan guru dari pengarang manaqib maka t pantas anda menghujat pembaca manaqib lewat tulisan ini…
kami yang menyadari bahasa manaqib, tidak pernah menerjmhkn secara bahasa atau kalimat murni ditelan mentah-mentah seperti anda… kami lebih memilih diam sebelum seorang guru tarekat (mursyid) menjelaskn tulisan dalam manaqib…
tapi bagi saya sendiri wajarlah, anda memang beseberangan dengan kami…. betl kata anda, t akn ad hentinya berdebat yg saling berpegang pada pendirian….
semoga Allah mengampuni anda dan kami….
Bagus komentar…….
KITA SEMUA DI UJI DENGAN EMOSI YANG DITUBGGANGI SYETAN , SUPAYA RIBUT DAN BUKAN PENASARAN DENGAN ILMU ALLOH SWT PANTAS SEKALI KAUM MUSLIMIN ADA DALAM KETERPURUKAN . DAN SEMUA INI AKAN SELALU MENJADI SENJATA SUPAYA KITA BERSELISIH MASALAH YANG TIDAK PERLU . TOLONG BIKIN BLOG BAGAI MANA ISLAM BISA BANGKIT DARI KETERTINDASAN INI. BAGAIMANA ISLAM TIDAK DIHARGAI BAIK OLEH KAPIR BARAT BAHKAN UMAT YANG MENGAKU ISLAM TAPI PRILAKU DAN BAHASA TIDAK MENCONTOH NABI MELEWATI PARA WALINYA
Berpikir satu jam lebih baik dari pada ibadah satu malam
,diam lebih baik dari pada mencaci
berkata lebih baik dari pada diam penuh dendam
kita wong islam dan islam itu ,rahmatan lil alamien
jadi semua merasa manusia,kan harus
SADAR DIRI DAN INTROPEKSI,
kasihan yang di bicarakan udah ngak ada,jadi
INTROPEKSI
SADAR DIRI
PIKIR
GUNAKAN
AKALMU,,NANG!!!!!!!!
Dasar goblok, taunya cuma ngoreksi aja, ga mau memahami.
Coba tanya yang lebih ahli……!!!!!!
Dian ahli enggak? atau Goblok Juga?
Yang merasa AHLI, Harap acungkan tangan.
kata akat anda sungguh baik sekali,silakan telp saya untuk diskusi yang enak di no Hp:085759150354-081322215646
terima kasih semuanYa di sini saya tahu bahwa sahabat lebih maju pikirannya dari saya
amin,manusia paling goblok adalah saya dan yang mudah lupa dan tempatnya salah adalah manusia,
kata kata anda sungguh baik sekali,silakan telp saya untuk diskusi yang enak di no Hp:085759150354-081322215646
terima kasih semuanYa di sini saya tahu bahwa sahabat lebih maju pikirannya dari saya
amin,manusia paling goblok adalah saya dan yang mudah lupa dan tempatnya salah adalah manusia,
to wahabi:kalau berfikir logika,kenapa pohon korma menangis karena ditinggal kanjeng nabi?
to asoy,
Jawaban ga pake logikanya apa soy!
@asoy
kalau tidak diatur dalam Al Qur’an dan Hadist, ya kita harus gunakan akal dan logika selama tidak bertentangan, tapi ketika kita bicarakan masalah hal2 yang berkaitan dengan ajaran yang ada dalam Al Qur’an dan Hadist ya kita Cukupkan dengan keimanan kita kepada Allah Swt dan Rosulnya Nabi Muhammad Saw….
Buat kawan semua, jangan diperdebatkan masalah manaqib, atau sejarah para Aulia Allah. apalagi saling menghujat. buat kawan yang menangkap manaqib dengan logika, ya sudah tangkap pakai logika jangan diributkan. berarti maqam anda disitu. buat kawan yang menangkap dengan hakikat dan keyakinan yuk kita tingkatkan keyakinan kita. sebab hakikat tidak bisa diperdebatkan dengan syari’at semoga dengan ini semua kita mendapatkan ridho Allah SWT. terakhir, buat pecinta Tuan Syekh, yuk kita tingkatkan kecintaan kita kepada Allah, seperti yang telah di ajarkan oleh Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani. mudah-mudahan dengan itu kita diakui sebagai murid beliau dan yang paling utama kita semua diakui sebagai Umat Baginda Rasulullah SAW. untuk mendapatkan syafa’atnya di hari akhir. amiin.
Amin…..
yang bikin manakib kan bukan syekh abdul qodir. hanya mereka yang ghuluw aja yang bikin manakib lalu menyesatkan banyak orang. Syek Abdul Qodir bersih dari itu semua
bukannya untuk saling mengkoreksi, tapi malah saling hina..
bener-bener kiamat udah deket..
yang nejalanin manaqib ya silahkan..
yang ngga ngejalanin ya silahkan…
yang penting shalat 5 waktu
dan menjalakan sesuatu karena ALLAH semata..
karena yang bisa menila benar dan salahnya hanya ALLAH SWT.
ya ALLAH…
berilah mereka semua hidayah dan ampunanMU..
amieenn…
****bukannya untuk saling mengkoreksi, tapi malah saling hina..
bener-bener kiamat udah deket..****
dlm islam kami merasa punya kewajiban saling ingat mengingatkan !!
======== === ========= =======
****yang nejalanin manaqib ya silahkan..
yang ngga ngejalanin ya silahkan…
yang penting shalat 5 waktu
dan menjalakan sesuatu karena ALLAH semata..***
selama dlm praktiknya tdk keluar dari ajaran yg sesungguhnya, kamipun tak dpt melarangnya !!!
silahkan……..yg penting tdk menjalankan yg bid’ah !!
=========== ========= =========
****karena yang bisa menila benar dan salahnya hanya ALLAH SWT.*********
benar,…….kami tdk mencampuri urusan dan haq yang maha pencipta !!!, namun….setidaknya sebelum hal itu diserahkan pada yg maha kuasa,…kita urus dulu menurut kelaikan dan kepatutan berdasar pada hukum antara mahluq dgn mahluq, kita olah secara hablum minannas dulu !!!
Assalamu’alaikum …..
Ya,beginilah kalau ilmu akal dan batin terbatas tapi dah merasa banyak pengetahuan dan pemahamannya.seolah olah semua TAREKAT yg baca manaqib salah. Kisah Nabi Musa As bersama Nabi Khidir As harusnya menyadarkan kita, sebanyak apa sih yg kita tahu dibandingkan dgn Nabi Musa As ?….
Ayat 1 Qs Albaqoroh (siapa yg bisa artikan? ) apakah itu tdk cukup mjd pelajaran klo ilmu kita terbatas ? wong ayat pertama aja dah gak bisa ngartikan kok. Mengkoreksi itu plng baik adalah pd dirinya sendiri, bukan mengkoreksi amaliah orang lain. Klo mau adu argumen jgn sama kita, coba aja tanya langsung sama ahlinya ( TQN Suryalaya )
wassalam
Orang-orang sufi berkeyakinan bahwa wali itu lebih tinggi derajatnya dari para nabi sehingga seorang wali boleh keluar dari syari’at nabi. Mereka berdalil dengan kisah nabi Khidir bersama nabi Musa dari sudut bahwa Khidir adalah wali bukan nabi, sedangkan beliau mempunyai pengetahuan yang tidak diketahui oleh nabi Musa.
Syeikhul islam Ibnu Taimiyah telah membantah keyakinan tersebut, katanya :” sebagian mereka (orang-orang sufi) berhujah dengan kisah pertemuan Musa dengan Khidir. Mereka menyangka bahwa Khidir telah keluar dari syari’at nabi Musa. Dalam hal ini mereka telah tersesat dengan dua alasan :
Pertama : bahwa Khidir sebenarnya tidak keluar dari syari’at, bahkan apa yang dilakukannya diperbolehkan menurut syari’at nabi Musa. Itulah sebabnya ketika Khidir menjelaskan alasan-alasan tindakannya, nabi Musa membenarkannya. Walaupun pertama kali nabi Musa mengingkari tapi hal itu karena beliau belum mengerti alasan tindakan nabi Khidir, tapi setelah Khidir menjelaskan alasan tindakannya, beliaupun membenarkannya.
Kedua : bahwa Khidir bukan termasuk Umat nabi Musa, ia tidak berkewajiban mengikuti Musa. Bahkan Khidir mengatakan :” saya memiliki suatu ilmu yang diajarkan oleh Allah kepadaku yang tidak kamu ketahui. Dan kamupun memiliki suatu ilmu yag diajarkan Allah kepadamu yang aku tidak ketahui “.
Hal itu karena nabi Musa tidak diutus untuk seluruh manusia, sebab nabi pada waktu itu hanya diutus untuk kaumnya sendiri saja. Sedangkan nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam diutus untuk seluruh jin dan manusia. Maka tidak dibenarkan ada seorangpun yang boleh keluar dari ketaatan kepada nabi Muhamad, baik secara lahir maupun secara batin “.(majmu’ fatawa 13/266).
Sesungguhnya Musa tidak diutus kepada Khidir, demikian pula sebaliknya. Karena itu Khidir bertanya kepada Musa :” kamukah Musa Bani Israil ?”. sedangkan Nabi Muhammad diutus untuk seluruh jin dan manusia.
Seandainya Musa dan Isa hidup, tentu keduanya menjadi pengikut Muhammad. Dan ketika kelak beliau turun ke bumi, ia akan berhukum berdasarkan syari’at Muhammad.
Alif laam miin, menurut para ulama salaf Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[Orang-orang sufi berkeyakinan bahwa wali itu lebih tinggi derajatnya dari para nabi sehingga seorang wali boleh keluar dari syari’at nabi. Mereka berdalil dengan kisah nabi Khidir bersama nabi Musa dari sudut bahwa Khidir adalah wali bukan nabi, sedangkan beliau mempunyai pengetahuan yang tidak diketahui oleh nabi Musa.]
INI SUFI MANA YANG BILANG YA???
MUSA SAMA KHIDIR itu adalah contoh bagus. ketika musa angkuh dan sombong, maka Allah mengirimkan Khaidir agar Musa menjadi rendah hati… wah wah… pada ngawur kabeh
karang aq wong bodo yo..sing pentin g berpegang pd Alqur,an dan Alhadist…
ASTOFFIRRULLOH HAL ADHIIIM!!
pemahaman saudara Perdana Akhmad S.Psi masalah diatas, diibaratkan TELUR saudara akhmad hanya mengetahui sebatas KULITNYA saja, jadi mohon teman2 yg kurang atau tidak setuju tidak perlu kawatir dan Sabar dan tawakal. Paham sekte yg dianut saudara perdana akhmad S Psi dengan klaim2 sebagai ahli Alqur’an dan Hadist dan apalagi suka mengatakan BID’AH, KURAFAT, MUSYRIK bahkan KAFIR terhadap golongan lain, harap dimaklumi!!!,, karena yaaaa memang kemampuannya Mereka HANYA SEBATAS ITU (SEBATAS LOGIKA MEREKA), saya do’akan Mudah2an Alloh membuka mata hati, dan mata batin mereka, amiin!!
@toel,
coba anda babarkan sejelas2nya tentang manaqib di atas dgn menggunakan ”sebatas BUKAN logika”.
kalo ga bisa…bisa jadi anda tidak punya logika. Ibarat ”TELUR”… bisa jadi anda tidak tau apa2 tentang telor bin endog!
^_*.
orang2 wahabi,syiah dan islam garis keras tu kalo kesurupan baru bingung.paling2 yg nyembuhin jg Allah sndiri melalui doa org2 yg cinta manakib.tuh pendiri salah satu aliran garis keras di indonesia tu tewas trkena doa dan wirid surat Yasin 100x dari org yg cinta manakib.sbg balasan atas prbuatannya membutakan mata tetangganya.sebagaimana nabi2 trdahulu telah brdoa
KAMI WAHABIYYIN tidak pernah bingung sebab kami punya metode ruqyah
, hebat ya yasin 100X bisa buat nyantet orang
, info anda tidak falid dan tidak bisa dipercaya kebenarannya
lha wong belum pasti masuk surga aja udah ribet, tuch yang pasti mati dulu sono.
yah terserah situ aja deh!
HK RABU: 7383
HK KAMIS: 9217
DI GEEEBBBUUUKKK!!!!!
Jum’at besok, 05062011.
Jum’at besok, 06052011.
sie kuncunk tukang ngerumus togel itu kang !!
Assalammualaikum ..saudara2 ku..cukuplah kita berdebat sampe disini…monggo kita saling menghormati apa yang mnjadi keyakinan masing2..semoga 4JJI senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita sesama umat Nabi Muhammad SAW…dan dijauhkan dari tipu daya syaitan yang ingin memecah belah persatuan umat ISLAM(kebetulan saya anggota jamaah dzikir Qodiriyah wa Naqsabandiyah)
kang walaupun itu merupakan bahasa gaul yg tdk pernah ada permupakatan untuk kalimah allah, jangan dibiasakan mengadopsi dari luar agama.
4JJI itu bukan untuk islam, itu bahasanya orang2 diluar islam,
4JJI = 4 J = jesus, jerusalem, dan …….
jangan buat2 kebid’ahan lagi !!!!
jaman sekarang itu jamannya menentukan salah dan benarnya dulu, baru kemudian dicari alasannya,
tidak membaca semua alasan atau dalil-dalil dulu baru kemudian ditemukan kesimpulannya.
alasan tidaklah penting yang penting adalah keputusannya dulu,kemudian dicarilah alasannya untuk membenarkan keputusannya itu
yang penting ada perbedaan dengan kelompok lainnya agar eksistensi kelompoknya dapat diidentifikasi. contohnya kalau NU ada tahlilan kelompok lain ngakmungkinlah ikut tahlilan, kalu ikut, terus apa bedanya,
Inilah benar2 tanda mau kiamat seperti yang diramalkan Baginda Rosululloh S.A.W., Perpecahn Umatnya. tujuannya saling mengingatkan tapi dalm hati mereka saling menganggap musuh. merasa paling benar satu sama lain,….Allahul Haq, Yaa Hady.. Ihdinash shiroothol mustaqhim shirootholladziina an `amta `alaihim ghoiril maghdhluuubi waldhlooolliin…saya pengikut ajaran thoriqot, tapi banyak teman2 saya pengikut salafi…mereka sering mengingatkan saya tapi kita saling berdebat dengan canda gurau dan musyawarah…tanpa saling hujat. saya berkata pada teman2 saya ya akhy, anda punya landasan saya juga punya landasan terimakasih sudah di ingatkan tapi saya punya imam dan anda punya imam Imam dari Imam-Imam kita adalh Al-Qur’an Al-Kariim. maka kita sudah punya jalan masing2 bila jalan saya salah maka Allah `azza wajalla akan mengadzab saya dengan pedih,..namun jika saya benar maka semoga kita semua termasuk umat yang mendapat rohmat-Nya. Insya Allah… lana `a`malana, walakum `a`malukum…jadi kami bisa hidupdami dan rukun sampai sekarang. kita contoh Hamas dan Fatah biarpun mereka berselisih paham mereka tetap berdamai tanpa ada kontak fisik maupun hujatan…
betul akhi, mmg untk selanjutnya Insya Allah… lana `a`malana, walakum `a`malukum, namun setidaknya kita wajib saling ingat mengingatkan, dan kita sering2 intropeksi diri dan keyakinan !
memang kita harus jernih dan hati2 dalam menyikapi semua hal,
koreksi ini bukan untuk Syeh Abdul Qodir, tapi untuk manaqib. itu yang harus diluruskan dulu!
karena saya yakin bahwa beliau termasuk orang yang mulia. akan tetapi untuk manaqibnya saya yakin itu termasuk bathil dan menyesatkan,
mereka yang meyakini kebenaran manaqib tsb sama perumpamaan orang orang yang mengaku pengikut nabi Isa padahal mereka cenderung mengkhianati ajaran beliau, itu kesimpulan saya terhadap manaqib tsb!
maaf kalau agak kasar bahasanya
betul akhi, ana setuju bahwa koreksi ini bukan untuk Syeh Abdul Qodirnya, tapi untuk manaqibnya !
ADA LINK YANG BAGUS. BISA ANDA SIMAK ISINYA. BANYAK KITAB YANG DIKOREKSI DAN DIUBAH DARI ASLINYA… LALU APA INI NAMANYA? MBOK BIKIN KITAB/ KARYA SENDIRI…
SILAHKAN SIMAK…
http://bicarasalafy.wordpress.com/2010/11/14/pembajakan-kitab-penerbit-wahabi-hapus-pembahasan-tentang-tawashul/
@jeruk purut
biasanya orang2 yang khawatir akan kehilangan pengikut akan memfitnah orang lain, tidak fokus pada substansi kebenaran islam, umumnya mereka orang2 yang mengikuti faham kebathinan dan campur aduk hindu dan israiliat, mereka membuat blog2 yang menjelek2kan wahabi/salafi. akan tetapi kebenaran memang dari Allah, biarpun manusia berusaha menjelek2kan saya yakin ajaran Muhammad SAW yang murni akan tetap terjaga, dan buktinya di indonesia saja banyak orang islam yang telah menyadari akan kekeliruan ajaran dan kebiasaan beribadah yang campur aduk, termasuk saya, dulu saya adalah penganut jam’iah kayak gitu, bahkan sempat mau masuk thoriqot qodiriyah wannaqsabandiyah, alhamdulillah sekarang makin sadar akan kurang pas nya ajaran yang dulu
abduli qodir@: hohoho, jadi klo orang wahabi tidak suka begitu ya? hahaha, anda itu ngaco dan ngawur. Coba anda baca naskah2 wahabi, isinya lebih kejam dari fitnah… mengafir-sesakan sesama muslim???? apa anda tidak tahu? kenapa orang2 benci wahabi? ya karena wahabi itu kerjaannya jadi tukang fatwa pada sesamanya..
bung abd qodir.. jika anda baca isi blog ini dan blog yang saya link itu… APAKAH ADA YANG BERBEDA?? SAYA KUTIP LAGI BAHASA ANDA: Mereka membuat blog2 yang menjelek2kan wahabi/salafi… lha anda baca sendiri blog ini. APA ADA BEDANYA? saya cm mengajak; mari saling INTROPEKSI DIRI SATU SAMA LAIN… nggak usah saling tuduh-menuduh. tokh isinya sama saja bukan? klo kita cerdas, sesungguhnya apa inti ajaran rasulullah saw?
kembali aja ke sunah rosul.. dan alquran .. jangan memberatkan diri dengan beribadah yang tidak diajarkan rosul.. rosul sudah berjuang dalam isro miraj agar umat islam hanya sholat 5 x aja dalam sehari.. tidak diembel – embeli ibadah yang berdasar pada Fanatisme pada suatu aliran
hati2…. ini bukan faham Sunni, ini adalah sempalan faham syiah…….!
ah massaaa???? kayaknya anda ga tau sunni… ga tau syiah…
ass wrwb
@abdul qodir,
ajaran rosulullah apa abdul wahab bin ibnu taimiyyah niru sopo ?
sahabat ndak rosulullah apalagi
klo sahabat ya sahabat yg pd nentang nabi itu waktu ngumumi osro mirojnya nabi.kan banyak yg menentang yaitu yg d ikuti pr wahabi
@jeruk-purut,
itulah aklak para wahabi yg promosikan kembali kemurnian quran n hadis
alhamdulillah sekarang yg terjebak promosinya udah pasa mbalik semua
jangan heran mas jeruk purut
@Budi Sartaman,
bukan itu subtansinya tapi keyakinannya itu lho bos jare pinter kok ngenggoke maksud yg semestinya ? hakekat
ojo bingung biwahabi
ass wrwb
sy yakin ALLAH TETAP MEMBERI KELEBIHAN PADA ORANG2 TERTENTU sesuai zamannya dan kondisinya titik
astgfrllh..janganlah berdebat yg akirnya mnjadi permusuhan, ambil hikmah yg terbaik, kmbali kpd al quran dan hadist….jgn dikuasai nafsu setan, apalgi sesama muslim….berdebatlah dengan etika muslim. mohon maaf apabila ada kata2 saya yg salah, skdr mengingatkan sebagai sesama hamba allah SWT.
hati2 kalau bicara ustad anwarya.jangan bersubhad dengan nafsu anda.kita seharusnya saling menutupi satu sm lain umat islam.
andai saja Hadlrotus Syeikh Achmad Asrori Al Ishaqy belum wafat, pasti bisa menjelaskan kepada saudara/i seemuanya….
ckckckckk………
terlalu jauh saudara sm yai rori sm kroco2 mcm sy berani bedebad sm ustd dumeng ini.
heheheheee stay calm mas partok…
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
untuk saudaraku @partok dan @chies91
Ustadz Anwar dan admin kami ustd PA tdk menyalahkan mslh manaqib, silahkan2 saja untuk yg mau menjalaninya, kami hanya mengkritisi hal2 yg berlebihan seperti koreksi2 diatas, silahkan baca kembali dgn penuh perhatian dan hati yg tenang.
trma ksh atas atensinya, smga allah memberikan hidayahNya untuk kita semua.
wassalam.
wa’alaikumsalam …..
untuk saudara saya juga mas @musyafir ilmu
yang menuduh sampean MENYALAHKAN masalah manaqib lho siapa ??? saya biasa aja tuh… :p
kan saya cuma bilang “andai saja Hadlrotus Syeikh Achmad Asrori Al Ishaqy belum wafat, pasti bisa menjelaskan kepada saudara/i seemuanya….”
silahkan baca kembali komen saya di atas dengan penuh perhatian dan hati yang tenang.
oke…
wassalam,,
@ oki
sy sepaham dgn ustd anwar, dengan sendirinya sy kontra dgn pernyataan sdr @partok yg menyatakan :
***hati2 kalau bicara ustad anwar ya. jangan bersubhad dengan nafsu anda. kita seharusnya saling menutupi satu sm lain umat islam ***
apakah @partok = @chies91 dan kemudian = @ oki ???????????
pada komentar apa’an sih…
mbe nglilir… hoaa….mmm
wealaikum slm!sy seorang bekas pelajar pprm sby jd km pun bukan lagi tenang pikiran bc manaqib lebih lagi tenang hanya ustad la perlu kaji lagi lagi matang kalau ustad sudah paham baru ustad bicara tentang kelebihan2 wali allah keanehan itu bukan ustad pikirkan pakai akal tapi batin dan jelas btin ustad tidak dekat sm allah.dan juga siapa yg mengharuskan bc manaqib harus potong ayam atau di haruskan bwk air siapa yg suruh jangan ustad ber bicara palsu.guru besar km tidak perna menyuruh seperti ustad ceritakan dan kelebihan wali allah jangan ustad bhas dengan cara dangkal.slmkm!
bagus juga tuh, mudah2an ada talisilaturahimnya dan barokah Amin
ikut komentar gan:
maaf saya mau tanya tentang faedah mimpi junub selama 40x,,
menentang malaikat pencabut nyawa,,??
karomah kan harusnya memiliki faidah bagi kita,.,??
kami pecinta wali,,
tapi saya rasa dalam buku manakib hanya menjelekan syekh abdul Qodir,, bukannya memuliakan,, mohon pencerahan,,
anda bodoh betol atau pura pura bodoh kalau allah menjadikan anda seekor kera ada yang salah.
@mas musyafir ilmu…
lha trus mana ucapan saya yang menuduh sampean MENYALAHKAN masalah manaqib. ???????????????
mas, kalo menuduh jangan sembarangan oki = chies91 tapi BUKAN parto…
monggo kalo ga percayasilahkan dicek di http://www.facebook.com/oki.endlessly
http://chies91.wordpress.com/
monggo dicek.
hamba Allah..
males ah debat, untuk apa?.. mending menikmati kerja dan ibadah sesuai keyakinan. ngejalain shlt wajib, shlt sunnat, puasa sunnat, sedekah aj dah wareg. Ngapain nyari2 amal-amalan laen? lebih aman dan nyaman dech.
ditempat saya manaqib sudah jadi amalan wajib… setiap hari manaqib dibaca.. dan setiap acara misalnya Aqiqah dan lainnya managib dibaca.. dan dengan bangganya mereka menggunakan pengeras suara.. di setel keras – keras sehingga mengganggu orang yang tidak sepaham, dengan dalih siar islam..
tetapi anehnya.. hampir bagian besar jammaahnya tidak bisa membaca alquran dengan baik.. dan mereka bangga dengan kebodohan mereka.
menurut saya akan lebih baik.. jika waktu yang dipakai untuk manaqib digunakan untuk belajar membaca alquran dengan baik.. memahami isi alquran dengan benar.. trima kasih.
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
pembacaan manaqib tidaklah mengapa sepanjang berniat mengingatkan perjalanan dan riwayat sejarahnya yang benar, yang dilarang adalah menambah nambah kebohongan kesaktian pelaku sejarah yng tdk sesuai dgn keharusannya sehingga akan menggiring pada sikap PENGKULTUSAN pelaku yang diceriterakan sehingga menjadikan kesyirikan.
pembacaan manaqib tidak lebih dari membaca buku sejarah, dalam hal ini sdh menjadi umum bahwa bila manaqib yg dibaca adalah sejarah SYEH ABDUL QADIR AL JAILANI, alangkah lebih baiknya jika yang diriwayatkan adalah sejarah junjunan kita nabi besar Muhammad rasululloh solalohu alaihi wasallam.
pembacaan manaqib mungkin saja sunnah, namun jika hal ini menjadikan syariat yang menjadi WAJIB tentunya menyalahi aturan agama. apalagi terkesan dlm pembacaanya akan mengusik terganngunya pihak lain.
pernyataan anda :
***menurut saya akan lebih baik.. jika waktu yang dipakai untuk manaqib digunakan untuk belajar membaca alquran dengan baik.. memahami isi alquran dengan benar….***
saya setuju !!! ………. adalah lebih baik menjalankan dulu syariat yg telah diwajibkan daripada menjalankan yng sunnah tapi hukumnya masih samar !!!
salam kenal dari saya dan salam ukuwah islamiah.
beruntunglah orang2 kampung anda menghargai para wali…. anda jangan sok pinter….
@musyafir ilmu: setuju banget mas.. lha wong seandainya bisa ngejalanin semua amalan sunnah yg sdh jls hkmnya aja dah hebat kok, mungkin mlh ga sempat ngurus kerjaan malahan, kok masih kurang? proses islamisasi para wali memang penuh strategi akulturasi. Menjadi mata rantai dakwah yang terputus jika umat generasi berikutnya tidak saling mengkritisi.
assalamualaikum………………
mudah-mudahan yang tidak suka pada orang yang baca manakib segera di beri hidayah oleh alloh……..amin
bagiku agamaku bagimu agamamu……..
mas ! …… kalimat ***bagiku agamaku bagimu agamamu……..***
itu lebih tepatnya ditujukan pada golongan orang2 diluar islam
bagi kita sesama muslim ya wajib saling ingat mengingatkan !
pembacaan sejarah perlu dilakukan agar kita tidak melupakan jasa2 para pendahulu kita, sehingga kita tahu nilai nilai kebaikan dan dapat mengambil pelajaran dari mereka dengan tentunya bisa memilih dan memilah mana yg baik dan mana yang jelek.
mengingatkan dalam hal yang jelek itu bagus……………?tapi kalau itu amalan yang bagus apa yang di ingatkan?hahahahahahahahahahahahahahahaha……………………….
males aku wong aku wong bodoh kok….?wong tawassul ke kanjeng nabi,ulama kok di salahkan?huhuhuhuhuuhuu…………………..
mEMANG IYA PA CS termasuk ente perusak aqidah islam..mau apa..???
Maaf…jujur saya tdk setiju dgn aliran Anda pak PA…aliran wahabi,..
tapi jika mau berdebat, intinya kita sama2 mencari kebenaran…jgn berdebat dgn orang awam yg tdk mampu menunjukkan dalil..coba deh..datangi aja, ulama2.. trekemuka…debat deh, tapi dalam mencari kebenaran sejati..jgn berdebat dgn emosi dan luapan kemarahan, krn itu akan jadi hijab pentup hati tanpa kita sadari…coba deh…
@Dolo,
maksudnya dalil apa? dalil manaqib??.
mari sama2 kita cari kebenaran, bukan pembenaran, mari kita beribadah sesuai dengan ketentuaan Allah, yg merujuk pada dalil2 shohih, jika kita mengada2 …itu akan jadi hijab pentup hati tanpa kita sadari…coba deh…
Kita harus belajar mencermati banyak asal usul tentangSejarah lahirnya Sekte Syiah, Hati-hati bahwa kitab manakib syech abd qdr jailani adalah produk Syiah
aslmkum gus!gus tau dari mana manaqib klarran siah?
mas budi dan gos kamal juga mas nasir!dalm masalah ini apa kejanggalan anda tentang manaqib bagai mana kalau kita ulas di luar.tp klu skrng sy gak bisa sy ada di luar negri.insaallah bulan puasa sy pulang masalah ini sepertinya penting.dan buat apa anda sibuk2 dngn manaqib ada masalah yg bnyak lagi yg membahayakan agama kita yg lagi parah.wesalam.tmpat di pprm jatipurwo surabaya kalau anda mau ketemu sy bln puasa.
KALAU ANDA WAHABI 100% BERARTI ANDA UMMATNYA ABDULLA BIN SABA’ ALIAS ORANG YAHUDI YANG BERPURA – PURA MASUK ISLAM UNTUK MENGHANCURKAN ISLAM. YANG PERLU ANDAH KETAHUI DAN WAJIB DI IMANI ADALAH ALLAH ITU WUJUD MESKIPUN ITU GAK LOGIS. JADI INTINYA MENURUT SAYA DI DUNIA INI ADA KARENA SESUATU YANG RASIONAL DAN IRASIONAL. DAN ISI DALAM ALQURAN ITU JUGA SEBAGAIN ISINYA ADALAH CERITA.
@ KHOIRUL…setuju…
Tapi kalau ini kita sebut tentu org jadi marah, makanya hrd tau sejarah islam, bkn asal ngomong doank..ya kan..???
wahai umat islam saudara2ku yg Sepencipta satu Pengendali. . .jangan meributkan perkara yg sifatnya Taklid..sibukkanlah diri kita untuk lebih mengenal dan mencari rahasia2 Allahu ya Fatah dalam diri kita sendiri,karena siapa yg mengenal dirinya sendiri pastilah ia dpt mengenali Allahu ya halimu ya A’limu ya A’liyyu ya Adzim..carilah guru guru dari golongan kalian yg terbukti ke mursyidannya untuk dapat menunjukkan cara membuka hijab mata bathin kalian agar kalian dapat meng hakul yakinkan dan meng ainul yakinkan suatu perkara oleh mata bhatin kalian sendiri..,bukan hanya dgn mata kepala saja.atau berdasar buku2 yg kita sendiri tidak tahu apakah itu shahih ataukah hasil propaganda syaiton musuh Islam.bukankah Allahu ya Dhohir lebih dekat dari urat leher kita sendiri keberadaannya. .???temukanlah Allah dimana jika kalian yakin dengan kedekatan-Nya itu.jika ibadah kita masih mgharap balasan pahala dan ganjaran syurga semata,maka belum pantas kita membahas karomatullah..karena hakekat karomah hanya akan tersingkap dan terjawab oleh hamba2 Allahu ya rahim yang telah mndapat ridho Allah karena keikhlasannya dalam mengabdi tanpa hitung2ngan pahala…tiadalah hal yg mustahil jika AllaH ridho. . .QULHUALLAHU AHAD..MASYA ALLAH KUNFAYAKUN QODIRON ABADAN ABADA. . . .
Manakib Syaikh Abdul Qodir Jaelani = Gajah
Perdana ahmad (pemilik Blog) & Anwar (penulis) = Orang-orang yang buta.
Nah bagaimana kisah Orang-orang yg buta meraba Gajah?????
Judul awal blog ini menempelkan tulisan “Umar bin Khaththab ra berkata : “Hati hatilah dst dst ……………………..”. Seharusnya sdr Perdana ahmad (pemilik Blog) lah yg terlebih dahulu bisa memaknai, meriadhoi dan berkaca diri.
@ustadz anwar; mohon kiranya artikel seperti ini tidak dipublikasikan kepada umum yang beda pemahaman nya seperti anda, cukup anda dan kalangan anda yang membacanya karena hal ini bisa menyebabkan perpecahan diantara kaum muslimin………..tolong dihapus saja artikel ini!!! jangan sekali2 mengoreksi keyakinan dan pemahaman orang lain, bagaimana kalau pakaian yang anda kenakan (yang menurut anda sangat rapi) saya koreksi TIDAK PANTAS UNTUK ANDA PAKAI KARENA TIDAK COCOK DENGAN SELERA BERPAKAIAN SAYA? bisakah anda menerimanya dengan IKHLAS? sok mangga emutan ku salira……………
ini dalil dari sdr. PERDANA AHMAD YG MENGATAKAN PARA SUFI MENGERJAKAN BID’AH, AHLI TAREKAT BID’AH, SEOLAH MEREKA SETELAH IBADAH LALU MANGGIL JIN ATAU MENGERJAKAN SIHIR, SAUDARAKU SEKALIAN…???
MASALAH GERAKAN DALAM SHOLAT, BERGERAK 3 X BERTURUT-TURUT :
Contoh lain : Seseorang sholat sambil membawa pena, dan sebelum sholat ada hapalannya yang ia lupa. Tatkala sholat ia ingat kembali hapalannya yang lupa tadi padahal ujian sebentar lagi, dan hapalan yang ia lupakan tadi ada sekita 5 baris. Maka iapun mengeluarkan secarik kertas lantas menulis hapalannya tadi di kertas tersebut padahal ia sedang sholat, karena ia kawatir jika ia tidak segera menulisnya maka setelah sholat ia akan lupa kembali hapalannya tersebut. Gerakan seperti ini dianggap banyak dan membatalkan sholat. Namun jika seandainya yang akan ditulisnya hanyalah satu atau dua kata saja maka merupakan gerakan yang sedikit. Jika ia membutuhkannya maka tidak mengapa, karena terkadang seseorang mengalami kondisi yang darurat (mendesak) yang harus baginya untuk mengingatnya. Dan jika seseorang memulai sholatnya maka syaitan menggodanya dan berkata, “Ingatlah ini, ingatlah itu…” yaitu perkara-perkara yang dilupakan oleh orang yang sholat diingatkan oleh syaitan sehingga diingat kembali oleh orang yang sholat. Syaitan mengingatkannya bukan karena sayang kepadanya akan tetapi untuk merusak ibadahnya sehingga sholatnya hanyalah tinggal bentuk saja tanpa ada ruhnya” (As-Syarhul Mumti’ 3/351-353)
Namun jika seandainya yang akan ditulisnya hanyalah satu atau dua kata saja maka merupakan gerakan yang sedikit. Jika ia membutuhkannya maka tidak mengapa, karena terkadang seseorang mengalami kondisi yang darurat (mendesak)
——– JIKA MENDESAK KATANYA WALAUPUN SEDIKIT TDK MENGAPA ——–
MENULIS LAGI DALAM SHOLAT ..YAITU DALAM SUATU PEKERJAAN IBADAH DIKERJAKAN PEKERJAAN YG LAIN….YAITU MENULIS..ASAL GERAKANNYA SEDIKIT….LAGI MENGHADAP ALLAH ..EEEH MALAH KERJA SOAL DUNIA..ITULAH GODAAN SYAITAN…MAKA WAHABI TERPENGARUH SYAITAN….
MAKA SAYA KATAKAN PADA ANDA SDR. PERDANA AHMAD, MUSYAFIR ILMU, PEMBURU AL-HAQ……FAHAM ANDA ADALAH SESAT BAGI AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH DLM ARTI SEBENARNYA ” AHLUSSUNNAH ” DAN MERUSAK MAZHAB SYAFI’E……..
SAYA SARANKAN BAGI FAHAM KAMI ” FAHAM PERDANA AHMAD ADALAH SESAT BAGI KITA….SILAHKAN BAGI MEREKA…..
http://jihadsabili.wordpress.com/2010/12/06/menggerak-gerakkan-jari-telunjuk-ketika-tasyahhud-adalah-sunnah/
INI DALIL DARI PA DI ATAS ITU ALAMATNYA…
KATA MENGGERAK-GERAKKAN….BERARTI PEKERJAAN YG BERULANG-ULANG…..BAIK ITU GERAKAN NAIK TURUN MAUPUN..KEKIRI KEKANAN SEPERTI EKOR HEWAN KEKIRI KEKANAN DI KIBAS-KIBASKANTIDAKLAH KITA MENGERTI…..
TAPI DALAM SHOLAT MESKIPUN DARURAT….SEPERTI MENULIS DAPATKAH KITA TERIMA…??? LAGI MENGAHDAP ALLAH LALU DIKERJAKAN PEKERJAAN YG LAIN….
Apakah itu bukan “BID’AH “……????????????????? SEKALI LAGI Sdr. PERDANA AHMAD LAH YG MENGERJAKAN BID’AH begitu juga MUSYAFIR ILMU DAN YG BERFAHAM WAHABI yg mengerjakan sholat seperti dia sebutkan yg BID’ah…..
Tidak usah kita bahas masalah zimat2 dll dulu, liat masalah sholat mereka…???
DILAIN FIHAK SDR. PA.., menuduh saya mengatakan kafir terhadap mereka….padahal jelas saya tidak mengatakan itu…??? saya bilang jgn di ikuti krn sesat…soal kafir biarlah Allah yg menghukumnya…….
Bagaimana dgn tuduhan PERDANA AHMAD terhadap sufi yg melakukan jimak dgn seekor keledai, dgn mengancam jika pemilik keledai tdk memegang kepala keledai maka pemilik keledai akan kaku terpaku ditanah, ……MANA YG LEBIH KEJI KATA-KATA DIA….?????
sebaiknya diskusi dikolom sana aja. ga usah spam disini!
@admin,
delete saja!
Bung TD, seluruh pertanyaan Daus tidak ada muatan ilmu sama sekali, niat dia bertanya cuma sarkasme belaka tidak lebih
jika saya tanggapi terus maka akan menghabiskan waktu saya, saya masih memberi dia beberapa tanggapan lagi jika daus ga mau berubah dari spemmernya maka akan saya blokir sebab masih banyak artikel yang mau saya buat daripada menanggapi pertanyaan dan tanggapan awam daus. Setiap orang bisa menilai dari tulisannya apakah niat mencari ilmu atau ngajak “ribut” saja
dan yang diributkannya tidak bernilai ibadah jadi sia-sia saja.
Saya tidak akan menjelaskan lagi sebab sunnah menggerakkan jari telunjuk adalah sunnah karena ada dalilnya ! Jika anda mengeyel itu bid’ah MAKA ANDA MEMBID’AHKAN PRILAKU RASULULLAH MENGGERAKKAN JARI TELUNJUK SAAT SHALAT ! Apapun yang dilakukan Rasulullah saat shalat jika hukumnya sunnah lakukan jika anda tidak mau tinggalkan! Gitu aja kok repot
)
DASAR MURTAD SI PA INI..MASYA ALLAH…
CUKUPLAH..WAJARLAH SAYA SEBUT DGN…
—————————- “LAKUM DINUKUM WALIADIIN” ——————————
@ ehhh hai ta-eun pungo…
kabeut lom bak koran…beut nyan bak kitab dan ulama, bek tgk lagee awakkah baca buku mantong, pendapat gop tan kateurimeng…biet2 rusak that kah…..nyan ubeina awak aceh yg pungo2, jak ikot laju aliran akeng lagei nyoe rupa…nak jeut keu bui mandum….
SAYA PUNYA RUJUKAN LENGKAP MENGENAI KELAINAN SEKSUAL SUFI MESUM, SAYA PUNYA REFERNSI DARI KITAB BERJUDUL ASLI “ASH-SHUFIYAH, AL GHOZU AL-MUDAMMIR” yang diterjemahkan kitabnya dalam bahasa indonesia berjudul “kesesatan sufi, tasawuf ajaran budha” ditulis olah Ahmad bin Abdul Aziz Al Husain dan DR. Abdullah Mustofa numsuk. Saya juga punya buku berjudul Kontrofersi pemikiran ibnu arabi terbitan pustaka as-sunnah dan buku berjudul “debat ilmiah ahlus sunnah vs kaum sufi: terbitan pustaka al-kautsar. diceritakan dalam kitab Thabaqaat Al Kubra karangan sya’rani
SUFI SUKA MENGGERAYANGI PANTAT ANAK KECIL
ada seorang sufi Jika ia melihat seorang wanita atau anak kecil yang baru beranjak remaja langsung bangkit syahwatnya. Karena tidak tahan mlihat anak kecil tadi, serta merta dia gerayangi pantatnya. Dia tidak peduli apakah anak itu putra seorang amir atau seorang mentri. Dia tidak peduli sekalipun orang tu anak it tau orang lain yang menyaksiknnya. Dia saa sekali tidak peduli dengan orang-orang yang menyaksikan perbuatannya.
tanggapan : ada beberapa kasus dimasyarakat seorang ustadz melakukan perbuatan hina me-liwat anak kecil bahkan santrinya sendiri, saya yakin kyai /ustadz sufi tersebut ittiba’ dengan kegilaan sufi diatas. HATI-HATI DENGAN WONGALUSACEH JIKA DIA SUFI SEJATI MAKA TIDAK SEGAN-SEGAN MELIWAT PANTAT ANDA.
SUFI SUKA MENYETUBUHI KELEDAI
Guru saya Syaikh ‘Ali Wahisy, apabila melihat seorang kepala kampung atau yang lainnya sedang menunggang keledai betina, di mendatangi lalu meminta kepada kepala kampung atau siapa saja yang berada dia atas keledai itu untuk turun, setelah itu dia berkata“pegang kepalanya agar aku bisa menyetubuhi keledai ini!” apabila orang itu tidak mau, maka badan orang tersebut langsung kaku, lengket ke tanah dan tidak bisa berjalan (karomah sufi bahwa jika ada orang melarang sufi menyetubuhi keledai maka tubuhnya akan kaku”
SEORANG SEKH SUFI MENARIK PERAHU DENGAN BUAH PELIRNYA DAN MAMPU MENURUNKAN HUJAN
Ubeid, salah seorang sahabat Syaikh Husein Abi’Ali memiliki banyk karomah yang luar biasa. Diantaranya ia pernah memerintahkan awan agar menurunkan hujan, seketika turun hujan. Selain itu, ia juga membunuh tiap orang yang menyakitinya. Pernah pada suatu ketika ia masuk ketempat Thariqat Ja’faryah. Lalu dia diikuti oleh sekitar 50 orang anak kecil yang mentertawakannya. Kemudian ia berkata ” Ya izrail jika engkau tidak mencabut nyawa mereka, aku pasti akan menyingkirkanmu dari dewan malaikat”. Setelah itu mereka mati semuanya. Pernah Pula seorang qadhi berkata kepadanya “diamlah engkau”. Lantas dia berkata, “Engkaulah yang diam!” Akhirnya qadhi itu menjadi bisu, buta dan tuli. Ia pernh bepergian dengan menaiki sebuah perahu yang kandas dan tidak bias dilepaskan. Lalu dia berkata, “Ikatkanlah perahu ini dengan seutas tali kepada buah pelirku”. Setelah mereka melakukannya, ia menrik perahu itu hingga terlepas dari tempat kandasnya.
TUHANNYA ORANG SUFI ADALAH IBLIS
Salah seorang guru saya yaitu Muhammad al khudhari berkata:”pada suatu jum’at syaikh Abu Fadhl as sarsi pergi kemasjid untuk melaksanakan shalat jum’at, sesampainya disana orang-orang memintanya untuk berkhutbah. Seteah naik mimbar dan memuji Allah beliau berkata“Aku bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan bagi kalian kecuali iblis alaihis shalatu wassalam….” Menurut paham sufi yang sudah menyatu dengan Tuhan, Iblis juga Tuhan bagi sufi, bahkan anjing juga pada hakikatnya Tuhan
@ PA….
itu kan buku sekatrang>>>??? yg hrs ditinjau latarbelakang pengarangnya…??? maukah Anda ketempat saya meliahat langsung kehidupan sufi..??? kalau jawaban anda terbantahkan bagaimana..??? sanggup kamu pertanggung jawab komentar kamu itu..???
Heeiii,,..PA….
Saya org yg tinggal di Aceh..jadi saya tau kebohongan kamu semua…’ ——————— EMANG PERUSAK AQIDAH UMAT ISLAM KAU”———–
betul itu hahahahahaha….berfikir ya…
seandainya saya non muslim, pasti saya tetawa atas tulisan caci maki dan kebencian di halaman ini. Tapi karena saya muslim, hati saya berlinangan air mata. saya tau, semua pihak berbicara untuk kebenaran dan kebaikan, hanya saja syetan terlalu jenius hingga diskusi mengarah pada perselisihan.
andai saja, diskusi sensitif seperti ini, masuk keruang yang lebih hening dan lebih tertutup dari pandangan orang luar dan awam. andai saja, kami hanya melihat kalian para orang berilmu, saling bersalaman dan berpelukan walaupun yang kalian yakini penuh perbedaan, tentu akan lebih indah.
saya baru tau mas, sekarang setan mau ngajuin pensiun dini hahahahaha, karena sebelum mereka menggoda manusia, ternyata manusia sdh berbuat duluan wkwkwkwkwkw, jd setan da ga ada kerjaan lagi…..Masya Allah setan minta pensiun dini sama Allah…..dikasih ga ya?
hemmmmm…. iya ya kang…. ah enyong mbacane nganti endase rada ngliyeng… ckckckckck
ha ha ha, debat kusir, nggak ada habis2nya, pada hal kita semua punya referensi yang sama: FA IN TANAZA’TUM FI SYAI-IN FARUDDUHU ILALLAHI WA ROSULIHI. baca dulu al Qur’an 30 Juz beserta artinya, dan penafsirannya, sudah itu baca hadis Soheh yang MUTTAFAQ ALAIH, kurang 5000 hadist, berikut artinya dan ASBABUL WURUDnya. kalo ngomong nggak dasarnya, ya beginilah jadinya.
Walah2 ramene poooolll,,
sederek q numpang nanya nih,,
knp golongn wahabi bnyk bgt mnybarkn ttg i’tiqod’y di skolah2 dan di umum,pa mrka jg mnybarkn i’tiqod’y ke alam ghoib???
Semoga diberikan hidayah oleh Allah Swt….
apa ini?
for all: apa ini?
klo boleh sya koment 1+9=10, 8+2=10, 3+7=10, 4+6=10 dan seterusnya,… walau berbeda-beda yg penting tujuan kita sama,,,,
daus lon yang meudawa ngen jih, dipike droe keuh lon, kakalen bak dijaweb masalah abu abu meutasawoeh na diceuket nan lon dialam maya, bak lon rasa kadawa aju tapi beuteugeh, ka kalen haba jih yang meupok abeh nyan ka tunyok salah, lon kumeudawa bah le ka kubi bukti, tapi imeudawa meukelueh mantoeng asai diratoeh, lon hana kutupu droe keuh ureng aceh, maka jih jino tanyoe ta meusatu ta peuangoh ada jih nyoe, kiban oke?????balah beh bak no hp lon pih jet
daus beuteugeh, walau haba jih le sesat bek kapeumurtad adoe, takot ret uwateuh geutanyoe, o nyoe droe keuh awak pene????kabi no hp droe keuh, entuk ta meudawa meusige, oke!!!!!!!!!
bahasa isyarat nih, apa ada artinya ? tolong di translate pada yang bisa !!
Saya beriman atas Syarat rukun Iman yang ada 6 perkara. Di antara keenam perkara tersebut tidak ada Iman pada wali. Jadi diluar rukun iman itu kita boleh tak percaya, apalagi jika ditimbang dari sudut syar’i.
Pada comment-comment diatas, banyak yang menuduh moderator PA marah-marah, padahal yang marah yang mengkultuskan Syaikh Abdul Qodir Jailani, katanya tuntunannya Al Qur’an dan Al Hadits, pengikut madzab Syafi’i, disodorkan ayat-ayatnya katanya mencari jastifikasi pendapatnya sendiri, kalau begitu yang mau merasa benar sendiri siapa?
Mengenai manaqib Syaikh Abdul Qodir Jailani adalah baik jika untuk renungan kita. Tapi jika berisi bait-bait yang berlebihan/melampaui batas terus dipercaya begitu saja, maka akan terjerumus kepada kemusyrikan.
Saya kaget, ada cerita yang mengatakan Syaikh Abdul Qodir Jailani menghidupkan burung yang sudah dipotong-potong, sudah dimasak. Terbang untuk meminta kembali roh yang dicabut malaikat Izrail untuk dikembalikan jasadnya. Bukan berarti menafikkan kewalian beliau, karomah ada, segalanya mungkin terjadi disisi Allah SWT saya yakin itu. Tapi dari cerita itu ada beberapa kejanggalan, seolah-oleh Syaik AQJ mempunyai kewenangan dalam hal roh, dan malaikat Izrail lebih tunduk kepada Syaikh AQJ daripada Allah SWT. Bagaimana mungkin malaikat Izrail diperintah Allah mencabut roh manusia yang tidak bisa dimajukan maupun diundurkan, malaikat mengembalikannya ke jasad semula karena diperintah Syaik AQJ?
Syaikh Abdul Qodir Jailani adalah manusia biasa, ummat Rasulullah SAW, tidak ada manusia yang amal ibadahnya mengungguli beliau, termasuk syaikh Abdul Qodir Jailani. Kalaupun beliau seorang wali, saya katakan iya. Tapi cerita yang berlebihan saya katakan tidak. Manusia paling berat timbangan amalannya (Rasulullah SAW) saja tak kuasa apapun untuk memberikan manfaat atau kemudharatan, apalagi menjamin masuk surga ummatnya, apalagi Syakh Abdul Qodir Jailani. Saya mengimani hal yang ghaib, tapi sebatas yang diceritakan Al Qur’an dan Al Hadits, bukan dari Sufi maupun pengamal tarekat.
subhanalloh…….. comment anda rasional sekali akhi, ana setuju !!
Semua saya percaya, karena Al Qur’an menceritakan dan Al Hadits menerangkan, karena kita wajib percaya kepada kitabullah. Dan mujizat itu masuk akal karena dijelaskan dalam Al Qur’an semua kehendak Allah. Sedangkan cerita manaqib SAQJ apa diceritakan dalam Al Qur’an sehingga dirimu memaksa untuk mempercayainya? mengatakan seperti komentarmu, bukankah komen itu “memercik air terkena muka sendiri?” coba baca kalimatmu yang sok suci siapa, mengatakan wahabi otaknya busuk dan tengik berarti anda suci? Manaqib Syaik AQJ bukanlah Kitab, yang termasuk dalam rukun iman, kenapa mesti dipercaya habis-habisan? Sampai mengorbankan etika berkomentar, itukah hasil pengamalan manaqib Syaikh AQJ?
siip………. slm knl akhi !!
dasar ustaz goblok !! blajar dulu pada org yg tw !!
jngn melecehkn wali !!
d dunia ini bkan hanya ada ilmu syariat , tp juga ada yg namax ilmu HAKIKAT ilmux para wali & ahli sufi,, ilmu hakikat g bs d imbangi dng logika !! & kalo org mempelajari sufistik dng logika jadix Sedeng !!!
blajar dulu pak !!
ato ikuti kegiatan manaqib yg anda anggap syirik !! agar anda tw dmn letak syirikx . . !! jangan asal njeplak !!
—-mas samudra,kata2 berikut ini baik atau buruk :
dasar ustaz goblok !! blajar dulu pada org yg tw !!
pernyataan anda:
d dunia ini bkan hanya ada ilmu syariat , tp juga ada yg namax ilmu HAKIKAT ilmux para wali & ahli sufi,, ilmu hakikat g bs d imbangi dng logika !!
jawab: apa ada di antara kita yang menganggap ada wali/sufi yang lebih baik dari Rosulullah? jika syariat dari Rosulullah di anggap remeh,malah mengagungkan ilmu sufi yang bukan ajaran Rosulullah, maka ketahuilah saudara2 bahwa itu kesesatan yang nyata.
ajaran islam hanya dari Allah,dan di ajarkan oleh nabi dan rosulnya. para wali Allah yang benar hanya menyampaikan dan meneruskan syareat nabi, bukan malah membuat ajaran baru yang mengungguli nabi. jika ada yang mengatakan terang2an ada wali yang melebihi nabi dalam urusan agama, maka dia harus bertaubat, klo tidak maka bukan termasuk umat Rosulullah (artinya bukan umat islam).
pernyataan anda:
ato ikuti kegiatan manaqib yg anda anggap syirik !! agar anda tw dmn letak syirikx . . !!
jawab:
itu seperti ungkapan/bentuk kebodohan yang nyata.
maukah kita mengikuti acara minum2an keras dan mabuk2an hanya untuk membuktikan di mana letak maksiat dan dosa pada minuman keras?padahal kita sudah dapatkan dlm al qur’an bahwa itu di larang?
itu seperti pernyataan pemabuk:
ato ikutilah kegiatan minum2 kami yg anda anggap berdosa !! agar anda tw dmn letak dosanya . . !!
semoga kita terlindung dari ungkapan2 yang menyesatkan..
sok sopan lho… tengik…
hey org2 bodoh yang tidak tahu kanjeng syaik abdul qodir…
ngaku ustad, tapi ga tau tentang manakib, semua k unggulan dan k anehan para wali bukan wali yg mau nya, tpi langsung dari allah semua wali di perintah begitu..
silahkan kamu memusuhi kutubil aulia, tpi rsakan nanti kmu d akherat, kanjeng tuan syeikh abdul qodir al jaelani itu yg mmberikan safaat stengah nya dari umat jungjungan nabi besar kita, dan sisanya oleh weskorni..ngaku ustad,,,ngaji dong, jngan cuma ngaji ngmong doang,
ngaku islam, tpi ga ngaji ilmu tauhid atau ilmu usul, mungkin kamu ngaji kitab kuning kaya persyrtan solat ataw wudu ajah ga ya,.,,,sungguh naas sebenar nya nasib kamu ustad,,,di jamin masuk naraka, di bawah neraka jahanam mubtadi kaya kmu, semua org yg meleceh kan dan membohongkan manakib syekh abdul qodir jaelani, tunggu tunggu ajah celakanya d akherat, masih ga percaya, kita liat ajah nnti d alam baka…
saudara wengz al-hadad,
tampaknya anda punya ketegasan yang baik,
dan anda juga orang yang cinta wali,
alangkah wali Allah akan senang jika anda mampu menjaga akhlaq dan adab2 saat berdebat…
kanjeng tuan syeikh abdul qodir jaelani itu manusia pilihan, bahkan menjadi raja nya para wali,cucu dari nasab rosulloh ibu dan ayah nya, bgitu mulia dan suci keturunan nya ajah,,,ga kaya klian yg mnjlek jlekan beliau, sdangkan kalian bukan dari garis ketrunan darah suci, mungkin allh jga membenci dan mencela kalian, karena kalian ga menerima keputusan allah, yang mngutus syeihk abdul qodir jaelani sbgai raja nya wali yng mnjlan kan sunah rosul..
Ass. maaf sebelumnya …. amalan dan agama itu bukan untuk di perdebatkan …..
smuaa amalan sama saja baik tidak ada yg menyesatkan selama itu semua tertuju kepada Allah SWT…..
cuma berbeda kendaraan saja….
pengen manakib, tahlil, yasinan, atau yg lainnya itu sama saja yg penting tujuan utamanya adalah Allah
jika di perdebatkan tak akan selesai karena syariat dan hakekat itu sangat jauh perbedaannya apalagi dengan marifat…
yg yakin dengan syariat…ayolah kita tingkatkan kecintaan kita kepada Allah dengan syariat …
yg hakikat dan marifat jalani itu semua karena dimata kita benar belum tentu benar di mata Allah
dan yg kelihatannya salah belum tentu salah di mata Allah …
sama halnya kelihatannya salat tapi belum tentu orang itu salat…
dan yg tidk salat belum tentu orang itu tidak salat karena salat atau tidaknya seseorang hanya diri kita dan Allah yg tau orang lain tak ada yg tau…….
terimakasih ass. wr. wb…..
Assalamu’alaikum….
Dalam Tqn Suryalaya ada yang namanya Tanbih jika kita mencermati dan mengamalkannya tentu tidak akan ada debat seperti ini…..
Jika kita ingin memperdalam keimanan tanggalkan dulu ilmu dan ke “aku “an . karena hidayah Alloh SWT tidak akan turun kepada orang yang “aku” nya masih ada. setelah itu barulah gunakan ilmu untuk menunjang pengamalan. Syetan saja bisa terusir dari sorga karena ke”aku”an.
Tujuan Toriqoh adalah ahlak Rosululloh SAW. Dan tidak akan melatih kebersihan Qolbu kita dengan saling menghujat . kadang kita mengeluarkan statmen ” tidak ilmiah” padahal kita yang belum tahu ilmunya.kadang kita menyatakan “tidak masuk akal” padahal kita sendiri belum bisa membedakan yang mana otak yang mana akal.
Ada pepatah orang tua yang masih saya pegang :
” kalau kita mau berangkat kerja, dijalan ada yang ngajak ngobrol. jangan dihiraukan karena itu hanya akan menghambat niat kita untuk bekerja”.
Wassalam
kawan..marilah kita jadi penonton saja…tong nyalahkn pangajaran batur, tong mariksa murid batur…
eh Ust. Anwar goblok klo bkin cerita yang benar yang mati itu jasadnya tapi ruh tidak ada yang mati sampai hari kiamat tolol amat sih apalgi ruhnya para waliyullah
lu jd Ust. emang belajar dimana sh
dasar tolol goblok lu
@komentar ust goblok
Otak comberan tulisan gak karuan ….. mending tiduran, kasar itu tulisannya, memang gak di sekolahin sama orang tuanya ya …? (^_^)
Assalamualaikum wr.wb,
bismillaahirohmanhirohim,
peganglah kitab suci alquran dan sunnah rasul agar kalian tidak sesat.
berakhlaklah yg mulia, jangan berselisih seperti kaum yahudi dan nasarani.
ingatlah firman Allah,
surat ar rum ayat 30-32.
semoga bermanfaat,
wassalamualaikum wr.wb,
sayyid habib.
Bismillah.,saya Keturunan yahudi yg baru mempelajari islam.,
saya terheran-heran membaca perdebatan anda.,InsyaAllah saya tak menolak Wahabi,saya pun tak menyalahkan para syufi dgn Manaqibnya.,karena Islam adalah agama yg sempurna,Al-Quran adalah jawaban hidup saya.Amiin…..
kok nasehat syaikh abdul Qodir ttg bid’ah semua….. aneh ya.. pasti penulisnya wahabi yg mengatas namakan syaikh abd Qodir untuk merealisasikan dakwah serampangannya
Beginilah bagi kalian orang awam jika belajar agama seperti melihat jeruk dari kulitnya yang keriput. Tidak mempelajari inti jeruk. Yaitu rasa jeruk. Ceritakanlah rasa itu apa. Takkan terpahami jika belum mencoba rasanya. Sungguh di dalam jeruk itu penuh rahasia rasa yang tidak diketahui sebelumnya.
jangankan mau rasa jeruk, mau tahu cara membuka kulit jeruk saja belum selesai ilmunya lalu mulai menghayal mendapatkan inti rasa jeruk! Belajar ilmu syari’at dulu ya mas
Dalam islam tak ada istilah kultus.
Menurutku yang tau rasa jeruk seperti apa itu pasti udah tau cara ngupas kulit dan cara makannya… he he… gitu gan…
Maha Suci Allah yg menurunkan Al ISLAm sbgai agama yg Haq,agama yg mudah,agama yg indah,agama yg penuh barokah,agama tentram,agama damai,agama pemersatu,agama yg mempersatukan….maka dari itu ALLAH AJJA wa JALLA hanya menurunkan agama samawi AL ISLAM hanya bagi hamba hambanya yg BERFIKIR. . .agar mereka memahami dan mengamalkan ajaran AL ISLAM secara Kaffah guna merasakan langsung di dunia dan kelak diakhirat fungsi serta keutamaan Agama ALLAH AL ISLAM ini diturunkan ke dunia melalui kekasihnya Rasulullah SAW…please my ikhwan..jangan memperuncing perpecahan…tolong renungkan dan cari jawaban jika kalian menguasai ilmunya atas pertanyaan ini… “Dinul Islam yg manakah yg telah Rasulullah wariskan kpd para Sahabat2 r.a ? wahabi kah?suni kah?syi’ah kah?Ahmadiah kah?Muhammadiah kah?Qodriyah kah?ato dan lain sbgainya kah?” sungguh tak pantas kita menggolongkan Islam ke dlm Golongan2 apalagi menghina golongan lain.karena siapa tau yg kita anggap salah trnyata itulah yg diridhoi ALLAH SWT…Ingatlah bahwa surga itu bkn tempatnya ulama,kiyai,ustad,ahli debat,maling,pembunuh,dll tapi surga hanya diperuntukkan untuk org2 yg di ridhoi ALLAHU ya GHAFURURROHIM semata… A’udzubi kalimatillahi min syarrima khalak..Sallallohu ala Muhammad,ya Robbi salli alaihi wa barik wa salim ajmain
ustad anwar dan p.a jadi babi nya yahudi aja lagi bagus penghianad umad.
mulut anda yang memaki saya dan Ustadz anwar lebih busuk dari mulut hewan yang anda sebutkan
jeruk km bukan lagi yan baru di ambil di pohon.tapi jeruk yg masaknya diperam,itulah jadi keriput rasa yg hambar jadi tak berharga dan tak ber kualitas,
maaf kami tidak mau mengambil jeruk “bid’ah” yang sudah jelas tidak asli lagi hingga tidak berharga dan berkualitas
kami bisa memilih jeruk yang lebih berkualitas
Sanusi bangsat
Asalamualaikum
Wah rame banget ya,,,,
Manaqib itu pernah di ajarkan oleh rosul, kalau anda sekalian ndak percaya coba cari hadist atw kitabnya,jika ndak ketemu berarti saya bohong dong,,,,heheheee.umat yg paling baik itu adalah pada masa rosulullah,kita ntu udah berapa abad di tinggal rosul,sudah berapa banyak variasi2 ibadah di dalam islam yg rosul ndak pernah ngajarin.katanya pengikut nabi muhamad saw,tapi kok mengikuti ajaran2 yg bukn dari rosul.islam itu gampang dan tak pernah meng ada2,yg ghaib adalah urusan tuhan jngan lantas kita meng ada2 mengetahui hal yg ghaib,sholat/kerja/zakat mungkin lebih baik dari pada manaqib.menurut saya selain berdoa kepada alloh atau bersholawat kpda nabi mending saya berdoa untk orang tua saya,krna doa orang tua untk kita lebih di dengar alloh, itu cara pemikiran saiya,,,,klaw pemikiran anda beda ya terserah anda,bagiku amalku dan bagimu amalmu hehehee,,,,, dan jangan jdi orang ngeyel ya,,,, orang ngeyel itu ciri2 orang BODOH yg tk bisa menyerap ilmu orang lain, baginya (A) sampai matipun tetep (A) wlaupun sebenernya salah,akal di berikan untuk berfikr,,,,,,,
Wassalam
anjing lu ustadz….
ilmu lu seberapa sih ?????
belajar lagi lu di BANTEN biar bner” paham.
waktu u ngaji aja tidur.
belajar ke ABUYA DIMYATI ( CIDAHU, PANDEGLANG, BANTEN )
biar hati u terang dan jelas.
wahabi lu ya ?????
apa syiah ?????
apa dajjal ????
gak ada bedanya lu sama mirza gulam ahmad
hargailah privasi orang lain ,,,, jangan suka menyalahkan ,,,,, heyy orang yang mengoreksi mnakib tuan syech nt jgn begitu ,,,,, apa alasan anda berkata bgituuuuu,,,,? tlong di jelasin,,,,
Sudah suatu yang mafhum bahwa dalam catatan sejarah, kelahiran NU sebagai sikap penolakan atas kaberlakukanya satu mazhab Wahabi dalam kehidupan umat Islam. sikap memusuhi tradisi NU ini tidak pernah berhenti, bahkan saat ini justru semakin kuat dan semakin sistematis, baik melalui gerakan politik, dakwah hingga rekrutmen kader yang memasuki kantong kantong NU.
tidak sedikit pelajar, pemuda, Mahasiswa dan santri NU yang “karena tidak tahu” dengan sukarela menjadi kader dan simpatisan organisasi tersebut. tanpa adanya keselarasan informasi yang memadai tiba – tiba mulai membenci perilaku ibadah yang dilakukan kalangan NU.
Hal lain yang patut kita waspadai adalah semakin gencarnya gerakan Islam garis keras di Indonesia dengan karakter yang “merasa paing benar sebagai pemeluk Islam” yang dengan mudah pula menuduh kelompok lain sebagai kelompok sesat dan kafir, bahkan ada kesan “menghalalkan segala cara dan tindakan memaksakan ajaran-ajaran mazhabnya dengan car kekerasan.”
Ada sejumlah agenda terselubuk dibaik aksi mereka yaitu;1). Menjadikan mazhab mereka sebagai mazhab resmi negara dam 2). Pembentukan negara Islam. tentu saja hal ini berlawanan dengan kenyataan masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, dan bersebrangan dengan nilai Ahlusunah wal Jama’ah yang mengutamakan prinsip dan nilai “tawasuth-i’tidal, tasamuh, tawazun dan amar ma’ruf nahi mungkar” yang selama ini menjadi landasan bagi orang-orang NU dalam menyikapi berbagai persoalan agama dan sosial.
Karena itu maka dengan berbagai upaya gerakan “Islam global” ini nyata-nyata merongrong dan meminggirkan mazhab Aswaja dan ormas NU yang dipandang sebagai pelaku bid’ah, tahayul dan khurafat dengan cara menguasai berbagai asettempat ibadah orang NU seperti Mushola dan masjid – masjid. Artinya ada ancaman serius terhadap masa depan NU dari orang – orang seperti anda yang menuduh Ahlusunah wal jama’ah sebagai orang orang sesat dan kafir.
maaf ya ustadz. kayaknya anda masih perlu belajar jangan hanya menuduh Islam yang lain adalah sesat!!!
dan saya rasa anda tidak pantas disebut sebagai ustadz.
cukup sekian semoga bermanfaat…………….
terima kasih
Salut banget sama Ustadz Anwar, Anda bisa mmbuat kontroversial dgn dalil2 pnguat. klu udah brbicara ilmu Agama maka ssuatu trsebut kbanyakn akan lari dari Logika, krn Menurut Hendropuspito, agama adalah suatu jenis sistem sosial yang dibuat oleh penganut-penganutnya yang berproses pada kekuatan-kekuatan non-empiris yang dipercayainya dan didayagunakannya untuk mencapai keselamatan bagi mereka dan masyarakat luas umumnya. (Kahmad, 2000, 129).
Kalau ingin meneliti tentang Manaqib lebih dalam, bisa datang langsung ke Pakar dan Ahli Manaqib Syekh Abdul Qodir jailani, yaitu di PP.Darussalam, Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi, suatu Psantren terbesar di Banyuwangi Jawa Timur, dan Pngasuh pertamanya adalah Pengarang Kitab Manaqib Syekh Abdul Qodir Jailani.
oh saya baru tau lo ms kalau pengarang/pencipta kitab manaqib itu orang indonesia tepatnya banyuwangi,,,,,,, wah kasian mas orang2 islam di luar indonesia g tau cara manaqiban sebarin donk ms ke arab atw mesir biar bermanaqiban semua,,,,,berarti pahala orang islam di negra kita lebih banyak ya dripada di negara laen,,,kan negara lain g tau manaqib,,,,,,, sungguh luar biasa orang indonesia,,,, tpi aq ogah ah mas,,,soalnya bukan rosul atw alloh yg ngajarin,,,,,maap yak
hhhhmmmm…….”.pada lucu yah..pada pinter yah…pada sholeh yah…”
RABBI AUDZUBIKA MIN HAMAZAATISSYAYATHIIN, WA AUDZUBIKA RABBI AN YAHDHURUUN …
afwan..hanya ikutan salam saja..”Assalamu alaikum…yaa akhy..”
Semoga jawabannya sama….
poel bodoh kali km ni kalau kagak tau diem aja lu,kalau orang banyuwangi siapa nm dia;wak bejo ya.jadi lu di ketawain sama ni wahabi.weahabi orangnya mencari kesalahan orang,jadi lu diam aja kalau kagak tau.ok
jumpai dulu sana syeik itu, jgn nyalah2 kan ustad ini….
Partok yg sangat pintarrrr,,,,,,, coba lo baca coment na achif,,,tu yg yg tau pengarang kitab manaqib,,,,gw aja baru tau dari baca coment ntu klw pengarangnya rang bnyuwangi,,,,,,
Pe ak lo
kami membuka peluang bagi para anak2 yatim yang berumur kurang dari sepuluh tahun untuk menikmati fasilitas-fasilitas sebagaimana layaknya anak2 yang lain dengan gratis, jika ada yang berminat bisa berkomentar di http://csgrup.wordpress.com/pendidikan/ .
harap di sebarkan ke saudara2 yang lain..
untuk tempatnya bisa anda lihat di
http://www.flickr.com/photos/47969788@N08/page2/
dan di http://www.flickr.com/photos/47969788@N08/page3/
Saudara q, Syaikh Abdul kadir Al Jailani berkata di dalam kitab “Sirr Al Asror fi ma yahtaj ily al abror”, bahwa memang ada sufi2 yg sesat & palsu di dalam dunia tasawuf . Ukurannya adalah Bila sufi2 itu amalan nya tidak sesuai dengan syari’at, maka di pastikan dia itu sesat. Dan qt memang hrus hati2 di dalam memilih “mursyid”, karena banyak sufi2 yang palsu & sesat.
Ya Alloh, ampunilah semua saudara2 ku ini, karena mereka saling menghujat sesama muslim.
wahai saudara ku yang seiman mohon jangan saling menghujat hanya karena berbeda pendapat.
tolong kembalikan semuanya kepada Alloh SWT Yang Maha Pencipta, entah NU, Muhammadiyah, Sunni, Syiah, atau yang lain, sekali lagi tolong jangan menghujat saudara sendiri sesama muslim.
sesungguhnya yang perlu dihujat adalah mereka yang selama ini memprovokasi kita yaitu para pengukut dajjal atau penyembah iblis yang dengan sengaja mengadu domba kita semua. selama ini mereka tertawa melihat kita melalui blog2 muslim saling menghujat saudara sesama muslim.
bagi ustadz dan rekan mohon biarlah mereka yang menjalankan manaqib sesuai keyakinannya, toh mereka juga sholat 5 waktu.
bagi rekan yang lain janganlah meghujat atau menggolongkan ustadz dan rekan, karena mereka juga seorang muslim yang juga sholat 5 waktu.
marilah kita bersatu untuk bisa melawan para pengikut dajjal dan iblis yang ada didunia ini.
Allohu Akbar……………3x
Wah banyak sekali tanggapan yang masuk, sudah 264 tanggapan…maaf nggak sempat saya membaca semuanya. Yang menjadi pertanyaan saya sejak saya masih duduk di bangku SD adalah buku Manakib tersebut siapa penulisnya?
Duduk tanpa bergeser sampai 30 tahun dan mimpi junub sampai 40 kali dalam semalam (kalaulah benar) ini adalah peristiwa yang bersifat sangat pribadi, artinya hanya syaikh sendiri yang tahu. Orang lain gak bakal ada yang tahu kecuali syaikh sendiri yang bercerita. Lantas apakah di dalam buku Manakib tsb menyatakan bahwa peristiwa-peristiwa yang disebut dalam buku Manakib adalah hasil penuturan syaikh sendiri?
Ada juga peristiwa-peristiwa lain yang memungkinkan orang lain melihatnya sendiri (ada saksi mata). Namun peristiwa-peristiwa tersebut terjadi dalam kurun waktu yang tidak sama dan tempat yang berbeda. Apakah berarti penulis kitab Manakib telah mengadakan riset/penelitian dengan cara mengumpulkan cerita-cerita dari saksi-saksi mata yang ada? dan apakah saksi mata tsb bisa dipercaya?
Coba bandingkan dengan cara penulisan Al-Hadits. Kalimat Hadits yang akan disampaikan biasanya dimulai dari siapa yang telah menuturkannya, contohnya “….dari si A anak si B anak si C…dst” benar-benar bisa dipertanggungjawabkan asal ceritanya.
Hal yang sama juga banyak terjadi pada legenda-legenda tanah air yang kalau kita cermati sebenarnya peristiwa-peristiwa yang diceritakan bersifat sangat pribadi yang tidak mungkin bisa dilihat oleh orang lain kecuali pelakunya sendiri yang bercerita, untuk itu kita sebagai umat Islam harus lebih kritis mencermatinya.
Wassalam.
as wr wb.wah rame banget nichk.yg ini merasa benar,yng ini merasa benar.jd siapa yang benar.ah sayamah pegang AL’QURAN we dan sunah rasululloh biar entar mati ga banyak pertanyaan ama malaikat di akherat.hee…heee.saya teringat pepatah orang yg bijak.kalau ga salah beginilah bunyinya saudaraku.Seorang yang bijak tidak akan menyembunyikan kepalanyanya kedalam tanah seperti burung unta tatkala ada suatu gagasan atau idea.seorang yng bijak tidak akan menerima gagasan a idea itu dngan membabi buta.tatapi seorang yng bijak akan meneliti,menelaah,mengkaji suatu gagasan atau idea tersebut.semoga bermanfaat.damailah saudaraku.wasalam.
ngajimu ning ndi nang ? Gurumu sopo ? Ngene iki ta ulangane gurumu ?
bagaimana ini, semuanya kok pada mengaku pinter mengaku paling bener paling hebat dan kok teganya bilangin sesama islam musrik, kafir bid’ah. sesat kurofat menghujat. .terus yang masuk surga nanti siapa? apa non Islam
manakib haraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam manakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiib bidahhhhhhhhhhhhh manakib sirikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk
duh…kalo saya gak berani komentar..ttg..waliyulloh..para kekasih alloh..yang hatinya tak lepas ingat pada alloh..hanya bisa berprasangka baik…dan cinta pada orang soleh yang jauh sangat cinta pada alloh…
apakah kalau ada orang yang tidak sepaham dengan kita harus dimusuhi? di tempat saya dulu yang tidak mau selamatan pas hajatan diboikot, nggak dibantu. JAtuhnya, selamatan diletakkan ditas ukhuwah. Alhamdulillah sekarang sudah lebih toleran. ga ada kata2 kasar karena perbedaan, subhanallah..
Mhn maap semuanya…saya seorang muallaf yang sedang mencari pencerahan dan kebenaran dalam beragama,,Apa kah betul Islam seperti ini? Berdebat dan saling menjatuh kan…
Apakah anda semua tidak malu kalo artikel dan coment anda hnaya membingugkan orang2 seprti kami ?
Semoga Alloh memberikan maap bagi kita semua amin…
Rasulullah saw menjelaskan kepada kita semua bagaimana umat Yahudi akhirnya terpecah kedalam 71 golongan atau firqah, dan umat Nasrani pun sama, terpecah kedalam 71 firqah. Dan Rasulullah saw menyatakan pula bahwa umat Islam pun akan terpecah menjadi 73 golongan, dan seluruh golongan tersebut kecuali satu yang mengikuti Rasul saw dan sahabat-sahabatnya, akan masuk kedalam neraka.
nah kalau antum sekalian engen belajar lagi… cari guru yang Mursid yach…Wallohu’alam
gak perlu jeru2
mengenai arti idzil fata ila akhirihi . .
“karena seorang pemuda di tinggikan drajatnya berdasarkan keyakinannya + maka barang siapa tidak memiliki keyakinan maka tidak dapat mengambil kemanfaatan”
ingat sebagian org yg debat di sini . . tuh di gambar di situs ini paling atas ada tulisan . . .
riwayat hidup nabi Muhammad solallohualaihiwassalam dan para sahabat rodiallohunhum saja sangat realistis dan ilmiah dan dapat diterima dengan akal sehat.
ass. semua insan muslimin..
suatu mukjizat Allah atau karomah Allah SWT yg diberikan kepada manusia pilihan.. yaitu manusia berilmu, beriman dan berpikir, semuanya itu tidak diketahui oleh kita semua karena kita belum mengenal diri kita sendiri sepenuhnya, jadi jalani hidup kita sesuai dengan kalam,iradat dan qodrat, yaitu IKHLAS, tentu juga sesuai dengan syariat, tarekat, hakekat dan makrifat, yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW kepada umat nya, Insya Allah hidup kita selalu berdampingan dengan kedamaian hidup baik di dunia maupun di akhirat, Amiien….
manaqib.itu. tdk ada tuntunany dlm islam .. pdhl islam udh menganjurkn untuk berpegang teguh pada Al’Qur’an dan Hadits… dan.jngn terlalu mengagungkn SQJ ..Seakan.akn SQJ lbh hebat dan lbh pinter dr Rosulluah…
merasa paling benar itu sombong. Sombong pekerjaan iblis musuh manusia. Selayaknya kita mendalami dulu mengetahui dan memahami baru kita komen,antara akal dan napsu saling mengalahkan maka pakai sanubari
sy pnya 2 buku krya perdana ahmad dan isinya memang memusyrikkan sebagian besar muslim indonesia, terutama penderek Kyai Pesantren, tak heran tulisan dia bgt trhadap manaqib, yg jls lo masuk akal ya bukan karomah gan
Lo semua jangan samakan para rosul dan nabi dengan para wali jelas kemuliaannya jauh berbeda,jadi jangan lo persandingkan dgn para wali.lo semuakan hanya menginginkan kesaktian saja,ya walaupun lo semua gak mengakuinya.yang jelas dan yang pasti lo berpegang saja ama alqur’an dan hadhis di jamin 100% lo semua selamat dunia akhirat tidak ada keraguan lagi.payah lo semua hanya karna bisa liat jin lo merasa paling hebat islamnya,ada yang lebih parah ja,langsung mendapat gelar ustat,shaig dan macam macm lagi,pada mabuk ni orang kali ya.satu lagi tambahan dari gua…nici simak ya …bukankah ALLAH telah berkata urusan ghaib hanya Dia yang tahu,nah kalau lo tahu bukan ghaib lagi namanya,kalau kamu membantahnya secara tidak langsung berarti kamu sudah menyatakan diri sebagai tuhan,hebat lo ya bisa menciptakan matahari,dasar iblis.
sesama umat muslim harusnya bersatu , ampun padha crah lan kerah…amarga crah iku agawe bubrah. nggih menawi ngaos niku kedah wonten gurune kareben boten diapusi setan…. nggih….,
kalau semua pakai logika tidak akan pada nyambung euy contoh :
bikin anak dari air mani haruskah keluar bayi airmani lagi .
adanya surga dan neraka haruskah terlihat sekarang oleh kita (pakai iman coy)
Syaikh Abdul Qadir jailani sendiri tidak senang jika dirinya dipuji. maka dari itu Syahadat hanya 2, “Laa ilaaha ilallah Muhammadurrasulullah. Menurut saya, patuhlah kepada Sulthanul Auliya’, agar selalu diridloi Alloh Ta’ala….
anda rupanya tidak prcaya dgn manaqib syekh abdul qodir….mungkin karena kurang nya pengetahuan dan kesalah pahaman…..
pertanyaan saya.apakah anda percaya bahwa nabi pernah melakukan isra miraj mengunjungi langit dan lain2 tempat hanya dalam waktu semalam….. klo menurut akal dan pemahaman anda itu pasti tidak mungkin…
Duh Gusti….blog ini kok banyak Fitnahnya………..
Mas pemilik blog, mbok sekali kali maen ke pondok pesantren orang NU, trus ketemu sama kyai nya,,ngobrol-ngobrol tentang Tasawuf sama kyai NU itu, biar enak dapat penjelasan langsung dari orang-orang yang mengajarkan ”tasawuf-an”…
gak hanya asal dari orang orang yang gak ngerti atau pura-pura ngerti tentang tasawuf…
terima kasih
aslkm ..
yg trhormat sulthoonil auliyaa ghoutsil a’zhomi qutubil ‘aalimiinas sayyidisy syaikh prna ahmad yg mulia
.. sy memohon dgn sngt untk mnjga kharmonisan antar umat sayyid ahmad yg mulia sy hrap supaya dpt lebih bijak dlm menulis sbuah artikel
.. trim’s atsa prhatianny
mengoreksi manaqib itu bagus sepanjang tujuannya untuk mencari kebenaran, saya bukan tidak setuju dengan manaqib tetapi kalau isinya banyak yang dirasa janggal atau tidak sejalan dengan yang di contohkan rosululloh maka itu perlu di luruskan. saya lihat penulis telah berusaha mengoreksi dengan pemikiran yang bersandar pada quran dan sunah. Hakikat kebenaran hanya ada pada Allah, manusia hanya berusaha mencari kebenaran ” dengan catatan sebagai seorang muslim tentu kebenaran ukurannya ada pada Quran dan sunah” seperti yang telah dicontohkan rosululloh bukan pada pemikiran tanpa dasar.Yang jadi permasalahan adalah apabila suatu kegiatan atau amalan yang dilakukan dalam waktu yang telah lama atau telah menjadi budaya itu sangat susah dirubah meski itu diragukan dan tentu orang yang melakukan kegiatan tsb merasa terusik. mohon maaf bila saudara seiman ada yang tersinggung, saya tidak merasa saya paling benar akan tetapi saya hanya berusaha mencari kebenaran dengan kemampuan pikiran saya yang terbatas.
Saudaraku seiman :
Allah berfirman :
“Jika kalian berselisih tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah ( Al Qur’an ) dan Rasul-Nya ( As Sunnah ), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama ( bagimu ) dan lebih baik akibatnya.” [An-Nisa’ : 59]
Maka apa yang ditetapkan oleh kitabullah dan sunnah rasulNya dan diakui keabsahannya oleh keduanya maka itulah kebenaran dan tidak ada sesudah kebenaran melainkan kesesatan.
“Dan tidak ada setelah kebenaran ini datang melainkan kesesatan”
Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan diriNya yang mulia, yang suci, bahwa seseorang tidak beriman sehingga menjadikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai hakim di dalam segala perkara. Apa yang Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam putuskan adalah haq, wajib dipatuhi secara lahir dan batin.
Oleh karena itu Allah berfirman
‘kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya’.
Yaitu jika mereka telah menjadikanmu sebagai hakim, mereka mentaatimu di dalam batin mereka, kemudian tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka tunduk kepadanya lahir batin, dan menerimanya dengan sepenuhnya, tanpa menolak dan membantah”.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang sohih :
sebaik – baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad SAW
seburuk – buruk perkara adalah yang diada-adakan
dan setiap yang diada-adakan adalah bid’ah
dan setiap bid’ah itu sesat
dan setiap yang sesat tempatnya di neraka.
Hadist tentang larangan berbuat bid’ah disampaikan Rasulullah secara muj’ma, karena tidak mungkin Beliau menyampaikannya satu persatu karena begitu banyak bid’ah bid’ah yang bertebaran setelah sepeninggalan Beliau sampai datangan hari yang telah di janjikan ( Hari Akir ).
Oleh karena itu, wahai saudaraku seiman : marilah kita berislam secara Kaffah ( sepenuhnya ), dengan islam sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya, Islam yang Haq, Islam yang di ridhoi Allah, Islam yang sempurna, jalan yang lurus, dan berpegang teguhlah dengan sunnah sunnah Beluar, gigitlah dengan gigi gerahammu, janganlah berbuad bid’ah, karena itu menyesatkan.
Allah berfirman :
“Inilah jalanKu yang lurus, dan ikutilah, dan janganlah engkau mengikuti jalan jalan yang lain, karena itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya”
Aaakkhhhh… Pada nGombe ( ngomong bae ) aJe… Mending pada ngopi..
Subhanallah…………
Bagaimana seandainya orang awam melakukan hal yang terjadi pada syek abdul qodir jaelani
Apakah itu tidak dosa karena melanggar aturan syariat
kalau mau kenal sama yang hidup jangan hidupkan yg mati.
kalau ga ada yang hidup ya ga ada yg komen.
adam : tidak ada wujud : ada.
belajar dan kuasai 20 sifat wajib lah kalau mau jadi manusia yg manusiawi.
ibarat 1 teko airnya buat lebih dari 1 miliyar gelas?
Lagi mau lihat langsung nih, gmn sih manaqib itu.
Kebetulan malam ini ada manaqib.
Smg Allah Tunjukan Jalan Yang Lurus, Aamiin.
syukron.,
artikel bagus..
minta ijin copas ah..
ada yang punya scribdnya futuh ghaib gak ya?
Klo mau cari terjemahan futuhul ghoib di toko buku gramedia
Subhanallah… ustadz Anwar… hebat sekali anda…
namun saking hebatnya anda, anda tidak bisa membedakan mana yang akal mana yang iman…
tahu anda hanya dari buku…
anda tidak pernah mengarah ke kitab-kitab karangan ulama’ yang notabennya lebih hebat dari pada anda, subhanallah… semoga pintu rahmad masih terbuka untuk anda… karena telah menghardik pewaris para nabi….
amin…
ente elmunya masih sekuku hitam kulit luar, sombonge nauzu billah anwar anwar
lebih baik kamu mengoreksi bokong ku aja he orang paling sombong se dunia
ayo kita lestarikan manaqib syekh abdul qodir,
di tempatqu malam senin legi, yang mau hadir silakan
hidup manaqib, hiduuuuup……hiduuup
semoga menjulang tinggi keluhuranmu ya Syekh abdul Qodir, KEKASIH KITA SEMUA.
SEKALI MANAQIB TETAP MANAQIB
…
Ass… Menjulang Tinggi Keluhuran mah Ke Nabi Kita Atuh…. Yakni Nabi Muhammad SAW…. Itulah Kekasih Kita…
Oh Iya…. Dosa Yg paling Tidak Di maafkan Syirik Kan??
Saya Pesen Jangan Jadikan Amalan-Amalan itu Menjadikan kita Syirik Pada Allah SWT…. Tirulah Seruan Syekh abdul Qodir tentang Mengesakan Allah Yg Merupakan Seruannya Nabi Muhammad SAW jga, Saya mo Tanya Emang Manaqib Di Serukan/disuruh Oleh Syekh abdul Qodir sendiri??
janganlah Membuat sia2 Perjuangan Syekh abdul Qodir Untuk menyeru Hanya Kepada ALLAH SWT Yg Seruannya Di Tafsir Oleh sebagian orang menjadikan sebagian orang itu Syirik…. Hampuranya…. Mun Aya nu Salah Wss…..
anwar,,,,anwar…koe eseh perlu banyak belajar
Saya mahasisiwa pasca sarjana Universitas Islam Favorit, Universitas Islam Negeri Maliki Malang, merasa terganggu dengan title “ustadz” didepan nama “anwar” saya sama sekali sangat tidak yakin dengan gelar itu. anda tidak pantas mendapat gelar itu. sy curiga anda menggunakan itu untuk mendongkrak tulisan anda yang tidak pantas di network ini. seperinya anda adalah orang “karbitan” yang tahu islam cuma baca buku trus berkicau.
sy punya murid diantaranya TK, jika sy hubungkan dengan anda maka anda tidak pantas jadi “ustadznya” karna 1.000.000% anda pantasnya jadi muridnya dia. semua orang bisa baca a,b,c,…..tapi islam itu luas yang tidak cukup anda ambil referensi yang cuma a,b,c,….
maka sy ucapkan selamat kpd anda….
selamat jadi murid dengan berguru pada anak TK…..
maaf pak eko, neyela sedikit, yang punya blog namannya pak ustad perdana ahmad, nah kalo yang namanya ustadz anwar itu lain lagi, (kayaknya) maksud pak perdana ini mau menyampaikan tulisannya pak ustadz anwar, begitu pak,.
sumonggo dilanjut pak,
ingkang kalem mawon pak eko, sumangkeh menawi keselek lak nggeh repot,
monggo diunjuk rumiyen es cendholipun,.
maturnuwun..
Ya Allah ya Kariim, bila al mukarram berbeda pendapat dengan yang lain, cobalah perhatikan…, bila orang lain maksudnya mentaushiahkan agar kita dan umat islam tidak syirik, dan tidak menempatkan Rasulullah di bawah wali atau ulama atau siapapun, dan rasional serta menyentuh hati (karena Allah SWT pun di dalam al Quran memerintahkan agar kita berfikir sehat), tidak ada salahnya bila kita mengkaji dan mengaji, serta berupaya agar Allah SWT menunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Yang penting orang yang berbeda pendapat tidak menghina Syekh Abdul Qadir Jaelani yang memang seorang ulama yang shalih, beliau adalah cendekiawan pada zamannya (terbukti adanya peninggalan buku yang ditulisnya) dan beliau sendiri tidak pernah menyatakan dirinya sebagai wali atau penghulu para wali (hal yg tidak mungkin dinyatakan oleh beliau). Menurut saya mari kita saling menghormati pendapat dan saling belajar dan terus belajar dan tidak saling menghina. Bertakwalah kepada Allah…, demikian Allah berfirman!. Jadi takutlah bila kita berkata kotor, menghina, atau berkata sesuatu yang kita tidak memiliki ilmunya, karena boleh jadi pendapat orang lain pendapat yg benar. Afwan, mohon maaf bila pendapat saya salah, tetapi percayalah.., kalau kita mau membaca (meskipun dalam jumlah relatif sedikit), dan tentu saudaraku tahu kitab- kitab yg perlu dibaca dari para ulama shalih di seluruh dunia itu jutaan judul dan bahasan. Kembalilah kpd prinsip kita: قل ان صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العلمين. لا شريك له وبذالك امرت وانا اول المسلمين
Astaghfirullahah’adhiim walilmuslimiin walmuslimat. Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu ‘alaikum wr.wb.
saya pernah mendengar Alm. Abah anom suryalaya pernah mengajarkan, Jangan menghujat ulama, Jangan mengkaji keyakinan orang lain, kaji keyakinan diri sendiri sendiri saja, sudah benar belum? bukankah seorang yang sudah masuk kedalam thoriqoh akan batal thoriqohnya jika merasa diri paling benar?
Lepaskan jubah kehormatan anda semua, baru mulai berdiskusi, sungguh setan sangat lihai menelusup dalam celah2 kesombongan, sedikit sekali yang mau menanggalkan egonya, beruntunglah mereka yang ikhlas, dan karenanya ibadah mereka terhitung… tidak sia-sia, ibadah karena Allah, bukan untuk dilihat manusia.
tong nyalahkn pangajaran batur..tong mariksa murid batur..keun we batur mah da boga kayakinan masing – masing ..urang mag meunding ngoreksi papada urang we…
walah pada ngomongin bid’ah….
Bid’ah itu apa c……
Mnurut org2 pintet bid’ah itu ada 2
1. Bid’ah hasanah = perbuatan baik yg di masa rasul tidak ada misal = meng-aspal jalan heheehe……
2. Bid’ah dholalah = perbuatan buruk di masa rasul tidak ada misal pilem porno hehehehe……
Jika tidak suka dg bid’ah jgn bikin BLOG krn di zaman rasul tak ada BLOG kyk gni, (semut di sbrang lautn jelas kliatn sdang gajah di pelupuk mata tiada kliatan) kciaaaaaan……
Nabiyullah Muhammad saw dengan Waliyullah Syaikh Abdul Qodir adalah sama-sama manusia biasa. Tetapi, derajat Nabiyullah Muhammad saw adalah lebih tinggi daripada derajat Waliyullah Syaikh Abdul Qodir.. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka…..
Amiiinnn ..Subhanallaoh…
Ralat…. Subhaanalloh
mnrt ana jangan berlebihan dalam bergama jangan Ghuluw dalam mengaggungan seorang wali…
mengenai masalah bidah vs sunnah, sudah bersebarang jauh,,,sekalipun bidah hasanah…
ahlul bidah tak akan mau menyadari perbuatannya itu salah
CUCOK gan..setujuh abdi mah
(yarin dah dibilang provokator yo monggooooo)
Mas rukiyah saya dong
ulah sok ribut komo masalah agama, sesama islam ko malah berdebat…
akhir zaman….ahlu sunnah wal jamaah itu bukan organisasi lho, ieu memperkuat urang islam a, islam b, islam c dlllllllll….hmmmm
lalieur lah jelema ayeuna mah,
di surah albaqarah kan tos aya, ngaku beriman padahal mah henteu…nu mana nu bener ngan allah swt nu terang. ulah sok ngahardik ieu itu bid’ah.
upami islam mah mengikuti perkembangan
tong ningali nabi muhammad dari segi Da’i soalnya nabi pun seorang ahli strategi perang, ahli berdagang, politik jenk sajabana….
ayeuna mah mending benerken solat, ngaji, sagalana nu ibadah. ulah nepi ka riya….kumaha carana..mending cicing, lain berati cicing bere nyaho mana nu bener mana nu salah ka jalmana langsung. ulah sok nyebarkeun lewat media bisi jadi fitnah…..
tos ah bade kapasar ngangge onta,,,,eh motor denk, da teu aya onta di zaman ayeuna mah.
Mas beneran mas perdana rukiyah saya dong ni no hp Saya 081361030688 alamat mas perdana dimana Saya beneran pengen di rukiyah itu nama Saya nama palsu
Tapi no hpnya beneran
Saudaraku HermaN:@
Kembalilah saudara berpedoman kpd Alquran dan hadist.
Jangan mengikuti dugaan dan kisah” belaka..
Alquran dan hadist adalah petunjuk bagi seorang Muslim.
Semua pedoman” hidup seorang muslim ada didalam Alquran.jd kembalilah berpedoman kpd Alquran..
Salam.
Saya orang sumatra.
Tetapi mengapa dilingkungan sumatra tdk ada org” yg mengagungkan syekh abdul Qodir jaelani…
Bahkan kiyai” pun tdk pernah membahas masalah ini..
Mengapa hanya org” jawa saja yg mengenalnya?
Coba saudara pikirkan?
Bisakah manusia memperebutkan nyawa seorang hamba dg malaikat Izrail?
Semua itu MUSTAHIL..!!
Salam berpikir dg pedoman Alquran.
Maaf ikut berkomentar…
Sebenernya apa arti manaqib itu??
Apa arti karomah itu??
Syapa pengarang kitab manaqib itu?? Orang mana?? Dri golongan apa?? Syi’ah atau ahl sunnah..??
Apa ada yang tau???
Qobil kitaabaka qoblal mutholaah…
Apa dampak yang akan timbul ketika orang memahami kitab itu??
Apa banyak manfaat atau madarat??
Karomah tidak akan bersebrangan dengan syari’at..
Kita ukur pendapat yang ada dalam kitab tafrijul khotir dengan tauhid…
Syekh abdul qadir adalah wali yang agung, jangan kita perdebatkan dengan hal2 yang belum jelas sejrah n’ kebenarannya..
Lagi pula ini adalah masalah khilafiyah..
Semua karomah yang sesuai dengan syari’at harus kita yaqini, dan semua karomah yang bertentangan dengan syari’at kita tentang…
Sebenrnya manaqib tidak harus selalu menggunakan kitab tafrijul khatie atau apa lah…
Membaca barjanji, membaca alquran, dan sholawat juga disebut manaqiban…
Bukankah manaqib itu menceritakan keagungan waliyullah…??
Bagusan al-quran bercerita tentang nabiyullah…
Sekrangmh mendingan hadian banyakin baca fatihah bwt syekhul islam abdl.qadir..
Bukan debat…
Wassalam…
Wilujeng damai akh…
benar sekali kata anda, yang harus di usahakan/diutamakan adalah men-cintai alloh dan rosulnya sebelum mencintai yang lain…mengagungkan disini bukan berarti menyembah2 tp mencintai waliyulloh tuan syeh abdul qodir yang merupakan pewaris nabi (al ulama warosatul anbiya)… tentang sejauh mana tingkat kecintaan nya, itu kembali kepada pemahaman pribadi masing2…ya kan bang? nah mengenai memperebutkan nyawa sebaiknya anda berhati2 menafsirkan maksud maknawi dan hakikat nya karena anda bisa slah tafsir…terimakasih
terima kasih kembali endang..BTW sama2 pemain film TITASIK urang teh euy..hhehehehe swilujeng kenal..abi ti rajapolah (jiahhh jadi malah narsis) maaf ustadz kalo komen ane jadi menyimpang..Ane punya dalil cukup kuat kok..MENJALIN SILATURRAHIM
inilah contoh pendapat ulama Syu (duniawi) yang selalu mengagungkan fikiran…baru tau sedikit saja sudah berani menyalahkan waliyulloh…bahkan ingin menyesatkan umat…. wahai anda yang bergelar ustad bercermin dan hisablah dirimu sebelum melihat dan menghisab orang lain….
Lha?? ente sendiri menghisab juga dengan mengatakan admin sebagai ulama Syu?? wew!!!
sesungguhnya Allah SWT yg mengetahui……
dalam isi manaqib syech adul qadir jaelani kita memohon kpda Allah bkn meminta kpd syech abdul qodir jaelani itu inti nya,pertama2 sblm membaca manaqib diharuskan mengirim al-fatiha utk nabi Muhammad SAW keluarganya dn shabat2nya jdi dmna salah nya,mengenai karomah hanya Allah yg brkuasa memberikan itu,kanjeng syech abdul qodir jaelani mengatakan”berpegang tegh kpd al-quran dn sunnah
hiduup mnaaqiiib, sampai matiii
dimana ustad menemukan semua itu, saya jamaah manaqib syeh abdul qodir di bekasi pimpinan KH.Junaedi Al-Baghdadi, dan semua itu tidak pernah dilakukan (bikin ingkung).
saya justru bingung dengan jama’ahnya Syeh Junaidi Al Baghdadi yang sering disebut Abah oleh pengikutnya.
betapa tidak,,, jama’ahnya belum pada menunaikan sholat. bahkan dalam acara pengajian ada segerombolan mereka yang menenggak minuman keras. jadi, jamaahnya yang tukang main (judi kartu) ya tetap judi, yang suka adu ayam ya tetap adu ayam,,, yang germo ya tetap germo,,, bahkan maaf yang pelacur tetap pelacur.
sesungguhnya mereka mengaji itu bagus, tetapi kalu dia ngaji tapi kemaksiatan tetap dijalankan terus, logikanya bagaimana ???
sang imam kalau ceramah bilang “amar ma’ruf nahi munkar”, tetapi substansi dari kalimat tersebut tidak pernah diajarkan kepada jama’ahnya.
murid2nya sudah 3 taun mengaji sama sang imam, tetapi kemaksiatan tetap jalan terus,,, sholatpun tidak pernah ditunaikan.
(maaf, yang saya maksud adalah Junaidi Al Baghdadi yang sering ceramah di Tegal)
Tulisan ini saya kutip dari buku karya K.H.Sirajudjuddin ‘Abbas.
Golongan2 dalam Islam :
1. Syiah : 22 aliran (termasuk Bahaiyah dan Ahmadiyah Qod-yan), kaum yang berlebih2an memuja Saidina ‘Ali Karamallahu wajhahu. Mereka tidak mengakui khalifah2 Abu Bakar, Umar dan Ustsman, Radhiyallohu ‘anhum.
2. Khawarij : 20 aliran, kaum yang berlebih2an membenci Saidina ‘Ali Kw. Bahkan ada di antaranya yg mengkafirkan beliau.
3. Mu’tazailah : 20 aliran (termasuk kaum Qodariyah), Kaum yang berpaham bahwa Tuhan tidak mempunyai sifat, manusia membuat pekerjaannya sendiri, Tuhan tidak bisa dilihat dengan mata dalam surga, orang yg mengerjakan dosa besar diletakkan di antara dua tempat, mi’raj Nabi Muhammad hanya dengan ruh saja.
4. Murjiah : 5 aliran, kaum yang memfatwakan bahwa maksiat tidak memberi mudharat kalau sudah beriman, kebalikannya membuat kebajikan tidak memberi manfaat kalau kafir.
5. Najariah : 3 aliran, kaum yang memfatwakan bahwa perbuatan manusia adalah makhluk, yaitu dijadikan Tuhan dan mereka berpendapat sifat Tuhan tidak ada.
6. Jabariah : 1 aliran, kaum yang memfatwakan bahwa manusia itu majbur, artinya tidak berdaya apa2.
7. Musyabihah : 1 aliran, kaum yang memfatwakan bahwa ada kesamaan antara Tuhan dengan manusia, contohnya bertangan, berkaki, duduk di kursi, naik tangga, turun tangga dll.
8. Ahlussunah wal Jama’ah : 1 aliran
Taat kepada alloh dan rosulnya..dan pemimpin di antara muslim
woi para agan dan aganwati…,lo-lo semua pada kepancing ama nih orang..udah jelas-jelas ni orang ingin perpecahan…woi makhluk kaji dulu diri ente..,sudah bener kah ente…coba ente ngaca dulu.,kalo emang ga punya kaca ntar ane yang beliin..,jangan asal sembarang ngomong..toh ente secara sadar ataupun tidak memuja muji tokoh yang ente idolakan,,atau ente memuja-muji istri dan anak yang ente cintai melebihi dari rasa cinta ente kpd Rasululloh SAW..itu baru namanya BID’AH DOLALAH…jangan munafik ente…!!!
betul,
sip tenan.
mendingan ikut sholawatan bersama habib syech bin abdul qodir assegaf
ajak anak istri, hehehehe
Pokoknya yang penting damai..
Saya dukung deh….
ibaratnya syetan itu ingin membuat perpecahan di kalangan ummat… maka orang-orang GALAK ini lah yang telah terprovokasi oleh syetan sehingga dia menjadi GALAK dan menimbulkan perpecahan…
udah klw semua satu tuhan satu nabi satu kitab, kita kembalikan kepada al-qur’an dan as-sunah klw toh yang dilakukan itu tidak ada dasarnya berarti itu bid’ah dan klw ada dasarnya ya itu tidak bid’ah.
intinya kita mengikuti keshalihan, ketakwaan, amal ibdahnya para wali Allah bukan merayakan atau mengagungkan saja tapi mengikuti jejak langkah keshalihan para wali allah. kita jangan cuman mengenal nama Syeh Abdul Qodir Jaelani tp kita jg harus mengenali jejak langkahnya (keshalihannya). kita merayakannya…… kita mengagungkanya…….. tp kita tidak mengikuti jejaknya bagai mana kita bisa mencintai wali allah, sosok wali allah nya jg tidak tahu!!!, tp biasanya orang yang terlalu mengagungkan seseorang biasanya banyak boongnya………. contoh “karena kita saking mencintai wanita tidak mungkin kita menjelekannya bahkan melebih2kan bahwa wanita itu baik suka ngasih, klw saya jalan2 sm wanita itu sy tidak pernah mengeluarkan uang tp sebenarnya kita mengeluarkan bhkan mungkin kita semua yang nanggung biayanya” biar semua orang menggagumi waniata kita itu, padalah wanita yang kita omongin tidak seperti itu, kenapa kita berbicara seperti itu karena kita saking mencintainya dan akhirnya melebih-lebihkan semuanya dengan penuh rekayasa. sebenarnya orang yang seperti itu membodohi diri sendiri. OK kawan2 kita kembalikan kepada Allah SWT
Coba anda hidup disamping syeikh abdul kodir pada masa itu, klo anda betul2 yakin, dan merasa smua ƍäª msk akal. Tanyalah kpd kanjeng sunan. Ɣªήğ ª∂a̲̅ di indonesia, masih ª∂a̲̅ ko.
Sesungguhnya hanya Allah dan Rosul-Nya lah yang lebih tahu.
Eeee pdo2 gk ngertine wae e e .
Seng ngon0 yo ben ngon0 , seng ngene yo ben ngene .
Menurutku tulisan diatas bukan menjelek-jelekkan Syaikh Abdul Qadir Jailani, melainkan meluruskan. Klo Syaikh Abdul Qadir Jailani sendiri menyarankan untuk kembali keajaran sesuai dengan Al-qur’an & As-sunnah dan menjauhi Bid’ah
Syaikh Abdul Qadir Jailani berkata; Nabi bersabda : “Barangsiapa berbuat sesutu yang tidak kami perintahkan, maka perbuatnnya tertolak. Hal ini meliputi kehidupan, kata dan perilaku. Hanya Nabilah yang dapat kita ikuti, dan hanya berdasarkan al Qur’anlah kita berbuat. Maka jangan menyimpang dari keduanya ini, agar engkau tidak binasa, dan agar hawa nafsu serta setan tidak menyesatkanmu”. (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm FUTUH GHAIB risalah 36).
Jadi kenapa kenapa harus marah, lebih baik kita kembali ke Al-Qur’an & As-sunnah karena itulah sebaik-baik petunjuk.
SETUJUUU…nih komen elegan…ASLI..:-)
Perdebatan yang seru
Setelah saya mencari-cari tahu, apa sebenarnya yang terjadi dengan Syaikh abdul Qadir Jailani? Sebenar apa yang diajarkan diajarkan olehnya masih dalam yang ada dalam Qur-an dan Hadist Sahih, cuma ceritanya menjadi lain setelah ada tulisan dari Muqri’ Abul Hasan Asy Syathnufi Al Mashri (orang Mesir) yang mengumpulkan kisash-kisah dan keutaman2 Syaikh Abdul Qadir Jailani dalam 3 jilid yang dikatakan banyak berbohong, dan celakanya di Indonesia ini banyak yang percaya dan mengimaninya. Kita harus banyak belajar mana yang emas mana yang besi, banyak cerita manusia yang menyesatkan, yang akan membawa kita ke neraka, nabi mengingatkan kita dalam Hadist Sahih Bukhari ” Bid’ah itu sesat, sesat itu di neraka”. Mari kita kaji lagi, makin banyak kita belajar dengan membaca sebanyak-banyak makin bisa kita membedakan yang man yang benar dan yang mana yang salah.
Subhanalloh…hehehehe sumpah..lucu2 komennya..Sungguh udah ahir zaman..Ada orang yang ingin mencoba meluruskan dengan sumber dan dasar yang aktual..ehh pengikutnya marah2..ngatain dangkal lah, sotoy lah. de el el..ngatain orang lain pengetahuannya rendah?? ngaji dari buku?? yakiiinn ente lebih baik???
..trus gunanya marah2 ga jelas tu apa yaaa?? hmmmm.. kayaknya perlu dikasih liat nih ama nyang non muslim…betapa Ummat Islam sekarang bner2 bagai buih…banyak nya doang..sibuuukkk aja ribut ama saudara sendiri..hadeehhh…makn banyak orang yang ga pinter tapi nuduh yang lainnya ga pinter…Semoga Allah bukakan pintu hati kalian saudara2ku…
pa ust bnr , karangan certa sheh abdulk kodir bnyk slah giliran dikasih tau bnr oleh bpk eh malah org 2 goblog so finter ( nmanya islam masih ngnut animisme ya gtu ust, lbh pntngkan crta dri pada ibadah yng ajarkan tentang sholat dan lain 2 yang oleh pra nabi dan rosulnya dan para walinya. eh mlah hal certa2 bodohnya yng diamalin yang dikrng oleh orng pintAR YANG BODOH DNGN KEPINTARANNYA, EH DI AMALIN AME ORG BODOH DNG KBDOHANNYA, KBNYAKAN ORNG INDONESIA )
maaf, ane komen tnp bc semua komen krn trlalu panjang. Ada bbrp pertanyaan n pernyataan yg ane tujukan buat kita smua. Baik yg menuliskan artikek maupun yg menghujatnya.
1. Setau sy islam yg bener itu ahlussunnah wal jamaah (brpegang pd quran n sunnah rasul). Jd tidak baik jika qt mengtkan seperti ini : ‘kami para wahabi/muhammadiyyah/nahdiyin/sufi/tarekat/dll’
2. mengenai kewalian. Bgmana seorg dsbt Auliyallah. Apakah dia prnh bilang bhwa ‘sy adalah wali Allah’
3. Dlm islam itu ilmu sanad sangat penting. Mnrut sy Syaikh Abdul Qadir Jailani itu seorg ‘alim ulama yg shalih. Tp mengenai crta ttg karamah itu ada sanad n riwyt yg jelas g?
4. Boleh sj membc biografi seorg ulama. Tp itu g akan menambh pahala kalo keimanan qt thd Allah dan Rasul brtambh krn hal tsb sdh pst bkn trmasuk ibdh.
5. setau ane Karomah itu beda dg mu’jizat. Nabi dbri mu’jizat yg lgsung dpt brmanfaat. Karomah brlaku buat wali tsb sj. Dan tdk mgkn dpt menahan kematian seorg. Nabi Isa As. sj cuma ngidupin org bntr.
6. Barokah/berkah itu yg pny adalah Allah, bkn Rasul palagi wali n ulama
7. Sy sepndpt dg bbrapa tlsan dr artikel tsb bhwa manaqib itu bkn amalan yg mendtgkan phla. Dan kami bkn membenci syaikh abdul qadir maupun wali2 yg laen yg ktny jg mengamalkan hal tsb. Sy jg yakin syaikh Abdul Qadir ga tinggi hati dg mengamalkan ato menyuruh umatny utk membaca biografi beliau sbgai suatu amal ibdah.
8. Salah satu sifat dr umat sblum islam (yahudi dan nasrani) yaitu berlbhan thd ulamanya dan juga rasulnya. Jd berhati2lah kalian penganut tarekat/sufi/dsb (gatau nih ahlussanah wal jamaah pa g). Lihatlah Nabi Isa As. yg diTuhankan umatny. Pdhal Rasul itu sndri pemberi kbr gembra bg org mukmin dan penyampai risalah. Dan beliau jg seorg manusia yg tentunya pny salah (tp lgsung di ampuni dosany oleh Allah) apalagi seorg ulama/wali? Mohon utk tdk pake emosi dlm menanggapi!
Sudah menjadi keharusan bagi setiap Muslim untuk memperlakukan para ulama dengan sebaik mungkin, namun tetap dalam batas-batas yang telah ditetapkan syariat.
kami di Jambi jg sering dibacakan Munakib Syaikh Abdul Khadir Jailani, jika niat atau nazar seseorang itu kesampaian. Nah…utk itu saya mau nanya, Apakah hukumnya dlm Islam jk kita membaca Munakib tsb.
Mohon di jawab Pak…..?. terima kasih
Mohon maaf kalau saya mendahului ustadz PA.
@Hero Samudra, merujuk pada beberapa kitab yang tersebut dalam artikel di atas terutama pesan Syekh Abdul Qadir al-Jailani, maka membaca manaqib tentang beliau adalah bid’ah. Syekh Abdul Qadir al-Jailani berpesan agar menjauhi bid’ah. Karena amalan itu bid’ah maka otomatis haram diamalkan.
@kng lukman mubarok,widjojo,power ilahiah,TD
mohon bs membtu mmberi jwbn saudara hero samudr yg lg bth sbuah jwbn
monggo di bantu
ayow sholawatan bareng- bareng bersama habib syech bin abdul qodir jaelani
ajibbbbbbb
gara – gara baca artikel tentang Syekh Abdul Qadir al-Jailani mau nulis habib syech bin abdul qodir assegaf malah jadi Syekh Abdul Qadir al-Jailani
semuga ak bisa selalu ingat Rosululloh dengan perantara Syekh Abdul Qadir al-Jailani dengan membaca manaqib
coba kita berpikir secara jernih,,,,
Pertama, amal yang diterima adalah amalan yang benar dan ikhlas. benar karena ada tuntunan (Qur’an/hadist/qiyas). serta ikhlas.
jadi, apakah membaca manaqib ada tuntunannya ?
daripada sibuk membaca manaqib, mendingan baca Alqur’an,,, dapet pahala…..
Kedua, masalah wasilah, sebenarnya mereka tau bahwa hal itu bertentangan dengan ayat2 Alqur’an…. tapi kok tetap dijalanin ya….
bingung aku……….
Marilah kita bersama-sama berdoa semoga kita semua diberi petunjuk/hidayahNya, sehingga kita mampu melihat jalan yang benar (yang diridloi Allah),,,, Amin…
kalau kita membaca sms apa ada tuntunannya ya?
trus kalau face bookan juga ada tuntunannya ya?
daripada smsan dan facebookan gak ada tuntunannya mendingan kita baca al Qur’an aja biar dapet pahala,
kalau face book dan smsan itu gak ada tuntunannya…..
tapi kok tetap dijalanin ya….
bingung aku……….
Marilah kita bersama-sama berdoa semoga kita semua diberi petunjuk/hidayahNya, sehingga kita mampu melihat jalan yang benar (yang diridloi Allah),,,, Amin…
mas Arifin,, yang dimaksud disini adalah soal ibadah. bukan soal yang lain. kita jangan terlalu sempit dan picik mengartikan tuntunan.
nanti, jangan-jangan kita gak bisa naik motor, naik mobil, naik pesawat.
sekali lagi, marilah kita berfikir jernih dan berbesar hati.
trims….
gak tau lah yang penting saya ikut manakib
kalau dapat pahala kan saya
kok situ yang repot
dari pada saya pacaran mendingan saya ikut baca manakib
saya jg ikut manaqib,ikut wahabi,ikut salafi,ikut jamah tablik,ikut di dewan dakwa m natshir,ikut nu,muhammadiyah,persis,( tidak mau ke LDII/syiah/JIL.) setelah saya ikuti semuanya ada (-) dan (+). manaqib= cerita seorang wali yg tdk didukung dgn hadist,tetapi jika ada yg baik dan benar dlm manaqib itu sesuai syariah murni islam wajib saya imani.
pada ngomong apa jane…
Ralat
“selamatnya Manusia Tergantung pada lisannya”
assalamu’alaikum.
cukup menggelikan artikel diatas krna hanya bersumber dari akal dan nafsu.
Jgn membantah sesuatu yang anda tdk tau ilmunya.
Seorang waliyullah sudah pasti dibekali karomah karna para waliyullah menjaga hatinya dgn kalimat dzikrullah secara da’im.
Untk penulis diatas saya doakan anda smg mendapat pencerahan tentang apa yang sudah syeihk Abdul Qodir al Jailani dalam mematuhi perintah gurunya yaitu Nabi Khidir as.
akeh kang apal quran hadise seneng ngafirke marang liyane
kafire dewe gak di gatekke yen esih kotor ati akale
…..ngaji lek syariat tok dadine yo ngono iku…….saya kira lebih tahu para kyai kyai masalah sejarah manaqib daripada yang punya blog…………
The WINNER is ….. ALLOH …………….
Wa makaruu..wa makarullooh..walloohu khoirul maakiriin
The Winner is … ALLOH
:v
Truslah berdebat dan sibuk dengan dalil-dalil anda. Tp jangan lupa saudara-saudara kita umat yahudi dan nasrani telah sampai ke luar angkasa.
benar2 zaman akhir… banyak org bodoh (jahil/tidak mengetahui yg sebenarnya/tidak ma’rifat) memberikan fatwa…
jgn hny menafsirkan dgn akal pa ustad,tp dgn iman..kalo hny dngn akal,berarti anda pun tdk prcy dngn hijrah’y Nabi Muhammad SAW..ato jgn2 anda liberal ya..??